PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid

Presiden RI, Prabowo Subianto, bertemu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Foto: MerahPutih.com/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) membantah pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus yang menduga terdapat persoalan di internal partai-partai pendukung pemerintah setelah posisi PDIP sebagai partai penyeimbang terus menjadi sorotan.


Ketua DPP PKB Daniel Johan menegaskan koalisi pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam kondisi solid dan fokus menjalankan program-program yang telah dicanangkan pemerintah.


“Koalisi kompak dan solid,” kata Daniel saat dihubungi, Selasa (23/6).


Menurut dia, partai-partai yang tergabung dalam koalisi saat ini tengah bekerja keras untuk memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai harapan masyarakat.


Daniel menilai perhatian seluruh pihak seharusnya diarahkan pada upaya menjawab berbagai persoalan yang dihadapi rakyat, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan sektor ekonomi riil. “Koalisi baik-baik saja, kompak dan bekerja keras. Sudah benar kami fokus saja agar program-program berjalan dengan baik agar sesuai dengan harapan rakyat,” ujar dia.

Baca juga:

Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban




Selain itu, Daniel juga menilai kebijakan pemerintah harus mampu menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut dia, dukungan terhadap kelompok masyarakat kelas menengah ke bawah perlu terus diperkuat agar mampu menghadapi tantangan ekonomi yang berkembang saat ini.


“Sektor riil dan kelas menengah ke bawah harus benar-benar didukung dan ditopang kebijakan agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi saat ini,” kata Daniel.


Sebelumnya, Deddy Sitorus menilai sorotan sejumlah partai koalisi terhadap posisi PDIP sebagai partai penyeimbang menunjukkan adanya ketidaknyamanan di internal pendukung pemerintah. Ia mempertanyakan alasan sejumlah partai yang terus memperdebatkan posisi PDIP di luar pemerintahan.


“Jangan-jangan ada masalah atau ketidaknyamanan di internal partai koalisi saat ini,” ujar Deddy.


Politikus PDIP itu juga meminta partai-partai pendukung pemerintah lebih fokus membantu para menteri di kabinet dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari sektor energi, ketenagakerjaan, hingga ekonomi.


Menurut Deddy, isu-isu strategis tersebut membutuhkan perhatian lebih besar ketimbang memperdebatkan posisi politik PDIP yang memilih berada di luar pemerintahan.(Pon)

Baca juga:

Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.

#PDIP #PKB #Koalisi Indonesia Bersatu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Di atas kertas, angka 5 persen diprediksikan akan menghasilkan tujuh sampai delapan partai politik di parlemen, tidak jauh berbeda saat penerapan PT 4 persen seperti Pemilu 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
PKB Sentil Menhut Raja Juli: Karhutla tak Cukup Ditangani dengan Pemadaman
PKB menyoroti Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Ia diminta tak hanya cosplay damkar, tetapi ikut melakukan pembenahan.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
PKB Sentil Menhut Raja Juli: Karhutla tak Cukup Ditangani dengan Pemadaman
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang dinilai tepat mengisi posisi menteri, termasuk apabila terdapat jabatan yang kosong.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan