Gibran Minta Bantuan BBWSBS Atas Banjir di Solo

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 25 Januari 2022
Gibran Minta Bantuan BBWSBS Atas Banjir di Solo

Wali Kota Solo Gibran Raka Buming Raka. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kota Solo baru saja dilanda banjir akibat luapan anak sungai Bengawan Solo, yakni Kali Jenes pada Jumat (21/1). Banjir tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga di sepanjang sungai Kali Jenes terendam banjir.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, banjir masih menjadi fokus utama untuk dituntaskan. Dalam beberapa waktu terakhir, masalah banjir maupun longsor terpantau di aliran Kali Jenes, hal ini jadi fokus penanganan dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga

Puluhan Rumah di Solo Kebanjiran dan Warga Diungsikan

"Beberapa titik rawan banjir di Kota Solo di antaranya di kawasan sekitar Kali Jenes dan Premulung. Nanti kami carikan solusi," kata Gibran, Senin (24/1).

Ia mengaku sudah memetakan titik di Solo yang rawan banjir, yakni di sepanjang Kali Jenes-Premulung seperti di wilayah Kelurahan Sondakan, Laweyan, Bumi, dan Tipes.

Gibran pun mengaku sudah membicaran masalah banjir ini pada Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo BBWSBS) Kemen PUPR.

"Kita sudah bicarakan masalah banjir itu bersama BBWSBS. Solusinya agar tidak banjir lagi akan dipasang talut dan parapet," papar Gibran.

Baca Juga

Ganjar Tidak Hadir saat Puan Resmikan Pasar Legi, Ketua DPC PDIP Solo Beri Pembelaan

Disinggung soal bantuan pemerintah terhadap korban banjir maupun longsor sungai yang menyebabkan empat hunian di bantaran Kali Jenes, Kampung Wonosaren RT 02 RW 04 ambrol, Gibran memastikan sudah menyiapkan bantuan dan penanganan pada warga terdampak.

"Yang ambrol sudah kami datangi, sudah kami ungsikan ke rumah saudaranya. Untuk bantuan perbaikan rumah. Nanti kami bantu, tenang saja," ucap dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Nico Agus Putranto mengatakan fenomena banjir dan potensi longsor tebing sungai bakal jadi fokus perhatian Pemkot Solo dalam dua bulan kedepan. Terlebih perkiraan BMKG cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi dalam dua bulan itu.

"Kami data ada 4 bangunan yang ambrol karena terkikis air sungai. Dalam satu bangunan tersebut tersebut ada 4 KK berbeda dengan total penghuni yakni 13 jiwa," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Langkah Gibran Cegah Penyebaran Omicron di Kota Solo

#Banjir #Bencana Alam #Gibran Rakabuming
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
BNPB Mulai Distribusian Paket Bantuan Kemanusiaan Bagi Penyintas Gempa Magnitudo 6,7 di Palu
Untuk korban luka-luka akibat runtuhan material bangunan terdata mengalami kenaikan, di mana sebanyak 17 jiwa dilaporkan menderita luka berat dan 101 warga mengalami luka ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
BNPB Mulai Distribusian Paket Bantuan Kemanusiaan Bagi Penyintas Gempa Magnitudo 6,7 di Palu
Indonesia
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
data serta peta sebaran potensi likuefaksi yang dirilis ini diharapkan dapat menjadi rujukan fundamental bagi jajaran pemerintah daerah setempat dalam merumuskan kebijakan penataan ruang dan zonasi wilayah aman.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
Indonesia
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Presiden Prabowo Subianto menyetujui anggaran pemulihan pascabencana di Sumatra sebesar Rp 100,1 triliun untuk tiga tahun ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Indonesia
USGS Deteksi Gempa Susulan M 5,2 di Palu, Titik Kedalamannya Sama!
USGS mendeteksi gempa susulan M 5,2 di Palu, tiga menit setelah gempa utama M 6,7. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami, pasien RS Samaritan panik dievakuasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
USGS Deteksi Gempa Susulan M 5,2 di Palu, Titik Kedalamannya Sama!
Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Bagikan