Sains

Urutan Kelahiran Pengaruhi Kepribadian dan Cara Anak Dibesarkan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 02 September 2022
Urutan Kelahiran Pengaruhi Kepribadian dan Cara Anak Dibesarkan

Para ahli percaya, urutan kelahiran anak memiliki dampak besar pada perkembangan kepribadian kamu. (Foto: Freepik/Freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

URUTAN kelahiran telah digunakan untuk memprediksi kesuksesan, kemakmuran, pekerjaan, dan banyak lagi. Namun, apakah itu benar memengaruhi siapa kamu dan apa yang kamu lakukan dalam hidup? Mari kita melihat lebih dekat kebenaran dan sains di balik urutan kelahiran.

Seorang peneliti bernama Alfred Adler mengembangkan teori urutan kelahiran pada abad ke-20. Teori ini mengklaim bahwa urutan kelahiran seorang anak membentuk perkembangan dan kepribadian mereka. Adler juga mengklaim bahwa keluarga, masyarakat, dan aspek sosial memainkan peran utama dalam membentuk kepribadian anak.

Hingga saat ini, banyak psikolog percaya bahwa urutan kelahiran anak memiliki dampak besar pada perkembangan kepribadian kamu. Itu semua terutama dipengaruhi oleh bagaimana kamu dibesarkan.

Baca juga:

Beda Karakter Anak, Lain lagi Cara Belajarnya

1) Anak sulung

urutan kelahiran
Orangtua mungkin akan berharap banyak dari kamu sebagai anak tertua. (Foto: Freepik/Karlyukav)


Jika kamu adalah anak tertua, seluruh perhatian orangtua dalam jangka waktu tertentu, tercurah padamu. Karena ini adalah pertama kalinya orangtuamu punya anak, mereka cenderung memberikan perhatian penuh.

Mereka juga ekstra hati-hati dalam semua aspek pengasuhan anak, mulai dari benjolan, memar, hingga pendidikan dini. Anak sulung mendapat manfaat dari semua perhatian ini.

Kemudian orangtua mungkin akan berharap banyak padamu sebagai anak tertua, terutama karena ada anak-anak lain yang lahir menyusul. Orangtua mungkin tampak lebih tegas dan sering mengharapkanmu memberi contoh bagi adik-adik dan menunjukkan tanggung jawab. Studi menunjukkan anak tertua cenderung memiliki keterampilan memimpin.

2) Anak tengah

urutan kelahiran
Kamu juga sering dapat berhubungan dengan orang-orang dari berbagai usia dengan mudah. (Foto: Freepik/User3802032)

Ada stereotipe tentang anak tengah. Kamu adalah penjaga perdamaian. Tampaknya ada kebenaran di balik stereotipe tersebut. Karena tidak memiliki gelar sebagai yang tertua atau termuda, kamu berusaha menggali keunikan diri dalam dinamika keluarga.

Kamu cenderung menikmati negosiasi dan kompromi. Kamu juga sering dapat berhubungan dengan orang-orang dari berbagai usia dengan mudah. Kamu dapat bersaing dengan kakak, mungkin dengan memecahkan rekor olahraga, menjadi lebih fasih berbahasa, atau mendapatkan nilai yang lebih baik. Atau kamu mungkin berperilaku lebih memberontak.

Baca juga:

Keluarga Membentuk Kepribadian Anak

3) Anak bungsu

urutan kelahiran
Anak bungsu mungkin memiliki kebebasan yang tidak dimiliki kakak-kakaknya. (Foto: Freepik/Freepik)

Sebagai anggota terakhiri keluarga, kamu cenderung mengambil salah satu dari dua jalur ketika mengembangkan kepribadian. Begitu menurut Adler. Jalur pertama adalah perjalanan yang jelas menuju sukses, yang membuatmu mencoba untuk unggul dalam segala hal. Sering kali menjadi orang yang diandalkan dalam keluarga.

