“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana

Miya Maharani lepas single baru. (foto: dok/miya maharani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Awal 2026 diwarnai duka bagi sejumlah wilayah di Indonesia. Bencana banjir yang melanda berbagai daerah tak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga memisahkan keluarga, sahabat, dan orang-orang tercinta.

Ada yang terpaksa meninggalkan tempat tinggal, ada yang kehilangan kabar orang terdekat, dan ada pula yang masih menanti kepastian dalam keheningan.

Di tengah kondisi tersebut, musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”.

Karya ini dihadirkan sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan—baik yang bersifat sementara maupun yang tak pernah terucap akhirnya. Saat jarak tercipta, sering kali yang tersisa hanyalah rindu, kehilangan, serta harapan yang belum tersampaikan.

Baca juga:

Oel Pluto Perkenalkan “Disco Asoy” Lewat Single Terbaru “Jeany”

“Hati Bertali” mengisahkan jarak yang memisahkan raga, namun tak pernah benar-benar memutus ikatan batin. Lagu ini berbicara tentang keyakinan bahwa cinta, doa, dan rasa saling terhubung akan selalu menemukan jalannya, bahkan ketika keadaan memaksa orang-orang berjalan ke arah yang berbeda.

Melalui “Hati Bertali”, Bumiy ingin merangkul siapa pun yang tengah berduka akibat kehilangan, sekaligus menumbuhkan kembali harapan bahwa tak ada yang benar-benar sendirian.

Sebuah pengingat bahwa di mana pun berada, cinta tetap hidup dan menyusup ke dalam jiwa lewat iringan doa. (far)

#Bumiy #Bencana Alam #Sumatera Barat #Sumatera Utara #Aceh #Lagu
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Lifestyle
Lirik Lengkap "LOVE YOU LESS" dari Joji, Lagu Wajib Buat Korban Ghosting dan PHP
Lewat lagu ini, Joji mempertahankan reputasinya sebagai "raja lagu galau" dengan menyuguhkan aransemen melankolis
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Lirik Lengkap
Lifestyle
Viral di TikTok! Lagu ‘Die On This Hill’ Sienna Spiro, Ini Dia Liriknya
Lagu ini dengan cepat mencuri perhatian pendengar karena keberaniannya mengangkat tema kesetiaan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Viral di TikTok! Lagu ‘Die On This Hill’ Sienna Spiro, Ini Dia Liriknya
Lifestyle
Oel Pluto Perkenalkan “Disco Asoy” Lewat Single Terbaru “Jeany”
Syahrul Mahua, atau yang akrab dikenal sebagai Oel Pluto, merupakan musisi asal Ambon yang siap mencuri perhatian lewat karya terbarunya berjudul “Jeany”
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Oel Pluto Perkenalkan “Disco Asoy” Lewat Single Terbaru “Jeany”
Indonesia
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Kerusakan dan kerugian paling besar dialami Kabupaten Agam dengan total Rp 10,49 triliun, disusul Kabupaten Padang Pariaman Rp 5,48 triliun, dan Kota Padang sebesar Rp 4,88 triliun.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Indonesia
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Sistem buka-tutup ganti arah setiap 1 jam ini kemungkinan akan berlangsung hingga September 2026, sembari menunggu perbaikan permanen jembatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Indonesia
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Sesuai data BPBD Karawang, hingga kini banjir telah melanda 14 desa yang tersebar di tujuh kecamatan sekitar Karawang. Sebanyak 27.925 jiwa atau sebanyak 12.903 keluarga terdampak bencana banjir tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Indonesia
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
TNI pun menjadi ujung tombak dalam operasi pembersihan sekolah-sekolah dari lumpur di wilayah bencana Aceh Tamiang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Indonesia
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Penjagaan jembatan bailey di Aceh selama 24 jam dilakukan aparat gabungan dari kepolisian, TNI, Kementerian PUPR, dan PT Adhi Karya.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Bagikan