MerahPutih.com - Perkembangan terkini kasus corona di ibu kota Kamis (29/10) di DKI Jakarta, tercatat positivity rate 9,5 persen dan penambahan kasus positif perhari sebanyak 713 jiwa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI, Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 8.490 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.707 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 713 positif dan 5.994 negatif.
Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 117.196. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 59.208.
Baca Juga:
Di Awal November, Solo Mulai Uji Coba Masuk Sekolah
"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 379 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 10.775 (orang yang masih dirawat atau isolasi," terangnya.
Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 104.235 kasus. Dari 104.235 positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 91.235 dengan tingkat kesembuhan 87,5 persen, dan total 2.225 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,1 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,5 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,4 persen.
Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.
Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19.
Tingkat Pasien COVID-19 di Jakarta 87,5 Persen
MerahPutih.com - Perkembangan terkini kasus corona di ibu kota Kamis (29/10) di DKI Jakarta, tercatat positivity rate 9,5 persen dan penambahan kasus positif perhari sebanyak 713 jiwa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI, Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 8.490 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.707 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 713 positif dan 5.994 negatif.
Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 117.196. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 59.208.
"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 379 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 10.775 (orang yang masih dirawat atau isolasi," terangnya.
Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 104.235 kasus. Dari 104.235 positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 91.235 dengan tingkat kesembuhan 87,5 persen, dan total 2.225 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,1 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,5 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,4 persen.
Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.
Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp).
Baca Juga:
Maulid Saat Pandemi, Anies Berharap Tidak Timbulkan Klaster Baru