Wagub DKI Akui Masih Banyak Lansia Takut Divaksin COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 04 April 2021
Wagub DKI Akui Masih Banyak Lansia Takut Divaksin COVID-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza saat memberikan paparan dalam webinar Vaksin Corona dan Lansia yang digagas IASI Jerman, Jakarta, Sabtu (3/4/2021). (Antara/Ricky Prayoga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta terus menggalakan program vaksinasi kepada warga tak terkecuali kelompok lanjut usia (lansia). Tapi masih banyak lansia yang takut untuk disuntik vaksin COVID-19.

"Kami tidak menafikan, masih ada rasa khawatir sebagian masyarakat untuk mengikutsertakan lansia dalam program vaksinasi," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Minggu (4/4).

Baca Juga

48 Persen Lansia di DKI Belum Divaksin COVID-19

Riza menyampaikan, ketakutan kelompok manusia lanjut usia (manula) lantaran banyak bisikan dari orang lain terkait resiko yang ditimbulkan usai menerima vaksin. Sering juga mereka menerima informasi hoaks dari media sosial mengenai keburukan vaksin.

"Untuk menghindari rasa khawatir yang berasal dari informasi yang tidak berdasar, maka pemerintah harus terus melakukan sosialisasi, perlu kerja sama kita semua," urainya.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dinamis di SDN Ancol 03, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (22/3). (ANTARA/ HO-Kominfotik Jakarta Utara)
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dinamis di SDN Ancol 03, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (22/3). (ANTARA/ HO-Kominfotik Jakarta Utara)

Ia melanjutkan, upaya Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus mengawal pelaksanaan vaksinasi di kalangan lansia belum cukup tanpa kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi. Maka, hal yang juga perlu dilakukan adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat

Menurut data, per 3 April 2021, untuk lansia, vaksinasi dosis pertama telah diterima oleh 485.807 orang atau 53,3 persen, sedangkan vaksinasi dosis kedua mencakup 80.541 orang atau 8,8 persen.

Adapun, lanjut politikus senior Gerindra ini, target vaksinasi COVID-19 bagi lansia di ibu kota sebanyak 911.631 orang.

"Angka yang divaksin ini terus meningkat dari hari ke hari, kami terus menambah titik-titik lokasi vaksinasi di seluruh wilayah Jakarta," ujarnya.

Riza menekankan, para lansia harus diindungi dari bahaya COVID-19. Karena, fatality rate lansia mencapai 50 persen apabila terinfeksi COVID-19. Maka, perlu dilakukan sosialisasi untuk menggugah para putra-putri lansia agar tidak menganggap enteng COVID-19. (Asp)

Baca Juga

Bersinergi Sukseskan Program Vaksinasi Lansia

#COVID-19 #Vaksin Covid-19 #Vaksinasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Bagikan