Unpas Kembangkan Alat Pemadam Kebakaran Portabel

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 29 Desember 2022
Unpas Kembangkan Alat Pemadam Kebakaran Portabel

Alat pemadam portable buatan Unpas. (Foto: Unpas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran masih menjadi bencana yang harus diwaspadai baik di hutan maupun di permukiman padat penduduk. Penyebabnya beragam, mulai arus pendek listrik, ledakan tabung gas, dan hal lain yang menimbulkan api cepat menjalar ke bahan bangunan mudah terbakar.

Fakultas Teknik Universitas Pasundan menciptakan alat pemadam kebakaran yang lebih compact bernama Portable Fire Pump.

Baca Juga:

Baru Dirilis, McLaren Sudah Menarik Artura karena Potensi Kebakaran

Portable Fire Pump merupakan hasil riset dosen Unpas Farid Rizayana, Herman Soemantri, dan Erwin M. Pribadi melalui program Riset Keilmuan Akademik (Dikti) tahun 2022 yang didanai LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

Ketua Tim Riset, Farid Rizayana, mengatakan dalam perancangannya, ia dibantu empat mahasiswa Teknik Mesin, sementara perhitungan ergonomi dan daya gendong dilakukan oleh empat mahasiswa Teknik Industri.

“Portable Fire Pump memiliki ukuran yang compact dan dapat digendong. Beratnya hanya 13 kilogram, jadi lebih mudah dibawa ke daerah perhutanan dan permukiman padat penduduk yang sulit dijangkau pemadam kebakaran,” katanya, Rabu (28/12).

Meski ukurannya compact, tetapi jarak semburan air fire pump ini bisa menjangkau bagian-bagian tinggi dan mempunyai daya semprot air yang kuat. Sumber air untuk memadamkan api bisa diambil dari kolam, sungai, danau, bahkan tangki air.

Dari hasil uji coba, dengan mesin 2 tak 80 cc, pompa feeder, pompa booster, selang 30 meter, dan air 80 liter/menit dapat memancarkan air sejauh 25 meter dan tinggi 20 meter.

“Portable Fire Pump menggunakan bahan bakar bensin 2 tak dengan daya tampung tangki sekitar 1 liter. Kalau bahan bakarnya penuh, alatnya bisa bertahan selama 1 sampai 1,5 jam,” sambungnya.

Dimensi dan berat juga sudah dinilai compact dan sesuai dengan postur tubuh orang dewasa, sehingga tidak sulit untuk dibawa atau dioperasikan.

Baca Juga:

931 Kios Hangus dalam Kebakaran Pasar Sentral Makassar

Portable Fire Pump idealnya ditempatkan di lokasi yang dekat dengan hutan atau di masing-masing RT, agar saat terdeteksi kebakaran alat ini bisa segera digunakan untuk mencegah kebakaran semakin meluas.

Sudah Dipatenkan

Secara keseluruhan, baik dari segi desain maupun ergonomi, Portable Fire Pump sudah cukup sempurna. Komponen yang digunakan juga disesuaikan dengan standar nasional.

Dibanding mobil pemadam kebakaran, perawatan Portable Fire Pump jauh lebih mudah, hanya perlu mengganti oli dan kopling secara berkala.

“Portable Fire Pump telah mendapat lisensi hak paten. Tahun depan rencananya akan dikomersialisasikan melalui perusahaan rintisan yang dikelola mahasiswa di bawah arahan Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Unpas,” lanjutnya.

Terus Disempurnakan

Tidak hanya sebagai alat pemadam kebakaran, Portable Fire Pump juga bisa difungsikan untuk aktivitas lain yang memerlukan air dengan jangkauan cukup jauh.

Ketua Tim Komersialisasi Produk, Demi Reksa menyebut, ia dan timnya masih fokus menyempurnakan alat dan mengembangkan produk yang bisa dicampurkan dengan air untuk mempercepat proses pemadaman api. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

543 Jiwa Terdampak Kebakaran di Mampang Prapatan

#Kebakaran #Pemadam Kebakaran
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Saat ini menjabat sebagai Managing Editor di Merah Putih Media, dengan rekam jejak kontribusi di The Straits Times, Indozone, dan Koran Sindo, serta pengalaman strategis di Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan DPRD DKI Jakarta. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Dunia
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Sebagian besar wilayah Australia dilanda kondisi gelombang panas ekstrem.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Dunia
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Dunia
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Indonesia
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Api dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.20 WIB dengan memanfaatkan fasilitas hydrant yang tersedia di sisi barat Gedung Sarinah.
Dwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Indonesia
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai
Polisi melakukan proses identifikasi yang melibatkan Tim Polresta Manado dan Tim DVI Bidokkes Polda Sulut di RS Bhayangkara Polda Sulut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai
Indonesia
Insiden Kebakaran di Sarinah, Manajemen Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dan Tetap Beroperasi Normal
Insiden kebakaran di Sarinah tidak memakan korban jiwa. Pihak manajemen memastikan, gedung tetap beroperasi normal.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Insiden Kebakaran di Sarinah, Manajemen Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dan Tetap Beroperasi Normal
Indonesia
Pemprov Jakarta Hibahkan 14 Mobil Pemadam ke Berbagai Daerah, Termasuk ke Bekasi
Jenis kendaraan yang dihibahkan antara lain dua unit mobil berkapasitas 10.000 liter, delapan unit berkapasitas 4.000 liter dan empat unit berkapasitas 2.500 liter.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Pemprov Jakarta Hibahkan 14 Mobil Pemadam ke Berbagai Daerah, Termasuk ke Bekasi
Bagikan