Sebaliknya, anak bungsu juga bisa menghindari tanggung jawab jika mereka kurang percaya diri atau tak punya dorongan untuk berprestasi. Anak bungsu mungkin memiliki kebebasan yang tidak dimiliki kakak-kakaknya. Pada saat membesarkanmu, aturan orangtua menjadi lebih santai. Bahkan, orangtua bisa lebih lepas tangan terhadapmu.

Kamu biasanya sangat yakin akan posisimu dalam keluarga dan bisa menjadi sangat kreatif, memberontak, dan ramah.

4) Anak tunggal

urutan kelahiran
Kamu tidak terbiasa berbagi pakaian, ruang, atau perhatian orangtua. (Foto: Freepik/Gpointstudio)

Sebagai anak satu-satunya, kamu telah dikelilingi oleh orang dewasa sejak lahir. Bukan berarti kamu tidak bersosialisasi dengan anak lain melalui taman kanak-kanak, taman bermain, atau sekolah. Namun selama di rumah, kamu bersosialisasi dengan orangtua dan orang dewasa lain, meniru perilaku mereka, dan menjadi "orang dewasa kecil".

Orangtuamu mungkin terlalu protektif, membuat kamu menjadi tergantung pada mereka untuk mendapatkan dukungan. Kamu tidak terbiasa berbagi pakaian, ruang, atau perhatian orangtua dengan saudara kandung. Ini bisa membuat kamu cerdas dan kreatif, tetapi juga keras kepala dan tukang atur. (aru)

Baca juga:

Ini Karakter Orang Palembang yang Bikin Disukai Banyak Orang

#Kepribadian #Kelahiran #Sains
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan Peringatkan Nyaris Semua Terumbu Karang Bisa Hilang dalam 50 Tahun
Penilaian dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) menemukan 96 persen sistem terumbu karang air dangkal kritis dan dapat lenyap pada 2075.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Ilmuwan Peringatkan Nyaris Semua Terumbu Karang Bisa Hilang dalam 50 Tahun
Lifestyle
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Wahana penjelajah NASA, Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER), dijadwalkan untuk memulai misi ke wilayah kutub selatan bulan pada 2027.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Lifestyle
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Jika berhasil, ini akan menjadi kali pertama sampel dari Mars atau bulan-bulannya dikembalikan untuk dianalisis di laboratorium di Bumi.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Dunia
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Data terbaru menyebut hal itu terjadi akibat gelombang panas musim panas yang ekstrem di puncak-puncak pegunungan Alpen.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Lifestyle
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Bukti terbaru menunjukkan biji pinang telah digunakan sebagai zat psikoaktif oleh sejumlah komunitas di Indonesia pada 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Indonesia
Bawa Kebahagiaan, Dua Bayi Lahir di Tengah Tanggap Darurat Bencana Gempa Manggarai
Proses persalinan tetap ditangani tenaga kesehatan meski fasilitas pelayanan berada dalam situasi tanggap darurat.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Bawa Kebahagiaan, Dua Bayi Lahir di Tengah Tanggap Darurat Bencana Gempa Manggarai
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Lifestyle
1 Agustus Memperingati Hari Apa? Ledakan Bom Plaza Atrium hingga Kelahiran Kyai Haji Ahmad Dahlan
1 Agustus memperingati hari apa? Simak daftar peringatan penting pada 1 Agustus di Indonesia dan dunia, mulai dari Hari ASI Sedunia hingga Bulan Kemerdekaan.
ImanK - Selasa, 28 Juli 2026
1 Agustus Memperingati Hari Apa? Ledakan Bom Plaza Atrium hingga Kelahiran  Kyai Haji Ahmad Dahlan
Lifestyle
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
7 Juli memperingati hari apa? Simak daftar hari besar nasional dan internasional, Hari Pustakawan Indonesia, World Chocolate Day, Festival Tanabata, serta peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 7 Juli
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
Bagikan