Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol

Ketua DPR, Puan Maharani. (Foto: dok. Media DPR)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani angkat bicara soal wacana parliamentary threshold atau ambang batas parlemen 5 persen. Dia menegaskan angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.

"Pembicaraan bahwa ambang batas PT 5 persen itu kan masih dalam tahap pembicaraan di antarpartai politik, belum secara resmi juga," kata Puan di kompleks parlemen Senyan, Jakarta, Selasa (22/9).

Puan juga menanggapi wacana pilpres hanya bisa diikuti pasangan calon yang diusung minimal dua partai politik. Menurutnya, wacana tersebut juga belum resmi. "Bahwa nantinya calom presiden itu akan diusung dua partai politik itu juga masih dalam proses wacana informal, jadi belum resmi karena nanti pembahasan resminya itu akan dibahas di DPR," ujarnya.

Dia mengatakan pembicaraan informal antarpartai politik merupakan bagian dari proses menuju pembahasan RUU Pemilu. PDIP, kata Puan, siap ikut dalam pembicaraan tersebut. "Jadi, pembicaraan informal selalu akan dibicarakan bersama partai-partai politik. PDI tentu saja siap untuk selalu ikut bicara," katanya.

Baca juga:

Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana



Puan menyebut PDIP sebenarnya sudah diajak berbicara mengenai wacana PT 5 persen. Namun, partainya tidak mengikuti forum yang sebelumnya menjadi tempat pembicaraan isu tersebut. "Terkait dengan ambang batas 5 persen yang sudah dibicarakan, kami juga sebenarnya sudah diajak berbicara namun tidak dalam forum tersebut," tutur Puan.

Hal yang sama terjadi dalam pembicaraan mengenai dukungan minimal dua partai untuk Pilpres. Puan mengatakan PDIP juga telah diajak membahas wacana tersebut. "Juga terkait dengan apakah pilpres hanya dua partai, kami pun sudah diajak bicara, tapi tidak dalam forum tersebut," katanya.

Sebelumnya, sejumlah ketua umum partai politik koalisi pemerintah membahas revisi UU Pemilu. Sekjen Gerindra Sugiono menyebut ada kesepakatan yang berkembang mengenai PT 5 persen. Namun, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan forum tersebut masih sebatas brainstorming dan belum menghasilkan keputusan final.

Sementara itu, wacana pasangan calon presiden minimal didukung dua fraksi sebelumnya disampaikan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. DPP PDIP melalui Deddy Sitorus menyatakan wacana tersebut masih perlu menunggu naskah akademik dan draf revisi UU Pemilu.(Pon)





Baca juga:

Tak Ada Presidential Threshold di Pemilu, Bamsoet: Capres Berkualitas Rendah Diprediksi bakal Muncul









#Puan Maharani #Presidential Threshold #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Waka Komisi II DPR Sebut Usul Capres Didukung 2 Fraksi akan Dibahas di Panja RUU Pemilu
Jumlah dukungan masih akan dibahas di Panja RUU Pemilu.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Waka Komisi II DPR Sebut Usul Capres Didukung 2 Fraksi akan Dibahas di Panja RUU Pemilu
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Bagikan