Tradisi Syawalan di Pura Mangkunegaran, Ribuan Warga Solo Antre Halalbihalal

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
Tradisi Syawalan di Pura Mangkunegaran, Ribuan Warga Solo Antre Halalbihalal

K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X menggelar halal bihalal Tradisi Syawalan di Pura Mangkunegaran, Sabtu (28/3). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pura Mangkunegaran menggelar tradisi Syawalan pada Sabtu (28/3), yang diikuti ribuan warga dari berbagai penjuru Kota Solo dan sekitarnya.

Masyarakat memadati kawasan Pendapa Ageng untuk mengikuti halalbihalal bersama K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X. Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Riyaya Kupat atau Lebaran Ketupat di bulan Syawal.

Selain dihadiri keluarga dalem, abdi dalem, dan kawula Mangkunegaran, acara ini juga diikuti jajaran Forkopimda Kota Solo serta masyarakat umum yang diberi akses terbuka.

Pengageng Kawedanan Panti Budaya Puro Mangkunegaran, GRAj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura, mengatakan Syawalan menjadi momentum penting untuk mempererat jalinan antara Mangkunegaran dengan masyarakat.

“Kami menyelenggarakan Syawalan atau halalbihalal. Tidak hanya bersama abdi dalem dan kerabat, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersilaturahmi langsung dengan Kanjeng Gusti,” ujar Gusti Sura.

Ia menegaskan, keterbukaan Mangkunegaran terhadap masyarakat telah menjadi bagian dari tradisi sejak masa Mangkoenagoro I melalui nilai Hanebu Sauyun, yakni semangat persatuan dalam kebersamaan.

“Hubungan Mangkunegaran dengan masyarakat Solo semakin erat. Ini juga menjadi momen berkumpul kembali, seperti reuni kecil setelah Lebaran, baik bagi abdi dalem, kerabat, maupun masyarakat,” kata dia.

Baca juga:

Tradisi Injak Bumi, Ritual Sakral Bayi-Bayi Jambi Seberang Setelah Salat Id

Tradisi Ziarah Kubur di Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Umat Muslim Kenang Handai Taulan

Dalam kesempatan tersebut, Mangkunegaran juga membagikan sekitar 4.000 paket ketupat opor kepada masyarakat. Selain dibagikan langsung di lokasi, sebagian paket juga disalurkan ke sembilan kelurahan di wilayah Banjarsari.

Menurut Gusti Sura, jumlah tersebut memiliki makna simbolis, yakni menandai empat tahun masa jumeneng Mangkoenagoro X sekaligus mencerminkan komitmen untuk terus dekat dengan rakyat.

“Yang berbeda tahun ini adalah pembagian 4.000 ketupat. Ini simbol empat tahun kepemimpinan Kanjeng Gusti, sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat,” paparnya.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Syawalan Mangkunegaran kembali menegaskan posisinya sebagai tradisi budaya yang hidup dan terus relevan. Pura Mangkunegaran pun memastikan kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang silaturahmi yang inklusif bagi semua kalangan.

“Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kami selenggarakan. Ini sudah menjadi agenda tahunan dan bagian dari komitmen kami untuk selalu dekat dengan masyarakat,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Pura Mangkunegaran #Mangkunegaran #Solo #Syawalan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Tradisi
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Lima kerbau bule menjalani latihan dengan mengitari Kompleks Keraton Solo, rute yang ditempuh bukan rute kirab malam 1 Suro.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Efisiensi yang dilakukan Pemkot Solo ini dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan publik di Kota Solo.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Indonesia
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Sebelumnya, viral video teror pocong berdurasi 30 detik gegerkan warga Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Indonesia
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Dana SPPG sepenuhnya berada di tangan BGN dan bukan tanggung jawab daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Bagikan