Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman

Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said. (Jakarta.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jalan protokol HR Rasuna Said Kuningan memiliki wajah baru. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung baru saja meresmikan penataan Jl HR Rasuna Said di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (21/6).

Ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta,

jelas Pramono dalam keterangannya.

Proyek penataan ini mengubah kawasan yang dulunya masih terdapat tiang monorel yang mangkrak, menjadi sebuah ikon baru yang lebih rapi dan tertata, nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas.

Pemprov DKI membenahi ruas, elevasi, dan konsistensi lebar jalan, memperbaiki saluran drainase, menata trotoar dan area hijau, memasang street furniture, serta memperbarui penerangan jalan umum dan tiang pedestrian.

Peresmian ini juga menandai diaktifkannya kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) setiap akhir pekan di kawasan baru ini.

Saya yakin jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena semua orang melihat sekarang jauh menjadi lebih tertata, lebih rapi,

ungkapnya.

Baca juga:

Pramono Siap Resmikan Wajah Baru Jalan Rasuna Said Jelang HUT ke-499 Jakarta

Selain menata kawasan ini, Gubernur Pramono juga menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air untuk membersihkan aliran Kali Cideng yang berada di sepanjang Jl HR Rasuna Said.

Sementara terkait hak penamaan Halte Setiabudi Integritas, Pramono menjelaskan bahwa pembangunannya tidak menggunakan dana APBD, melainkan dari pembiayaan kreatif atau creative financing.

Penamaan halte ini merupakan wujud komitmen kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pembiayaannya sepenuhnya dari naming right dan juga iklan yang ada. Sehingga inilah sebagai cara bagaimana Jakarta membangun kotanya, tidak semata-mata bergantung pada APBD tetapi kita berikan kesempatan naming right untuk itu," jelas Pramono.

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Heru Suwondo menjelaskan, proses pembongkaran 109 tiang monorel ini diselesaikan dalam waktu satu bulan.

Baca juga:

Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum

Sebelum dilakukan penataan, Jl HR Rasuna Said terbagi menjadi dua jalur, yakni jalur cepat dan jalur lambat yang memiliki perbedaan elevasi.

Kemudian setelah dilakukan penataan, kondisi jalan menjadi lebih luas dan rata, sekaligus dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk kemudahan akses masyarakat, termasuk pedestrian.

"Trotoar yang kami bangun sudah komplit semua, baik jalan dan trotoarnya sudah ada bangku juga kami siapkan di sini. Jadi kalau yang mau berjalan sudah mau istahat ada di bangku ini, kemudian utilitas juga sudah kami pindahkan," jelas Heru. (Knu)

#Pramono Anung #Gubernur DKI Jakarta #Jalan HR Rasuna Said
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Jalan Rasuna Said kini menjadi ikon baru yang lebih rapi dan tertata, nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Indonesia
Daftar Infrastruktur Baru di DKI Jakarta yang Bakal Diresmikan Sambut HUT ke-499
Ketua Panitia HUT ke-499 Kota Jakarta, Suharini Eliawati, menegaskan perayaan tahun ini menandai langkah konkret transisi kota menjelang usia lima abad
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Juni 2026
Daftar Infrastruktur Baru di DKI Jakarta yang Bakal Diresmikan Sambut HUT ke-499
Indonesia
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Menurut Pramono, Indonesia menganut negara demokrasi. Oleh karena itu, siapa saja boleh berpendapat dan berekspresi di muka umum.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Indonesia
Pemprov Jakarta Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Pramono Jamin Tidak Ada Titip Ordal
Pemprov DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan padat karya dengan gaji setara UMP. Pramono Anung pastikan perekrutan transparan tanpa ordal, syarat hanya KTP Jakarta.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Pemprov Jakarta Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Pramono Jamin Tidak Ada Titip Ordal
Indonesia
Pramono Siap Resmikan Wajah Baru Jalan Rasuna Said Jelang HUT ke-499 Jakarta
Pemprov DKI Jakarta akan meresmikan wajah baru Jalan Rasuna Said pada 21 Juni 2026. Penataan kawasan dilakukan dengan anggaran Rp 102 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Pramono Siap Resmikan Wajah Baru Jalan Rasuna Said Jelang HUT ke-499 Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan Jakarta-Singapura dalam bidang investasi, pengembangan kawasan perkotaan, transportasi publik yang mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Indonesia
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Pramono Anung menawarkan peluang investasi kepada Singapura pada proyek MRT Jakarta Fase 3 dan 4 serta pengembangan kawasan TOD saat bertemu PM Lawrence Wong.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Indonesia
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Jika Jakarta mampu menanggung subsidi tarif Transjabodetabek, daerah penyangga tak perlu ikut berpartisipasi.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Indonesia
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Kawasan seluas 24.375 meter persegi atau sekitar 2,4 hektare itu akan dikembangkan melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP) dengan pihak swasta.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Indonesia
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Program gratis naik transportasi umum di Jakarta ini sebelumnya sudah mencakup kelompok seperti lansia, pelajar, ASN, TNI, Polri, hingga jurnalis.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Bagikan