Lensa Kotak Sempat Terlepas, Ini Kondisi Terakhir Novel Baswedan
Poster kecaman terkait peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan di Kantor Pukat UGM, Selasa (11/4). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menginformasikan kondisi kesehatan terkini penyidik Novel Baswedan yang saat ini di rawat di sebuah RS di Singapura. Ia mengatakan, lensa kontak yang terpasang pada kedua mata Novel sempat terlepas akibat adanya tekanan pada lapisan luar.
Febri mengatakan, lensa kontak mata Novel sebelah kiri sempat lepas dua kali pada Sabtu (3/6) malam sekitar pukul 20.00 waktu Singapura. "Menurut dokter hal itu karena tekanan lapisan luar dan pada pukul 03.00 dini hari lensa kontak sebelah kanan juga lepas. Namun sudah dilakukan pemasangan kembali," kata Febri melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Minggu (4/6).
Sementara, kata Febri, untuk tekanan mata kiri dan kanan normal, serta kondisi kornea baik dan sehat.
"Sedangkan hasil tes penglihatan masih sama kaburnya seperti kemarin. Mata kiri Novel dapat melihat satu jari dan lima jari tangan dari jarak satu meter," kata Febri.
Selain itu, terdapat kondisi membran plasenta di mata kiri Novel terus bergerak sehingga mengakibatkan lapisan luar seperti mau terlepas dan menyebabkan gatal.
Sebelumnya, dokter yang merawat Novel di Singapura telah melakukan operasi membran sel mata terhadap Novel pada Kamis (18/5).
Hari ini adalah hari ke-54 sejak Novel Baswedan diserang dengan air keras oleh orang tak dikenal pada Selasa (11/4) subuh, ketika dalam perjalanan dari masjid ke rumahnya.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
KPK Bongkar Dugaan Pemerasan di Kejari Hulu Sungai Utara, 15 Saksi Diperiksa
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Formappi Tagih KPK Tahan Dua Anggota DPR dalam Kasus CSR BI-OJK
Penyidikan Kasus Tambang Konawe Utara Dihentikan, KPK Ungkap Alasannya
KPK SP3 Kasus Timah, Legislator: Sudah Prosedural, tetapi Publik Perlu Penjelasan
KPK Hentikan Kasus Tambang Konawe Utara, MAKI Siap Gugat Praperadilan dan Minta Kejagung Ambil Alih
60 Laporan Harta Kekayaan Pejabat Terindikasi Dari Korupsi
Grup WA 'Mas Menteri Core' Bakal Dibongkar! Nadiem Makarim Siap Buka-bukaan Chat Rahasia di Persidangan
KPK Geledah Kantor Bupati Bekasi, Sita 49 Dokumen dan 5 Barang Bukti Elektronik
Kejaksaan Ingin Bersih-Bersih, Minta Masyrakat Laporkan Jaksa Bermasalah