Wantimpres Berani Pastikan Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Tak Terjadi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 08 April 2022
Wantimpres Berani Pastikan Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Tak Terjadi

Ketua Wantimpres Jenderal TNI (Purn) Wiranto (tengah) usai pertemuan dengan BEM Nusantara di Kantor Wantimpres, Jakarta, Jumat (8/4) (ANTARA/Indra Arief)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perwakilan Badan Eksekutif (BEM) Nusantara menemui Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto, Jumat (8/4).

Pertemuan itu membahas berbagai masalah, termasuk masa jabatan presiden tiga periode dan penundaan pemilu.

Ketua Wantimpres Wiranto mengatakan, dalam pertemuan itu, ada beberapa perdebatan.

Menurutnya, perpanjangan masa jabatan presiden tidak mungkin terjadi.

Baca Juga:

Muzani Pastikan Prabowo Maju Pilpres, Bakal Lanjutkan Program Jokowi

Wiranto mengatakan, ada berbagai alasan yang membuat wacana itu tidak mungkin terealisasi.

Dia menyebut hal itu akan menyangkut pada UUD 1945.

"Mengamandemen UUD itu persyaratannya berat sekali. Harus ada majority dalam MPR yang setuju bahwa perubahan di UUD 1945 mengenai jabatan presiden," katanya di Jakarta, Jumat (8/4).

Wiranto menilai, amandemen UUD 1945 tak mungkin terjadi.

Dia mencoba merinci peta partai politik (parpol) yang setuju dengan wacana penundaan pemilu.

Adapun kehendak masyarakat Indonesia itu sendiri harus direpresentasikan dalam pendapat mayoritas di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang setuju bahwa diperlukan perubahan di UUD 1945 mengenai jabatan presiden.

Baca Juga:

Komoditas Pinang Biji Bakal Jadi Andalan Jokowi untuk Produk Ekspor

Sementara itu, MPR sendiri terdiri dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Di DPR, dari sembilan fraksi yang ada, hanya tiga fraksi yang setuju untuk mengubah hal itu, yakni PAN, PKB dan Golkar.

"Karena MPR itu kan DPR dan DPD, DPR sendiri dari sembilan parpol hanya tiga yang setuju, enam parpol tidak setuju. Dibawa ke MPR, DPD tidak setuju, jadi mana mungkin terjadi perubahan amandemen?" lanjut mantan Menkopolhukam ini.

Wiranto juga melihat tak ada lembaga negara yang tengah mempersiapkan penundaan pemilu. Dia yakin penundaan pemilu tak akan terjadi.

"Lembaga pemilu yang mengisyaratkan persiapan-persiapan penundaan pemilu gak ada," katanya.

Alasan ketiga, Wiranto mengatakan saat ini pemerintah tengah disibukkan dengan pemulihan ekonomi dan penanganan pandemi COVID-19.

Dia menyebut, tidak ada pembahasan perpanjangan masa jabatan.

"Jadi tidak ada sama sekali kehendak membahas perpanjangan masa jabatan tiga periode," katanya.

Ia pun mengingatkan, ucapan Jokowi yang meminta isu itu stop dibicarakan.

"Yang ketiga saat wacana penundaan pemilu beliau (Presiden Jokowi) juga komentar, saya patuh, taat kepada konstitusi," lanjutnya.

Sehingga, merujuk pada empat alasan itu, Wiranto menilai wacana perpanjangan masa jabatan presiden untuk tiga periode tidak akan berlanjut.

"Mengapa kita masih meributkan soal itu?" tegas Wiranto.

"Kita hanya menghamburkan tenaga yang tidak perlu padahal ada perkerjaan lain yang harus kita selesaikan," tutup mantan Panglima ABRI ini. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan BLT Minyak Goreng Dirampungkan Seminggu Sebelum Lebaran

#Wiranto #Wantimpres
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Indonesia
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Try Sutrisno merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat selama menjalankan tugas kenegaraan.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ungguli SBY, Jokowi Ditunjuk Jadi Watimpres di Era Prabowo
Faktanya, hingga satu tahun masa pemerintahan berjalan, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) belum dibentuk secara resmi.
Dwi Astarini - Sabtu, 14 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ungguli SBY, Jokowi Ditunjuk Jadi Watimpres di Era Prabowo
Indonesia
Dikabarkan bakal Jadi Wantimpres Kabinet Presiden Prabowo, Jokowi Pilih di Solo
Ia hanya mengatakan bahwa ia sudah menyampaikan lebih memilih untuk tetap berada di Kota Solo.
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Dikabarkan bakal Jadi Wantimpres Kabinet Presiden Prabowo, Jokowi Pilih di Solo
Indonesia
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Ratusan pelayat dari keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, hingga pejabat negara hadir memberikan penghormatan terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Indonesia
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Wiranto mendapati Jokowi dan Iriana menunggu di landasan bandara untuk melayat, langsung menghampirinya dan mengajak bersalaman.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Indonesia
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Kabar duka datang dari keluarga mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Wiranto. Istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, meninggal dunia
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Indonesia
Dianggap sebagai Figur yang Tepat Menjadi Wantimpres, Jokowi Serahkan ke Prabowo
Dari hasil survei Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), sebanyak 80,05 persen responden setuju Jokowi menjadi ketua Wantimpres.
Frengky Aruan - Rabu, 12 Maret 2025
Dianggap sebagai Figur yang Tepat Menjadi Wantimpres, Jokowi Serahkan ke Prabowo
Indonesia
Sepak Terjang Wiranto, Pernah Diisukan Berseberangan kini Jadi Penasihat Khusus Prabowo
Wiranto lahir di Yogyakarta 4 April 1947
Angga Yudha Pratama - Rabu, 23 Oktober 2024
Sepak Terjang Wiranto, Pernah Diisukan Berseberangan kini Jadi Penasihat Khusus Prabowo
Indonesia
Swasta Bersedia Bantu Impor Sapi Perah Program Makan Bergizi Gratis
“Kita Impor bahan baku yang belum ada, misal upaya beli sapi perah kecil dengan harapan 5 tahun ke depan sapi baru bisa diperah. Kolaborasi swasta diperlukan.”
Wisnu Cipto - Kamis, 19 September 2024
Swasta Bersedia Bantu Impor Sapi Perah Program Makan Bergizi Gratis
Bagikan