Terobosan Baru, Golkar Luncurkan Kampanye Berbasis Aplikasi

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 08 April 2019
Terobosan Baru, Golkar Luncurkan Kampanye Berbasis Aplikasi

Aplikasi G4AR. (Screen Shoot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Golkar membuat terobosan dalam melakukan kampanye dengan merilis aplikasi G4AR yang mengusung user experience berupa augmented reality.

Ketua DPP Partai Golkar Bidang Inovasi Sosial, Dito Ariotedjo mengatakan, tujuannya agar kampanye yang dilakukan Golkar itu bisa lebih cepat, masif, dan menjangkau lebih banyak calon pemilih.

"Ini berupa aplikasi namun pengalaman yang didapatkan para pemilih lebih dari sekedar mengunduh," kata Dito seperti dilansir Antara , Senin (8/4).

Aplikasi G4AR. (Screen Shoot)
Aplikasi G4AR. (Screen Shoot)

Peluncuran aplikasi tersebut bersamaan dengan diskusi bertajuk 'Catatan Pemilu 2019: Kampanye Politik Masa Depan, Kekuatan Data dan Peran Teknologi' di Paradigma Coffee Cikini, Menteng, Jakarta.

Dito mengatakan, dengan aplikasi tersebut, pemilih dapat mengetahui informasi tentang Partai Golkar dan Jokowi-Ma'ruf dengan pengalaman baru.

Dia mencontohkan pemilih dapat mengetahui kiprah Partai Golkar, prestasi Jokowi, hingga profil Ma’ruf Amin namun dengan model yang sangat interaktif.

Dito menambahkan, pilihan untuk menggunakan augmented reality karena model tersebut sedang digandrungi anak muda terutama para penggemar permainan di ponsel pintar.

"Karena millennial sebagai digital natives, butuh merasakan pengalaman baru terus-menerus di dunia digital yang semakin inovatif," ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Golkar adalah partai dengan fokus pada masa depan, karena Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sejak awal mempromosikan persiapan menghadapi revolusi industri 4.0.

Karena itu dia menilai adaptasi terhadap teknologi kekinian seperti aplikasi tersebut adalah bagian dari nilai-nilai Partai Golkar yang menjunjung tinggi inovasi.

Di aplikasi tersebut menurut Dito, para pengguna bisa swafoto, berfoto bareng dengan template yang disediakan di dalam aplikasi dan foto-foto hasil olah digital di aplikasi tersebut bisa dibagikan ke media sosial pribadi milik pengguna.

"Aplikasi ini menarik karena digabungkan dengan aktivasi daring. Para pengunduh aplikasi ini akan ditautkan dengan aktivitas berbagi pengalaman melalui media sosial," katanya.

Selain itu Dito menjelaskan para calon pemilih tidak hanya mendapatkan pengalaman kampanye berbeda namun juga terlibat aktif di dalamnya karena tidak hanya menjadi target kampanye yang selama ini hanya menjadi obyek mobilisasi.

"Mereka kini bisa berpartisipasi bahkan menjadi bagian dari model baru kampanye karena ini atraktif, menarik, dan menyenangkan," katanya.

Dalam acara tersebut, praktisi data science, Jodhi Adhikaprama mengatakan lanskap politik saat ini dan ke depan berbeda dengan lanskap sebelumnya karena akan semakin banyak "uncertainty" dan "indirect variable" baru yang dulu tidak pernah diperhitungkan, ternyata berpengaruh pada strategi pemenangan.

Dia menilai data science memungkinkan kita mengumpulkan dan memprediksi variabel-variabel data baru tersebut seperti penggabungan data digital, media sosial, tindakan konsumen dan juga data non-digital untuk mendapatkan perspektif yang utuh.

Jodhi menilai langkah Golkar sudah tepat karena dalam dunia politik, bahkan sektor lainnya, setiap produk memang harus berinovasi salah satunya membuat produk yang mendekat dan memahami anak muda. (*)

Baca Juga: Hasil Survei Indikator, Golkar Kian Tenggelam Kalah Saing dengan Gerindra

#Partai Golkar #Kampanye Unik #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Partai Golkar mendorong ambang batas parlemen naik jadi 5 persen. Angka itu dinilai masih memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi partai politik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Indonesia
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Keluarga korban segera membawa Nus Kei ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Indonesia
Golkar Minta RUU Pemilu Segera Dibahas, Tahapan Awal Sudah Dekat
Golkar meminta pemerintah dan DPR untuk membahas RUU Pemilu. Hal itu dikarenakan Pemilu 2029 segera mendekati tahapan awal.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Golkar Minta RUU Pemilu Segera Dibahas, Tahapan Awal Sudah Dekat
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar: Tunggu Keputusan Prabowo
Partai Golkar angkat bicara soal isu reshuflle kabinet. Menurut Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan, bahwa hal itu merupakan wewenang Presiden.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar: Tunggu Keputusan Prabowo
Indonesia
Tingkatkan Kursi Golkar di DPR RI, Bahlil Lahadalia Pilih Jalur Caleg Papua Pemilu 2029
Orientasi Partai Golkar ke depan akan menitikberatkan pada hasil kerja nyata dan loyalitas para anggotanya
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Tingkatkan Kursi Golkar di DPR RI, Bahlil Lahadalia Pilih Jalur Caleg Papua Pemilu 2029
Indonesia
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan menanggapi usulan Partai Golkar soal pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Indonesia
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, terjaring OTT KPK pada Rabu (10/12). Golkar pun menghormati proses hukum yang berlaku.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Indonesia
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Partai Golkar sejak awal telah mengusulkan dan mendukung beliau beserta tokoh-tokoh lainnya untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Kemudian tahun ini baru terwujud.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Indonesia
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan Soeharto menjadi Pahlawan Nasional, menyoroti jasa program transmigrasi yang membentuk kebinekaan dan persatuan di Papua Selatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 November 2025
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Bagikan