Wapres ke Jepang, Jokowi Langgar Janji Umumkan Kabinet Bareng 'Abah' atau Ditunda?

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 21 Oktober 2019
Wapres ke Jepang, Jokowi Langgar Janji Umumkan Kabinet Bareng 'Abah' atau Ditunda?

Presiden Jokowi bersalaman dengan KH Ma'ruf Amin (Foto: Setkab/Ant)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jika jadi mengumumkan Kabinet baru hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan tampil sendiri tanpa didampingi Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. Pagi ini, Ma'ruf langsung berangkat ke Jepang menjalankan tugas pertamanya sebagai Wapres setelah dilantik kemarin.

Ma'ruf bersama rombongan bertolak dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, pukul 10.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan BBJ Indonesia 1, menuju Tokyo, Jepang. Ma'ruf rencananya akan menghadiri acara Penobatan Kaisar Jepang Naruhito, Senin (21/10), mewakili Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:

Sehari Dilantik, Wapres Ma'ruf Amin Langsung Berangkat ke Jepang

Usai pelantikan kemarin, Jokowi berjanji akan mengumumkan kabinet baru bersama Wapres, Senin (21/10) pagi. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada pengumuman nama-nama anggota kabinet dari Istana.

"Besok pagi akan saya kenalkan, jam pagi. Iya sama abah (Ma'ruf Amin)," kata Jokowi, saat dikonfirmasi wartawan, usai acara pelantikan di Gedung MPR, Minggu (20/10) kemarin.

Presiden Jokowi ungkap esok pagi nama-nama menteri Kabinet Kerja Jilid II akan diumumkan
Presiden Jokowi beberkan esok pagi nama-nama menteri Kabinet Kerja Jilid II akan diumumkan (MP/Rizki Fitrianto)

Saat kembali dicecar wartawan, Jokowi belum bisa membeberkan secara rinci nama-nama menteri Kabinet Kerja Jilid 2 atau pun detail prosesi pengumumannya. Dia hanya memberi sinyal pelantikan para pembantunya di periode kedua akan diperkenalkan setelah pengumuman besok.

"Besok akan saya kenalkan. Soal pelantikan resminya setelah dikenalkan. Jadinya kapan, ditunggu besok," tutup Presiden RI dua periode itu.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Janji Umumkan Kabinet Kerja Jilid II Bareng Abah

Terkait agenda pelantikan Kaisar Jepang yang bakal dihadiri Wapres Ma'ruf, sebetulnya baru digelar Selasa (22/10) besok, pukul 13.00 waktu setempat. Usai pelantikan, sebagaimana dikutip Antara, Wapres Ma’ruf Amin dan rombongan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada pukul 17.00 besok.

Jika Presiden Jokowi berniat memenuhi janjinya mengumumkan Kabinet baru bersama Wapres paling cepat bisa dilakukan Selasa malam besok. Artinya, renacana pengumuman Kabinet hari ini bisa saja ditunda. Adapun besok, Jokowi bersama Wapres paling cepat bersama-sama memperkenalkan kabinet mereka Selasa malam, atau bisa saja Rabu (23/) paginnya. (*)

#Kabinet Jokowi Ma'ruf Amin #Jokowi #Ma'ruf Amin
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Bagikan