Universitas Atma Jaya Targetkan 50 Ribu Warga Disuntik Vaksin Booster

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 23 Januari 2022
Universitas Atma Jaya Targetkan 50 Ribu Warga Disuntik Vaksin Booster

Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Upaya mempermudah warga mendapatkan vaksin penguat atau booster terus dilalukan. Salah satunya Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan pemberian vaksin booster.

Universitas ini, menargetkan 50 ribu warga. Dengan prioritas kelompok lansia, dan mereka yang rentan atau immunocompromised serta warga disekitar lokasi dekat sentra vaksinasi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Sertifikat Vaksin Bisa Didapat Tanpa Vaksinasi

Sentra Vaksinasi Atma Jaya ber-Daya (SVA-Daya), menjadi salah satu komponen masyarakat untuk membantu Pemerintah mempercepat pembentukan herd community.

Syarat dan ketentuan vaksin booster dengan menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan membawa KTP/KK atau melalui aplikasi Peduli Lindungi, berusia 18 tahun ke atas dan telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya.

Warga yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin booster akan mendapatkan tiket elektronik di aplikasi PeduliLindungi. Calon penerima bisa datang untuk menerima vaksin dengan melakukan pendaftaran lebih dulu melalui situs https://prosehat.com/vaksinboosteratma

Atma Jaya berharap, melalui pemberian vaksin booster masyarakat akan memiliki kemampuan ketahanan kesehatan yang cukup. Sehingga aktivitas sosial ekonomi dan pembangunan bisa kembali berjalan dengan baik meski dalam kondisi normal baru.

SVA-Daya menjadi salah satu program yang telah dipercaya oleh pemerintah yang diselenggarakan oleh Komunitas Atma Jaya mulai dari 24 Januari 2022 sampai 17 Februari 2022.

Pelaksanaan vaksin booster dilakukan di tiga kampus Unika Atma Jaya, yakni Kampus 1 Semanggi, Kampus 2 Pluit, dan Kampus 3 BSD.

Vaksin booster dibagikan bagi masyarakat usia 18 tahun ke atas dengan prioritas yaitu kelompok lanjut usia dan penderita immunocompromised atau imunokompromais.

Direncanakan Kardinal Ignatius Suharyo, Rektor Unika Atma Jaya, dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta/Tangerang akan hadir di Sentra Vaksinasi yang dipusatkan di kampus Semanggi. Selain itu juga dihadiri para jajaran pimpinan kampus yang berdiri sejak 1960 itu.

Kardinal dan Rektor akan menyempatkan diri hadir dan berdialog dengan masyarakat penerima vaksin booster. Sekaligus meninjau kesigapan tenaga medis dan kelengkapan fasilitas pengadaan vaksin.

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik di Indonesia ini menjelaskan, vaksin bukanlah sarana penyembuhan ajaib, namun vaksin merupakan upaya manusia menyelesaikan masalah pandemi yang dihadapi. Ini sekaligus sebagai solusi paling masuk akal untuk melakukan pencegahan penyakit.

Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)
Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)

Sebelumnya Atma Jaya telah berhasil memberikan vaksinasi kepada masyarakat sebanyak 75 ribu orang berupa vaksin dosis satu dan dosis dua di Kawasan Jakarta dan Tangerang pada awal tahun 2021.

Sekedar informasi, per Minggu (23/1), cakupan vaksinasi total (1, 2, dan 3) telah mencapai 306.578.242 suntikan. Untuk dosis lengkap cakupan vaksinasi COVID-19 mencapai 59,57 persem atau sebanyak 124.080.794 dari target sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720.

Data cakupan vaksinasi COVID-19 pada hari ini terjadi penambahan 416.783 untuk vaksinasi pertama sehingga total vaksinasi pertama menjadi 181.131.333.

Sementara untuk vaksinasi dosis lengkap terjadi penambahan 298.408, sehingga total menjadi 124.080.794. Sementara vaksinasi ketiga terjadi penambahan 3.710, sehingga total vaksinasi ketiga mencapai 1.366.115. (Knu)

Baca Juga:

Vaksinasi Anak di Kota Cirebon Rampung Akhir Pekan Ini

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan