Yudo Margono Serahkan Tongkat Komando KSAL ke Muhammad Ali

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 29 Desember 2022
Yudo Margono Serahkan Tongkat Komando KSAL ke Muhammad Ali

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono saat salam komando dengan KSAL Muhammad Ali usai setijab di Markas Besar TNI AL Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (29/12). ANTARA/Syaiful Hakim

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyerahkan tongkat kepemimpinan jabatan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ke Laksamana TNI Muhammad Ali.

Upacara serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Lapangan Trisila Markas Besar TNI AL di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (29/12).

Baca Juga

DPR Harap KSAL Baru Tingkatkan Disiplin Prajurit

Serah terima jabatan itu ditandai penyerahan bendera panji "Jalesveva Jayamahe" dari Margono kepada Ali. Kemudian, keduanya menandatangani naskah serah terima jabatan kepala staf TNI AL itu.

"Laporan resmi serah terima jabatan kepala staf Angkatan Laut saya terima," kata Yudo.

Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono, saat menyerahkan bendera panji "Jalesveva Jayamahe" kepada Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Muhammad Ali, saat upacara serah terima jabatan kepala staf TNI AL di Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (29/12/2022). ANTARA/Syaiful Hakim

Yudo menegaskan, serah terima jabatan itu mempertegas bahwa tugas, wewenang dan tanggung jawab pucuk pimpinan TNI AL diserahkan sepenuhnya kepada Ali.

"Sebenarnya kemarin sudah sah saat dilantik presiden, tapi lebih sah lagi karena sudah kita serahkan tugas wewenang dan tanggung jawab. Saya kira dengan tugas ini nanti sudah sah di Laksamana Ali," ujarnya.

Baca Juga

KSAL Laksamana Muhammad Ali Punya Harta Rp 7,2 Miliar

Sehingga, Yudo akan bisa melakukan tugas pokoknya dengan fokus sebagai panglima TNI.

"Tentunya nanti kesempatan pertama akan kita tinjau yang kemarin sudah saya sampaikan, daerah daerah yang perlu mendapatkan perhatian khusus, beserta dengan tiga kepala staf angkatan karena sudah lengkap," ujar Margono.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik Ali sebagai kepala staf TNI AL di Istana Merdeka, Jakarta. Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 100/TNI Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kasal.

Ali yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I TNI telah menyerahkan jabatan itu kepada Panglima TNI pada Rabu (28/12). Sehingga, jabatan panglima Kogabwilhan I TNI saat ini kosong. (*)

Baca Juga

KSAL Pastikan Penegakkan Kedaulatan Laut di Seluruh Wilayah Perbatasan RI

#Panglima TNI #KSAL #TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
Spesifikasi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi, Sejarah Namanya hingga jadi KRI Gajah Mada
Indonesia resmi memiliki kapal induk pertama, KRI Gajah Mada, hibah dari Italia. Kapal Giuseppe Garibaldi berusia 40 tahun ini memiliki spesifikasi canggih dan sejarah panjang sejak 1985.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Spesifikasi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi, Sejarah Namanya hingga jadi KRI Gajah Mada
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Indonesia
TNI AL Kerahkan KRI dr. Soeharso-990 ke NTT, Bawa Fasilitas Medis Lengkap
TNI AL mengerahkan KRI dr. Soeharso-990 ke NTT untuk mendukung layanan kesehatan pascagempa.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
TNI AL Kerahkan KRI dr. Soeharso-990 ke NTT, Bawa Fasilitas Medis Lengkap
Indonesia
DPR Terima Surat Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara, Ini Spesifikasi Kapal Perang Itu
Kapal dibuat oleh Galangan Kapal Uljanic Yugoslavia Tahun 1981 dengan bobot 1.850 ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
DPR Terima Surat Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara, Ini Spesifikasi Kapal Perang Itu
Indonesia
TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut
Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan patroli secara konsisten di wilayah perairan Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut
Indonesia
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Mensesneg juga menyampaikan rapat yang membahas keamanan dan ketertiban itu juga diarahkan untuk persiapan Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama Bangun Kapal Selam Sendiri di ASEAN
Pembangunan kapal selam Scorpene melibatkan putra-putri terbaik Indonesia dengan dukungan dan pendampingan dari Naval Group Prancis.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama Bangun Kapal Selam Sendiri di ASEAN
Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Bagikan