KRI Semarang-594 Pembawa Logistik Korban Bencana Sumatra Mulai Bersandar, Bantuan Didistribusikan Pakai Helikopter
Personel TNI membawa logistik yang diangkut KRI Semarang-594 di pelabuhan kawasan Nias, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2025) (ANTARA/HO-Pen Koarmada RI)
Merahputih.com - TNI AL menunjukkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana dengan mengerahkan KRI Semarang-594 ke wilayah Nias, Sumatera Utara, pada Kamis (4/12). Kapal ini ditugaskan untuk mengangkut dan mendistribusikan bantuan logistik penting bagi masyarakat yang terdampak banjir.
KRI Semarang-594 tiba dan bersandar membawa sejumlah logistik mencakup bahan-bahan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, susu, dan gula, serta kebutuhan sandang berupa sosis, pakaian anak, dan selimut.
Baca juga:
6 KRI Dikerahkan ke Wilayah Bencana Sumatera, Dansatfib Koarmada I Jadi Koordinator
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, membenarkan pengerahan kapal tersebut. Distribusi bantuan dilakukan dengan sangat cepat menggunakan helikopter HS-1305 (AS 565 MBe Panther). Logistik ini diterbangkan langsung ke salah satu lokasi terdampak parah.
"Barang bantuan tersebut didistribusikan langsung menggunakan helikopter HS-1305 (AS 565 MBe Panther) ke SDN 1 Mazo Nias sebagai salah satu lokasi terdampak," kata Denih dikutip Antara, Kamis (4/12).
Komitmen Jangka Panjang TNI AL
Denih menambahkan bahwa operasi bantuan ini bukan yang terakhir. Hingga saat ini, sejumlah KRI milik TNI AL masih terus beroperasi mengirimkan logistik ke berbagai daerah yang dilanda banjir di kawasan Sumatera, mencakup Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Selain kapal pengangkut logistik, TNI AL juga mengerahkan KRI rumah sakit untuk menyediakan layanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi para korban banjir, memastikan aspek medis terpenuhi selama masa pemulihan.
Baca juga:
Denih menegaskan bahwa seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) milik TNI AL berada dalam kondisi siaga penuh dan siap dikerahkan kapan saja dibutuhkan untuk mendukung proses evakuasi dan pemulihan pascabencana.
"Kehadiran KRI Semarang-594 beserta unsur pendukung lainnya menjadi wujud nyata TNI AL yang siap hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat, memastikan bantuan dapat tiba dengan cepat dan tepat kepada warga yang membutuhkan," tutup Denih.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Transfer Daerah ke Aceh, Sumut dan Sumbar Tidak Jadi Dipotong, DPR: Percepat Pemulihan dari Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra