Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji

Direktur Manajer Indonesia Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan menjelaskan laporan Salary Pulse 2026 di RDTX Square, Jakarta Selatan.(foto: Merahputih.com/tika ayu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - GENERASI Z terungkap jadi kelompol yang paling berani melakukan negosiasi gaji. Hal itu terungkap dalam laporan Salary Pulse Indonesia 2026 yang dirilis Jobstreet by SEEK. Sebanyak 60 persen responden Gen Z mengaku proaktif memulai pembicaraan dengan perusahaan terkait dengan penaikan upah.

Tak hanya itu, laporan yang sama juga mengungkap bahwa Gen Z menjadi generasi dengan tingkat kepuasan tertinggi terhadap kelayakan gaji yang mereka terima jika dibandingkan dengan generasi pekerja lainnya.

Direktur Manajer Indonesia Jobstreet by SEEK Wisnu Dharmawan mengatakan keberanian Gen Z untuk memulai negosiasi gaji menjadi temuan yang cukup menarik dalam survei tahun ini.

Gen Z ini untuk menginisiasi percakapan mereka paling berani. Jadi anak-anak muda ini termasuk yang paling berani memulai diskusi mengenai kenaikan gaji.

Wisnu Dharmawan, Direktur Manajer Indonesia Jobstreet by SEEK



Menurut dia, keberanian tersebut cukup kontras dengan Generasi X. Meski banyak pekerja Gen X yang merasa gajinya belum layak, mereka justru cenderung lebih enggan mengajukan negosiasi kepada perusahaan."Gen Z ini berkebalikan dengan Gen X. Mereka lebih berani berdiskusi soal kenaikan gaji, meskipun sebagian merasa gajinya sudah cukup layak," jelasnya.

Baca juga:

81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja



Data Salary Pulse Indonesia 2026 juga menunjukkan 49 persen pekerja Gen Z menilai gaji yang mereka terima sudah layak. Angka tersebut menjadi yang tertinggi jika dibandingkan dengan generasi lainnya. Sementara itu, persentase pekerja Generasi Y yang merasa menerima gaji layak juga mencapai 49 persen, sedangkan Generasi X berada di angka 41 persen.

"Gen X itu sedikit yang berani untuk memulai conversation itu. Jadi gen X ini kebanyakan ngedumel kali ya, kalaupun ada wacana membahas kenaikan gaji cuma omon-omon," katanya.

Temuan ini menunjukkan adanya perubahan karakter di dunia kerja. Jika generasi sebelumnya cenderung menunggu penilaian perusahaan terkait dengan penaikan gaji, Gen Z justru lebih terbuka dan percaya diri untuk menyampaikan nilai serta kontribusinya melalui proses negosiasi secara langsung.

Laporan Salary Pulse 2026 disusun sejak Februari 2026. Dengan jumlah koresponden asal Indonesia 1.010 dengan usia rentang 18-64 orang. Penelitian ini dilakukan secara daring oleh Nature, perusahaan konsultan strategis, riset pasar berbasis di Australia.(Tka)

Baca juga:

4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini



Sumber Foto: website/imdb


#Gaji #Tenaga Kerja #Gen Z
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji
Keberanian tersebut cukup kontras dengan Generasi X.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji
Indonesia
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Indonesia
Presiden KSPSI Sebut 55.000 Buruh Terancam PHK, 1 Perusahaan Sudah Tutup Operasional
Pemerintah berjanji segera mengambil keputusan agar pasokan gas bagi sektor industri kembali normal.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Presiden KSPSI Sebut 55.000 Buruh Terancam PHK, 1 Perusahaan Sudah Tutup Operasional
Indonesia
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Tingginya kebutuhan tenaga kerja di luar negeri didorong banyaknya negara maju yang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Indonesia
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Penguatan konsumsi produk lokal perlu didukung oleh berbagai langkah strategis, mulai dari perlindungan terhadap industri dalam negeri hingga peningkatan daya saing produsen lokal.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Indonesia
Program Magang Nasional S1 Dibuka 8-19 Juni, Lulus dapat Sertifikat 'Gampang Cari Kerja'
Kemnaker membuka pendaftaran Magang Nasional S1 Tahap 2 pada 8–19 Juni 2026. Peserta berkesempatan memperoleh sertifikat kompetensi resmi BNSP yang diakui dunia kerja.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Program Magang Nasional S1 Dibuka 8-19 Juni, Lulus dapat Sertifikat 'Gampang Cari Kerja'
Indonesia
Asik Gaji ke-13 Pensiunan Cair, Ada 3,25 Juta Penerima
total pembayaran juga mengalami kenaikan sekitar Rp 400 miliar dengan nilai penyaluran, yang sebelumnya sebesar Rp 10,43 triliun pada tahun 2025 menjadi Rp 10,83 triliun pada tahun 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Asik Gaji ke-13 Pensiunan Cair, Ada 3,25 Juta Penerima
Indonesia
Biaya Gratis Dapat BPJS dan Makan Siang, Program Vokasi Nasional Tahap 2 Dibuka Sampai 9 Juni
Peserta yang lolos akan memperoleh manfaat berupa pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi BNSP, serta fasilitas asrama bagi yang memenuhi kriteria.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Biaya Gratis Dapat BPJS dan Makan Siang, Program Vokasi Nasional Tahap 2 Dibuka Sampai 9 Juni
Berita
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang naik 5,61 persen.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Indonesia
Permenaker Outsourcing Ramai Ditolak, DPR Minta Kemenaker Gencar Sosialisasi ke Buruh
Agar substansi aturan tersebut dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat, khususnya kalangan pekerja.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Permenaker Outsourcing Ramai Ditolak, DPR Minta Kemenaker Gencar Sosialisasi ke Buruh
Bagikan