Tom Hanks Jadi Host Acara Pelantikan Joe Biden

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 20 Januari 2021
Tom Hanks Jadi Host Acara Pelantikan Joe Biden

Tom Hanks jadi pembawa acara pada pelantikan Joe Biden(Foto NDTV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PELANTIKAN presiden dan wakil presiden Amerika serikat (AS) terpilih, Joe Biden dan Kamala Harris, yang berbeda daripada sebelumnya akan menampilkan acara khusus di TV pada Rabu (20/1). Aktor Tom Hanks akan menjadi host untuk acara itu.

Program pelantikan berdurasi 90 menit itu akan disiarkan di jaringan siaran utama dan berita kabel, kecuali Fox yang justru menyediakan di layanan streaming. Kabar itu disampaikan dalam rilis berita dari tim pelantikan, dikutip People, Rabu (13/1).

BACA JUGA:

Bruce Springstein dan Sederet Musisi Turut Meriahkan Pelantikan Joe Biden

Acara spesial tersebut akan mencakup pidato oleh presiden terpilih AS, Biden, dan wakilnya, Harris. Selain itu, dihadirkan juga pertunjukan beberapa selebritas, seperti Ant Clemons, Jon Bon Jovi, Demi Lovato, dan Justin Timberlake. Clemons dan Timberlake akan menyanyikan Better Days yang mereka tulis bersama.

Timberlake mengatakan pada acara Today Show pada Rabu (13/1) bahwa ia sangat bersemangat dengan kesempatan itu serta menyebutnya sebagai kehormatan. "Kami mendapat panggilan telepon untuk diminta dan saya seperti, 'Uhh ya'," kata Timberlake sambil bercanda.

Pelantikan tahun berbeda karena diadakan di bawah bayang-bayang pandemi yang telah menewaskan lebih dari 350 ribu orang di AS.

Peristiwa pemberontakan mematikan di Capitol pada 6 Januari yang pesertanya didorong Presiden Donald Trump membuat pelantikan tahun ini menimbulkan tantangan lebih. Tak dapat dihindari, pertanyaan tentang keamanan dan kemarahan yang dipicu Trump pun mencuat. Namun, tim Biden menyatakan dapat mengatasinya.

Tim pelantikan Biden mengatakan acara khusus itu akan menyoroti kekuatan demokrasi, ketekunan rakyat AS, dan kemampuan untuk bersatu selama masa-masa sulit dan muncul lebih kuat daripada sebelumnya.

"Program itu akan merayakan pahlawan Amerika yang membantu sesama orang Amerika melalui krisis ini, termasuk pekerja garis depan, petugas kesehatan, guru, warga negara yang memberi kembali, dan mereka yang mendobrak hambatan," kata penyelenggara dalam siaran pers.

Sebagai pengganti perayaan tradisional secara langsung seperti pertunjukan musik, minggu pelantikan, dan pesta pelantikan, Biden akan menyelenggarakan parade virtual setelah dia mengambil sumpah di tangga Capitol dan pidato pelantikannya.

"Prioritas pertama kami ialah keselamatan. Jadi sementara banyak dari kita akan mengawasi dengan aman dari rumah, kita menciptakan momen koneksi nyata yang menyoroti era kepemimpinan inklusif Amerika baru yang bekerja untuk dan mewakili semua orang Amerika," kata CEO komite pelantikan, Tony Allen, dalam pernyataannya.

Acara TV spesial yang dibawakan Hanks akan tayang pada malam hari, setelah Biden dan Harris berpartisipasi dalam upacara militer dan Biden menghadiri peletakan karangan bunga bersama mantan presiden lainnya.(Kna)

#Selebritas #Joe Biden #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Dunia
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Militer AS menghancurkan dua kapal IRGC dan sistem rudal di Bandar Abbas, Iran. Insiden ini terjadi di tengah negosiasi dengan Iran, diduga sebagai serangan defensif.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Dunia
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Dunia
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka
Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz dalam waktu 30 hari ke depan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka
Indonesia
AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari
Kerangka kesepakatan awal antara Iran dan AS itu disebutkan masih belum disetujui oleh pihak Iran, menurut laporan itu yang juga mengutip seorang diplomat yang namanya dirahasiakan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari
Bagikan