81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja

Tangkapan layar hasil laporan Salary Pulse 2026 Jobstreet by SEEK. (foto: Merahputih.com/Tika Ayu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - LAPORAN Salary Pulse- Indonesia 2026 membawa temuan baru terkait dengan tren gaji pekerja Tanah Air. Laporan itu menempatkan Indonesia ada di posisi kedua dengan pekerja yang merasa digaji layak se Asia Pasifik.

"Indonesia nomor dua dengan sebanyak 81 persen, di posisi pertama ada Thailand, yakni 83 persen," ujar Managing Director Indonesia of Jobstreet by SEEK Wisnu Dharmawan saat konferesi pers Laporan Salary Pulse di RDTX Building, Jakarta Selatan, pekan lalu.

Menurut Wisnu, pekerja Indonesia yang merasa digaji layak dipengaruhi faktor personal. Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.

Situasi di Indonesia dan umumnya di kawasan Asia Tenggara yakni para pekerja merasa gaji layak karena tidak ada opsi lain dalam mencari pekerjaan. Misalnya kondisi lapangan pekerjaan yang lebih sedikit, sedangkan calon pekerjanya tinggi.

Wisnu Dharmawan, Managing Director Indonesia of Jobstreet by SEEK



Berbeda dengan kawasan negara seperti Autralia dan Selandia. Menurut Wisnu, angka pekerja merasa mendapat gaji layak cenderung rendah karena para pekerja di negara tersebut memiliki opsi pekerjaan yang lebih banyak, sedangkan sumber daya manusianya sangat terbatas. Berdasarkan hasil laporan, hal yang mempengaruhi fenomena ini ialah perbedaan budaya, ekonomi, dan kondisi lingkungan kerja.

Baca juga:

4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini



Dalam laporan Salary Pulse 2026, negara dengan pekerja yang merasa digaji layak pertama dipegang Thailand dengan 83 persen. Indonesia 81 persen dan Malaysia 81 persen, Filipina 80 persen. Kawasan Australia 76 persen, Singapura 71 persen, Hong Kong 70 persen, dan Selandia Baru 60 persen.

"Menurut data, pekerja Indonesia yang merasa telah digaji layak tersebut berada di Jabodetabek sebanyak 71 persen," kata Wisnu.

Laporan Salary Pulse: 2026 dilakukan sejak Februari 2026. Dengan jumlah koresponden asal Indonesia 1.010 dengan usia rentang 18-64 orang. Penelitian ini dilakukan secara daring oleh Nature, perusahaan konsultan strategis, riset pasar berbasis di Australia.(Tka)

Baca juga:

Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026



#Tenaga Kerja #Gaji #Dunia Kerja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Indonesia
Presiden KSPSI Sebut 55.000 Buruh Terancam PHK, 1 Perusahaan Sudah Tutup Operasional
Pemerintah berjanji segera mengambil keputusan agar pasokan gas bagi sektor industri kembali normal.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Presiden KSPSI Sebut 55.000 Buruh Terancam PHK, 1 Perusahaan Sudah Tutup Operasional
Indonesia
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Tingginya kebutuhan tenaga kerja di luar negeri didorong banyaknya negara maju yang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Indonesia
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Penguatan konsumsi produk lokal perlu didukung oleh berbagai langkah strategis, mulai dari perlindungan terhadap industri dalam negeri hingga peningkatan daya saing produsen lokal.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Indonesia
Program Magang Nasional S1 Dibuka 8-19 Juni, Lulus dapat Sertifikat 'Gampang Cari Kerja'
Kemnaker membuka pendaftaran Magang Nasional S1 Tahap 2 pada 8–19 Juni 2026. Peserta berkesempatan memperoleh sertifikat kompetensi resmi BNSP yang diakui dunia kerja.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Program Magang Nasional S1 Dibuka 8-19 Juni, Lulus dapat Sertifikat 'Gampang Cari Kerja'
Indonesia
Asik Gaji ke-13 Pensiunan Cair, Ada 3,25 Juta Penerima
total pembayaran juga mengalami kenaikan sekitar Rp 400 miliar dengan nilai penyaluran, yang sebelumnya sebesar Rp 10,43 triliun pada tahun 2025 menjadi Rp 10,83 triliun pada tahun 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Asik Gaji ke-13 Pensiunan Cair, Ada 3,25 Juta Penerima
Indonesia
Biaya Gratis Dapat BPJS dan Makan Siang, Program Vokasi Nasional Tahap 2 Dibuka Sampai 9 Juni
Peserta yang lolos akan memperoleh manfaat berupa pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi BNSP, serta fasilitas asrama bagi yang memenuhi kriteria.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Biaya Gratis Dapat BPJS dan Makan Siang, Program Vokasi Nasional Tahap 2 Dibuka Sampai 9 Juni
Berita
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang naik 5,61 persen.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Indonesia
Permenaker Outsourcing Ramai Ditolak, DPR Minta Kemenaker Gencar Sosialisasi ke Buruh
Agar substansi aturan tersebut dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat, khususnya kalangan pekerja.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Permenaker Outsourcing Ramai Ditolak, DPR Minta Kemenaker Gencar Sosialisasi ke Buruh
Indonesia
Pramono Anung Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Emas Lindungi Pekerja Dari Bahaya Laten
Pramono memberikan instruksi khusus kepada jajaran Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) agar tidak lengah dalam mengawasi implementasi aturan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Februari 2026
Pramono Anung Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Emas Lindungi Pekerja Dari Bahaya Laten
Bagikan