Tuntaskan Kasus Novel Baswedan, Komnas HAM Bentuk Tim Investigasi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 05 Juni 2017
Tuntaskan Kasus Novel Baswedan, Komnas HAM Bentuk Tim Investigasi

Komisioner Komnas HAM sambangi KPK guna bahas tim investigasi kasus Novel Baswedan. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Guna mempercepat penuntasan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, lima komisioner Komnas HAM menyambangi gedung KPK hari ini.

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution mengatakan bahwa kasus Novel Baswedan merupakan perkara yang luar biasa. Oleh karena itu, pihaknya membentuk tim investigasi agar kasus tersebut dapat segera dituntaskan.

"Komnas HAM sejak sebulan lalu sudah membentuk tim investigasi kasus Novel," ujar Maneger di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/6).

Ia menjelaskan, langkah yang sudah ditempuh Komnas HAM mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebanyak dua kali. Dari investigasi tersebut, lanjut Manager, Komnas HAM mendapatkan informasi dari sejumlah sumber.

"Pertama kita ketemu dengan pengurus masjid, terus ketemu keluarga. Pada hari yang sama (ketika kejadian teror), beberapa komisioner ‎ketemu mas Novel dan Polda Metro Jaya," jelasnya.

"Ada teror dan kekerasan dan ada ketidakpastian hukum sekian lama. Keluarga punya hak untuk tahu kasus ini, tapi tidak terpenuhi," sambung Manager.

Komnas HAM pun berharap dengan pembentukan tim investigasi ini dapat mempercepat penuntasan kasus teror terhadap Novel yang telah berjalan hampir dua bulan lamanya ini.

"Ini ujian buat bangsa, KPK dan kepolisian tentang reputasinya. Kalau gak diselesaikan dengan cepat, kita khawatir ada distrust di mata masyarakat, dan itu merugikan. Kita mendorong agar ini cepat selesai," tandasnya.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM lainnya, Hafidz Abbas menilai, pihak kepolisian lamban dalam mengungkap kasus Novel. Menurut dia, ada kesan un willing dan ketidaksungguhan dari Korps Bhayangkara menuntaskan kasus ini.

"Institusi kepolisian terlalu lama delay-nya. Dibanding kasus-kasus lain diselesaikan relatif singkat. Kasus Bom Thamrin, Bom Poso, kasus itu padahal keliatannya lebih sulit," ucapnya.

"Komnas HAM diadukan banyak pihak. Mereka berharap ada tim secepatnya dibentuk. Kalau presiden ambil alih, maka recovery trust ini akan terbangun," pungkasnya.

Untuk diketahui, ‎Novel sudah menjalani perawatan mata di Rumah Sakit di Singapura selama 56 hari. Namun, belum ada kejelasan siapa pelaku dan dalang penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK tersebut.

Dalam hal ini, Novel mendapatkan teror penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal usai menjalankan salat subuh di sebuah masjid di kawasan rum‎ahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa, 11 April 2017. Akibatnya, Novel mengalami kerusakan mata yang cukup parah. (Pon)

Baca berita terkait kasus penyerangan Novel Baswedan lainnya di: Lensa Kotak Sempat Terlepas, Ini Kondisi Terakhir Novel Baswedan

#Novel Baswedan #KPK #Komnas HAM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Ada sejumlah 20 orang yang diamankan KPK di wilayah Klaten dan Jakarta. Para pihak yang diamankan di Klaten diperiksa di Mapolresta Klaten
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Berita Foto
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Petugas menunjukkan barang bukti OTT korupsi dugaan suap Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Berita Foto
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil OTT terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Berita Foto
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (209) berjalan menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jum'at (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Berita Foto
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyotiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Indonesia
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dua kali mangkir dari panggilan KPK kasus korupsi pertanahan. KPK buka peluang jemput paksa dan telah sita Rp 106,3 Miliar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Indonesia
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Dikenal sebagai salah satu tokoh politik muda di Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Indonesia
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Indonesia
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Wabup Klaten Lindha Benny diuji OTT Bupati Hamenang Wajar Ismoyo hanya 3 hari usai dilantik gantikan mendiang suami. Simak rekap berita selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Bagikan