Kesehatan

Tips Ampuh Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut saat Berpuasa

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 13 April 2022
Tips Ampuh Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut saat Berpuasa

Pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulu saat berpuasa (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT berpuasa, salah satu hal yang sangat dikhawatirkan banyak orang yaitu kebersihan gigi dan mulut. Karena itu, selama Ramadan menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting guna menghindari efek samping pada kesehatan. Dari mulai dehidrasi, mulut kering, hingga gangguan pencernaan.

Hal tersebut dipaparkan oleh dokter Ebadullah Shafi, kepala klinis Tajmeel Dental Centre Dubai. Menurutnya, masalah pada gigi dan mulut bisa muncul saat Ramadan.

Baca Juga:

Meski Gorengan Paling Dirindukan, Dokter Sarankan Awali Buka Puasa Minum Air Putih

"Karena puasa berjam-jam, produksi asam berlebih saat perut kosong serta pilihan makan makanan manis dan berminyak selama sahur dan buka puasa, ketidakseimbangan flora di dalam rongga mulut sangat mungkin terjadi," jelas Shafi, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Menyikat gigi setidaknya dua kali sehari selama dua menit. (Foto: pixabay/slavowjuboski)

Shafi menuturkan kondisi itu bisa menyebabkan mulut kering, bau mulut, penumpukan plak, hingga memicu kerusakan gigi jangka panjang.

Mengenai kesehatan gigi dan mulut di bulan Ramadan, Asosiasi Dental Amerika (ADA) merekomendasikan untuk menyikat gigi setidaknya dua kali sehari selama dua menit menggunakan sikat gigi yang lembut. Kebiasaan tersebut juga disarankan untuk dilakukan selama Ramadan.

Sementara itu, Asisten profesor divisi Ortodontik dari Imam Abdulrahman Bin Faisal University (IAU), Dr Suliman Shahin menjelaskan hal yang paling penting ialah memastikan menyikat gigi setelah makan sahur dan berbuka puasa. Hal itu guna membantu meminimalkan penumpukan plak atau lapisan lengket yang berubah menjadi karang gigi jika tidak dibersihkan.

"Menyikat gigi tidak memungkinkan plak berubah menjadi karang gigi dan dengan demikian mencegah kerusakan pada gigi. Selama Ramadan, karena orang-orang akan tanpa makanan dan air selama hampir 14-15 jam, mereka harus menyikat gigi setelah sahur dan berbuka puasa," tutur Shafi.

Baca Juga:

Pentingnya Membeli Produk Lokal Selama Ramadan

Kemudian, selain menyikat gigi dengan teratur, tips menjaga kebersihan gigi dan mulut yakni pilihlah sikat gigi berbulu lembut, atau sikat gigi herbal alami, seperti ranting siwak yang direkomendasikan ulama dan WHO.

"Itu karena siwak memiliki sifat antibakteri yang mencegah pembentukan plak dan melindungi gigi dari kerusakan email yang dapat disebabkan oleh menyikat gigi secara berlebihan dengan sikat berbulu keras," Jelas dokter Sahin

Tips selanjutnya yakni sikat, flossing, dan bilas. Dokter merekomendasikan untuk membudayakan kebiasaan membersihkan gigi dengan benang (flossing) secara teratur. Flossing dilakukan guna mencegah pertumbuhan bakteri di celah antara gigi tempat makanan bersarang.

dalam memilih makanan manis sebaiknya hanya dalam porsi kecil setelah hidangan utama. (Foto: pixabay/alexandra85foto)

Kemudian, jangan lupa membilas mulut dengan obat kumur berbasis chlorohexidine. Kandungan tersebut bisa mencegah segala jenis bakteri menumpuk, hingga meningkatkan kebersihan mulut yang baik.

Tips keempat, hindari pilihan makanan yang buruk. Shahin mengatakan penting bagi setiap orang untuk mengurangi kebiasaan untuk memilih makanan tinggi gula, seperti halnya jus buah buatan, dan makanan penutup tinggi gula.

Menurutnya, dalam memilih makanan manis sebaiknya hanya dalam porsi kecil setelah hidangan utama. Hal itu berguna untuk meminimalkan penumpukan asam yang cepat pada gigi, dan kerusakan gigi selanjutnya.

Selain kebersihan gigi, mulut kering dan bau mulut juga patut dihindari. Caranya, dengan memberikan perhatian khusus mulai dari sikat gigi, flossing setelah makan, dan menggunakan obat kumur ber-fluoride. Kemudian membilas mulut selama berwudu pun sangat membantu untuk mencegah mulut kering, dan berkembangbiaknya bakteri yang mengakibatkan kerusakan gigi. (ryn)

Baca Juga:

Waspadai Phishing Berkedok Promosi Belanja Jelang Ramadan

#Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan