Kesehatan

Turunkan Berat Badan Sambil Berpuasa ala Ade Rai

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 14 April 2022
Turunkan Berat Badan Sambil Berpuasa ala Ade Rai

Ade Rai membagikan tips menurunkan berat badan sambil berpuasa (Foto: instagram@ade_rai)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNTUK kamu yang ingin menurunkan berat badan sambil berpuasa, tidak perlu bingung. Karena, apabila kamu melakukan caranya dengan benar, bisa jadi berat badanmu akan turun.

Hal tersebut disampaikan oleh Co-Creator program Fita, Ade Rai. Binaragawan ternama itu menganjurkan, pentingnya untuk memperhatikan asupan yang kamu konsumsi ketika sahur.

Baca Juga:

Tips Ampuh Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut saat Berpuasa

Salah satu tips menurunkan berat badan sambil berpuasa, yakni jangan mengonsumsi karbohidrat saat sahur (Foto: instagram@ade_rai)

"Kalau saya mungkin pay attention-nya sebenarnya terhadap di sahur. Kalau sahur kita jadikan sebagai sebuah syarat. Misalnya kita ternyata hanya mau minum kopi atau teh saja. Atau kalau mau makan, kita masukkannya kalau bisa protein, lemak dan serat," jelas Ade Rai, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Menurut Ade Rai, agar penurunan berat badan sambil berpuasa bisa berjalan lancar. Maka ketika sahur sebaiknya jangan mengonsumsi karbohidrat, agar tubuh bisa menggunakan lemak sebagai sumber tenaga ketika berpuasa.

"Apabila saat sahur kamu tidak mengonsumsi karbohidrat, maka tidak terjadi kenaikan insulin. Jadi otomatis badannya hanya tahunya 'oh iya. Gula enggak masuk, jadi masih pakai lemak sebagai sumber tenaga," jelas Ade Rai

Baca Juga:

Meski Gorengan Paling Dirindukan, Dokter Sarankan Awali Buka Puasa Minum Air Putih

tak perlu khawatir tubuh kamu akan merasa lemas bila tidak mengonsumsi karbohidrat ketika sahur (Foto: instagram@ade_rai)

Lebih lanjut Aderai menambahkan, apabila kamu hanya mengonsumsi protein, lemak dan serat, contohnya misalkan kamu terakhir makan jam 9 malam, dan kamu baru makan lagi jam 7 atau setengah 7 hari berikutnya. Itu artinya kamu berpuasa hampir 22 jam.

Meski begitu, Ade Rai menjelaskan setiap tubuh manusia memiliki kecerdasan tersendiri, dalam mencari sumber daya energi lain, ketika seseorang tidak makan. Karena itu, kamu tak perlu khawatir tubuh kamu akan merasa lemas bila tidak mengonsumsi karbohidrat ketika sahur.

"Justru kadang-kadang ketika kita tidak makan, badan itu punya kecerdasan buat mencari yang namanya alternatif sumber daya energi yang lain. Makanya dia pakai lemak," tutupnya. (Ryn)

Baca Juga:

Waspadai Gejala Dehidrasi saat Berpuasa

#Kesehatan #Puasa #Tips Puasa #Ramadan #Ade Rai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan