Wapres Kunjungi Provinsi Baru di Papua

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 28 November 2022
Wapres Kunjungi Provinsi Baru di Papua

Wapres Presiden Ma'ruf Amin dan Ibu Wury Ma'ruf Amin berangkat menuju kota Jayapura, Provinsi Papua. (ANTARA/BPMI Setwapres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berangkat menuju empat provinsi di Pulau Papua yaitu Papua, Papua Selatan, Papua Tengah serta Sulawesi Selatan, untuk melakukan kunjungan kerja selama enam hari.

Menggunakan pesawat Khusus Kepresidenan Boeing 737–400 TNI AU, Wapres Ma'ruf Amin, Ibu Wury Ma'ruf Amin dan rombongan terbatas berangkat dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusumah Jakarta menuju Bandar Udara Internasional Sentani Jayapura, Papua pada Senin (27/11).

Baca Juga:

DPR Sahkan RUU Provinsi Papua Barat Daya Jadi UU, Jumlah Provinsi Jadi 38

Pada hari kedua kunjungan kerja, Wapres Ma'ruf Amin dijadwalkan untuk memberikan bantuan modal, berdiskusi dengan DPRD dan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan selanjutnya menuju Merauke, Provinsi Papua Selatan menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan Boeing 737–400 TNI AU.

Pada hari ketiga yaitu Rabu (30/11) Wapres dijadwalkan untuk mengunjungi Kampung Semangka Jaya Distrik Semangga, Merauke untuk berdialog bersama para petani.

Dari Merauke, Wapres Ma'ruf Amin dan Ibu Wury Ma'ruf Amin Bandara Internasional Mopah menuju Bandara Mozes Kilangin, Provinsi Papua Tengah.

Di provinsi tersebut, Wapres akan meresmikan Gedung Somatua Training Center dan Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Mimika.

Dari lokasi tersebut, Wapres dan rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat.

Pada Kamis (1/12), Wapres akan bertemu dengan Pj Gubernur Papua Barat dan para bupati di provinsi tersebut serta Raha Namatota dan Raja Komisi.

Setelahnya, Wapres dan rombongan akan menuju Biak, Provinsi Papua untuk bersilaturahmi dengan bupati dan perwakilan masyarakat pada perayaan Natal Bersama Pemkab, TNI-Polri dan Masyarakat.

Pada Jumat (2/12), Wapres akan meninjau Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan pelabuhan Pelindo IV di Biak. Kemudian Wapres dan rombongan menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

Pada hari terakhir, Wapres Ma'ruf Amin berangkat menuju Lapangan Merdeka Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan untuk membuka Muktamar As'adiyah XV tahun 2022 dan bersilaturahmi dengan civitas akademika Universitas Muslim Indonesia dan selanjutnya kembali ke Jakarta.

Sebagai Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) atau disebut Badan Pengarah Papua (BPP) Wapres Ma'ruf Amin menginginkan adanya strategi menyeluruh dalam mendorong komoditas-komoditas unggulan Papua, baik sektor pertanian, pariwisata, perikanan dan ekonomi kreatif.

Wapres ingin memastikan tegaknya prinsip, "No One Left Behind”, yaitu agar masyarakat asli Papua tidak tertinggal, bahkan orang asli Papua harus memainkan peran strategis dalam percepatan pembangunan dan otonomi khusus Papua.

Baca Juga:

DPR Sahkan RUU Papua Barat Daya

#Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Prajurit menemukan beberapa senapan angin tanpa laras, selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter, gelang bermotif Bintang Kejora, kamera, dan telepon genggam rusak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan