Headline

Wacana Cak Imin Jadi Calon Tunggal Ketua Umum PKB Dipertanyakan

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 13 Agustus 2019
 Wacana Cak Imin Jadi Calon Tunggal Ketua Umum PKB Dipertanyakan

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat berbicara dalam Talk Show 'Mengembalikan Spirit Gusdur' (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam waktu akan menyelenggarakan muktamar di Bali. Muktamar tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja partai pada Pemilu 2019 sekaligus pemilihan ketua umum baru.

Menariknya, jelang muktamar muncul wacana Ketua Umum petahana Muhaimin Iskandar alias Cak Imin akan menjadi calon tunggal. Wacana tersebut menurut pengamat politik Ujang Komarudin menimbulkan dua tanda tanya.

Baca Juga: Tunjuk Kembali Cak Imin Jadi Ketum, Ini Alasan PKB

Pengajar Universitas Al Azhar Jakarta ini menilai wacana calon tunggal Cak Imin untuk dikukuhkan kembali menjadi ketua umum PKB periode 2019-2024 menjadi tanda tanya besar dalam agenda politik PKB sendiri.

Pengamat Politik Ujang Komarudin
Pengamat politik Ujang Komarudin (Foto: unialazhar.ac.id)

"Tanda tanya pertama, apakah Muhaimin Iskandar masih menjadi dewa sehingga tidak ada kader lain yang mampu bersaing dengannya. Tanda tanya kedua adalah, apakah kader lain yang ingin maju berkompetisi dibuat tidak nyaman dan mungkin digusur dari kepengurusan PKB," kata Ujang Komarudin di Jakarta, Senin (12/8).

Lebih lanjut Ujang Komaruddin mengatakan hal itu ketika ditanya soal wacana calon tunggal Muhaimin Iskandar pada Muktamar PKB yang akan diselenggarakan di Bali, pada 20-21 Agustus 2019.

Menurut Ujang, adanya calon tunggal dari ketua umum partai politik untuk dikukuhkan kembali sebagai ketua umum periode berikutnya adalah bagian dari kondisi kepartaian di Indonesia yang masih mengandalkan figur sentral.

"Muhaimin mungkin masih menjadi dewa di partainya atau bersikap sangat dominan terhadap kader lain di partainya," ucap Ujang.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review menyatakan, menyayangkan PKB sebagai partai terbuka, tapi tidak membuka ruang bagi kader-kader terbaik lainnya untuk berkompetisi dengan Muhaimin Iskandar, untuk menghidupkan demokrasi di internal partai.

"Adanya calon tunggal ini, menunjukkan regenerasi kepemimpinan di PKB tidak berjalan," ujarnya.

Ujang menambahkan, kalau PKB mengusulkan Muhaimin Iskandar sebagai calon ketua MPR RI itu adalah hal wajar sebagai bagian dari lobi partai terhadap partai-partai lainnya pengusung pasangan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

"Namun, usulan PKB itu belum tentu diterima oleh partai-partai lain anggota koalisi pengusung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, karena Partai Golkar juga mengincar kursi ketua MPR RI," ujarnya.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (MP/Rizki Fitrianto)

Baca Juga: Cak Imin Berharap PKB Dapat Jatah 10 Menteri dan Ketua MPR

Menurut Ujang, dari wacana yang berkembang, Partai Gerindra juga berminat untuk mendudukkan kadernya sebagai ketua MPR RI.

Apalagi, kata dia, Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin adalah representasi Nahdlatul Ulama (NU), sehingga Muhaimin Iskandar dari PKB juga dinilai berlatarbelakang NU sehingga peluangnya kecil untuk menduduki kursi ketua MPR RI.

Ujang Komarudin sebagaimana dilansir Antara menilai strategi Cak Imin menjadi calon tunggal Ketua Umum PKB sebagai siasat untuk bisa lolos jadi pimpinan MPR.

"Kekuasaan itu kan harus berbagi dan harus merata pada semua partai anggota koalisi. Kalau representasi NU sudah duduk sebagai wakil presiden, maka representasi lainnya yang akan duduk di kursi ketua MPR RI," katanya.

Sebelumnya, PKB mewacanakan Muhaimin Iskandar akan dikukuhkan kembali sebagai ketua umum PKB periode 2019-2024 pada Muktamar PKB di Bali, pada 20-21 Agustus 2019.(*)

Baca Juga: PKB Minta Pemerintah Serius Urus Pembangunan SDM dalam RPJMN 2020-2024

#Pengamat Politik #Muhaimin Iskandar #Partai Kebangkitan Bangsa #PKB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan menilai pola komunikasi pemerintahan Prabowo semakin terpusat pada figur-figur di lingkaran inti Presiden.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Indonesia
Gus Jazil: Hari Bhayangkara ke-80 Harus Jadi Momentum Pembenahan Internal Polri
Gus Jazilul Fawaid meminta Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum pembenahan internal Polri, memperkuat profesionalisme, integritas, dan kepercayaan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Gus Jazil: Hari Bhayangkara ke-80 Harus Jadi Momentum Pembenahan Internal Polri
Indonesia
PKB Ungkap 8 Catatan Penting soal RUU Keamanan Siber, Judi Online Ikut Disorot
Fraksi PKB DPR RI menyampaikan delapan catatan kritis terhadap RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, mulai dari perlindungan data, AI, hingga pemberantasan judi online.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
PKB Ungkap 8 Catatan Penting soal RUU Keamanan Siber, Judi Online Ikut Disorot
Indonesia
PKB Tanggapi Prabowo soal Demo Dibayar, Minta Pemerintah Fokus Evaluasi Kebijakan
PKB menanggapi pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, soal pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
PKB Tanggapi Prabowo soal Demo Dibayar, Minta Pemerintah Fokus Evaluasi Kebijakan
Indonesia
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Tingginya kebutuhan tenaga kerja di luar negeri didorong banyaknya negara maju yang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Indonesia
PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid
Partai-partai yang tergabung dalam koalisi saat ini tengah bekerja keras untuk memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai harapan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid
Indonesia
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap organisasi yang telah membesarkannya.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Indonesia
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Cak Imin menanggapi dinamika yang terjadi di PBNU menjelang Muktamar ke-35. Ia mengatakan, bahwa yang bermain-main di NU bisa dikeluarkan.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
PKB Perintahkan Pengurus Cabang Gelar Dialog Dengan Mahasiswa, Bahas MBG dan KDMP
PKB, tegas ia, tidak menutup mata dengan berbagai laporan penyimpangan hingga pelanggaran hukum terkait pelaksanaan program pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
PKB Perintahkan Pengurus Cabang Gelar Dialog Dengan Mahasiswa, Bahas MBG dan KDMP
Bagikan