Rambut Teman Rontok karena Terapi Kemo? Begini Cara Memberikan Dukungan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 17 Maret 2022
Rambut Teman Rontok karena Terapi Kemo? Begini Cara Memberikan Dukungan

Kenali cara mendukung yang tepat bagi teman penyintas kanker yang kehilangan rambut (Foto: Pixabay/marcojean20)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT seorang teman tengah melakukan terapi kemo sebagai bagian dari pengobatan kanker. Umumnya akan mengalami beberapa kondisi. Salah satunya yakni rambut rontok yang disebabkan oleh beberapa perawatan kemoterapi.

Sebagai seorang teman, tentunya kamu harus memberi dukungan saat rekanmu kehilangan rambutnya. Seperti yang dikutip dari laman mdanderson.org, ada beberapa tips untuk mendukung penyintas kanker yang kehilangan rambut.

Baca Juga:

Daging Merah Penyebab Kanker?

Kamu harus mengetahui cara yang tepat untuk mendukung penyintas kanker yang kehilangan rambut (Foto: Pixabay/rolandmey)

Pertama kamu harus memahami dan berempati pada kesedihannya. Penyintas kanker yang kehilangan rambutnya membutuhkan teman untuk memahami dan mengakui kehilangan serta emosi yang menyertainya.

Untuk itu, kamu bisa mendukung teman kamu yang mengalami kerontokan rambut dengan cara berempati pada kesedihannya. Kemudian memahami kondisinya, dan memberi tahu temanmu bahwa kondisi tersebut tidak menjadi masalah.

Lalu kamu persiapkan diri untuk merespon dengan dukungan ketika pertama kali melihatnya. Sebelum rambutnya rontok, mungkin teman sudah diketahui tengah berjuang melawan penyakit kanker, tapi kamu belum tahu bila rambutnya rontok.

Saat melihat seseorang teman yang kehilangan rambutnya, mungkin akan menjengkelkan bagi kamu, atau mungkin terasa menakutkan bagi teman kamu. Temanmu mungkin sadar diri dan bertanya tentang reaksi kamu.

Saat pertemuan pertama, cobalah untuk memahami emosi teman kamu. Apabila dia menangis, maka menangislah bersamanya. Namun, bila dia optimis dan bersikap normal, tersenyumlah dan bersikap biasa saja kepadanya.

Selain itu, berilah dukungan serta motivasi kepadanya. Tunjukan pada temanmu dengan kata-kata dan tindakan bahwa kamu terus mendukungnya apapun yang terjadi.

Baca Juga:

Anak Penyintas Kanker Perlu Pendampingan dan Perawatan Khusus

Kenali cara tepat mendukung penyintas kanker yang kehilangan rambut (Foto: Pixabay/padrinan)

Kemudian kamu jangan pernah mengatakan 'itu akan tumbuh kembali'. Meskipun arti kata-kata itu mungkin kamu maksudkan untuk menyemangatinya. Sayangnya itu bisa membuat teman kamu seolah-olah kamu menganggap remeh apa yang dia alami.

Memang benar, setelah teman kamu melakukan kemoterapi rambutnya akan tumbuh kembali. Tapi, mungkin waktu agar rambutnya kembali panjang seperti sebelumnya. Saat rambutnya tumbuh kembali, rambut keritingnya mungkin akan tumbuh lurus, dan rambut yang lurus mungkin menjadi keriting.

Jadi, meski benar bahwa rambut temanmu yang merupakan penyintas kanker akan tumbuh kembali, dia akan tampil tanpa rambut untuk waktu yang lama. Hadirlah disetiap saat dia membutuhkan teman.

Dengan memberikan dukungan yang tepat buat teman kamu akan membuat perasaan temanmu akan lebih baik, karena mendapat kasih sayang dan perhatian darimu. (Ryn)

Baca Juga:

Riset: Makanan Pedas Bisa Bantu Atasi Kanker

#Lipsus Maret Kanker #Kanker #Penyakit Kanker
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

ShowBiz
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sore. Ia meninggal usai berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Lifestyle
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
Penentuan terapi tidak lagi bersifat umum, tapi mempertimbangkan tipe kanker, stadium penyakit, hingga karakteristik genetiknya.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
ShowBiz
Kabar Duka Musik Rock, Vokalis 3 Doors Down Brad Arnold Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun
Vokalis 3 Doors Down, Brad Arnold, meninggal dunia di usia 47 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada 7 Februari 2026, usai berjuang melawan kanker.
Soffi Amira - Minggu, 08 Februari 2026
Kabar Duka Musik Rock, Vokalis 3 Doors Down Brad Arnold Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun
Indonesia
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Jenazah Ria Mariaty disemayamkan di rumah duka yang berada di kawasan Cinere, Depok. Keluarga pun meminta doa dari semua pihak atas meninggalnya beliau.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Dunia
Joe Biden Terapi Radiasi & Hormon Lawan Kanker Prostat Agresif, Hasilnya Ada Harapan
Tubuh Biden disebutkan merespons positif terapi radiasi dan hormon yang dijalani.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 Oktober 2025
Joe Biden Terapi Radiasi & Hormon Lawan Kanker Prostat Agresif, Hasilnya Ada Harapan
ShowBiz
Kate Middleton Kunjungi Taman Kesehatan, Curhat ke Pasien Kanker tentang Beratnya Masa Pemulihan
Pada September, ia mengumumkan telah menyelesaikan kemoterapi dan melakukan apa yang ia bisa untuk tetap bebas dari kanker.
Dwi Astarini - Jumat, 04 Juli 2025
Kate Middleton Kunjungi Taman Kesehatan, Curhat ke Pasien Kanker tentang Beratnya Masa Pemulihan
Dunia
Eks Presiden AS Joe Biden Didiagnosis Kanker Prostat, Agresif Menyebar ke Tulang
Kanker Joe Biden telah menyebar hingga ke tulang.
Wisnu Cipto - Senin, 19 Mei 2025
Eks Presiden AS Joe Biden Didiagnosis Kanker Prostat, Agresif Menyebar ke Tulang
Indonesia
Pasien Kanker Darah Tak Perlu ke Singapura, Kini Cangkok Sumsum Tulang Bisa di RS Kariadi Semarang
Angka survival rate para pasien yang sudah menjalani operasi cangkok sumsum tulang naik mencapai 50 persen.
Wisnu Cipto - Selasa, 15 April 2025
Pasien Kanker Darah Tak Perlu ke Singapura, Kini Cangkok Sumsum Tulang Bisa di RS Kariadi Semarang
Dunia
Perjuangan Richard Scoyler, Seorang Ahli Patologi yang Selamatkan Nyawa Ribuan Orang, Tapi Justru Kena Kanker Otak yang Tak Bisa Disembuhkan
Ikuti kisah inspiratif Richard Scolyer dalam perjuangannya melawan kanker otak.
Hendaru Tri Hanggoro - Rabu, 12 Maret 2025
Perjuangan Richard Scoyler, Seorang Ahli Patologi yang Selamatkan Nyawa Ribuan Orang, Tapi Justru Kena Kanker Otak yang Tak Bisa Disembuhkan
Fun
5 Fakta Kanker Darah, Dari Anak Kecil Sampai Lansia Bisa Kena
Kanker darah bukan cuma penyakit orang tua.
Ikhsan Aryo Digdo - Senin, 10 Maret 2025
5 Fakta Kanker Darah, Dari Anak Kecil Sampai Lansia Bisa Kena
Bagikan