TNI AU Siagakan Tiga pesawat Hercules Evakuasi Korban Kerusuhan Wamena
Pesawat Hercules (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Merahputih.com - TNI Angkatan Udara mengerahkan empat pesawat Hercules untuk mengevakuasi korban kerusuhan dari Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, ke Jayapura.
"Evakuasi hingga Kamis masih dilakukan," kata Komandan Lanud Silas Papare Marsekal Pertama TNI Tri Bowo Budi Santoso, Kamis (3/10).
Baca Juga:
Kisah Perantau Minang yang Selamat dari Kerusuhan Wamena dengan Pura-pura Mati
Satu dari empat pesawat Hercules yang digunakan untuk mengevakuasi korban kerusuhan Wamena saat ini sudah kembali ke Base Ops di Surabaya mengangkut 150 pengungsi asal Wamena. Mereka diturunkan di Makassar dan Surabaya.
Dengan demikian, tersisa tiga pesawat Hercules untuk mengangkut para pengungsi dari Wamena ke Jayapura.
"Pengungsi yang sudah dievakuasi ke Jayapura tercatat 8.087 orang dan jumlah itu akan bertambah," kata Tri Bowo.
Setibanya di Sentani, sebagaimana dikutip Antara, para pengungsi ditempatkan di tempat-tempat penampungan pengungsi yang ada di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.
Baca Juga:
Demonstrasi yang berujung kerusuhan di Wamena pada 23 September 209 menyebabkan lebih dari 30 orang meninggal dunia serta mengakibatkan kerusakan banyak bangunan rumah, kantor, kios, dan fasilitas umum. Peristiwa itu mendorong sebagian warga mengungsi dari Wamena. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026