Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global

Muhaimin Iskandar. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menghadiri kegiatan Global Talent Day Kebumen Job Fair & PMI Expo 2026 di Pendopo Kabupaten Kebumen, Kamis (25/6).

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin menegaskan Global Talent Day merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kesempatan kerja dan ekosistem pekerja migran Indonesia yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Menurutnya, perencanaan talenta global harus dimulai sejak jenjang pendidikan menengah, khususnya di SMK, melalui penyelarasan antara pilihan keterampilan, kompetensi, kebutuhan dunia kerja, dan negara tujuan kerja.

“Sejak memilih pendidikan di tingkat SMA maupun SMK, khususnya yang memilih keterampilan dan kompetensi tertentu, menjadi satu kesatuan dengan perencanaan ketenagakerjaan. Dengan begitu, motivasi, potensi diri, dan kesiapan kerja dapat dipersiapkan sejak dini dan telah difasilitasi secara optimal oleh pemerintah,” ujar Cak Imin.

Peluang kerja di luar negeri saat ini sangat besar. Pada tahun lalu, tersedia sekitar 630 ribu lowongan kerja luar negeri bagi tenaga kerja Indonesia. Namun, jumlah yang terisi baru sekitar 296 ribu pekerja.

Muhaimin Iskandar, Menko Pemberdayaan Masyarakat



“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi tenaga kerja Indonesia untuk meningkatkan kapasitas keterampilan, memperkuat kondisi ekonomi keluarga, sekaligus menjadi talenta global yang berkontribusi bagi kemajuan ekonomi nasional,” katanya.

Baca juga:

Masyarakat Rentan Miskin Bertambah, Cak Imin Minta Warga Bersabar



Cak Imin menjelaskan tingginya kebutuhan tenaga kerja di luar negeri didorong banyaknya negara maju yang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif. Di lain sisi, Indonesia memiliki bonus demografi dengan jumlah tenaga kerja muda yang sangat besar. “Banyak negara maju sangat bergantung pada tenaga kerja muda yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan mereka. Indonesia memiliki jumlah tenaga kerja muda yang amat sangat besar dan ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cak Imin optimistis daya saing talenta Indonesia mampu bersaing bahkan melampaui negara-negara yang selama ini dikenal sebagai pemasok talenta global terbesar, seperti India dan Filipina.

“Pengalaman menunjukkan talenta Indonesia tidak kalah bersaing. India dan Filipina selama ini menjadi pemain utama dalam pasar tenaga kerja global. Namun, saya yakin, dengan penyempurnaan ekosistem yang terus kita lakukan, Indonesia mampu mengalahkan India dan Filipina dalam mencetak talenta global yang unggul,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Cak Imin juga melepas secara simbolis sejumlah talenta muda Indonesia yang telah diterima bekerja di luar negeri, yakni Alfin Maunah dengan negara tujuan Taiwan dan Dito Eka Firmansyah dengan negara tujuan Jepang.(Pon)

Baca juga:

#Muhaimin Iskandar #Menko Pemberdayaan Masyarakat #Tenaga Kerja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Indonesia
Cak Imin Luncurkan Program 10.000 MCK Untuk Pondok Pesantren
Kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kualitas lingkungan tempat belajar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Cak Imin Luncurkan Program 10.000 MCK Untuk Pondok Pesantren
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Prabowo Juluki Bahlil Kancil Ketiga, Kumpul Bareng Dasco-Cak Imin Bisa Repot
Presiden Prabowo Subianto menyebut Gus Imin, Dasco, dan Bahlil sebagai “pemimpin kancil” dalam pidato di Harlah ke-28 PKB.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Prabowo Juluki Bahlil Kancil Ketiga, Kumpul Bareng Dasco-Cak Imin Bisa Repot
Berita Foto
Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam peringatan Hari Lahir ke-28 PKB di Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 Juli 2026
Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta
Indonesia
Cak Imin Lantik 19.675 DPC Baru, Janjikan Prabowo Hadir di Puncak Harlah PKB Nanti Malam
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar melantik 19.675 DPC baru se-Indonesia. Presiden Prabowo Subianto dipastikan hadir dan berpidato di puncak Harlah ke-28 PKB di JCC Senayan, Jakarta.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Cak Imin Lantik 19.675 DPC Baru, Janjikan Prabowo Hadir di Puncak Harlah PKB Nanti Malam
Berita Foto
Ketum PKB Cak Imin Kukuhkan Kepengurusan DPC se-Indonesia di Kota Tua
Suasana pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia di Kawasan Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 Juli 2026
Ketum PKB Cak Imin Kukuhkan Kepengurusan DPC se-Indonesia di Kota Tua
Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Indonesia
Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji
Keberanian tersebut cukup kontras dengan Generasi X.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji
Indonesia
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Bagikan