Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. Foto: Dok. Partai Golkar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fraksi Partai Golkar di DPR RI mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi 5 persen dari sebelumnya 4 persen.

Usulan tersebut disertai konsep pengelompokan fraksi guna meningkatkan efektivitas kerja parlemen.

Ketua Fraksi sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhamad Sarmuji menyatakan, angka 5 persen dinilai masih memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi partai politik.

“Saya pikir 5 persen cukup memberi ruang bagi parpol untuk bersaing, tetapi nanti dikombinasikan dengan penambahan factional threshold,” kata Sarmuji di Jakarta, Kamis (23/4).

Baca juga:

Motif Pembunuhan Ketua DPD Golkar Nus Kei, Pelaku Dendam Saudaranya Dibunuh di Bekasi

Menurut dia, konsep pengelompokan fraksi akan diatur dalam revisi Undang-Undang MD3 dan menjadi bagian dari pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu yang masuk agenda legislasi prioritas DPR 2026.

Sarmuji menjelaskan, pengelompokan fraksi ditujukan bagi partai politik yang berhasil lolos ke parlemen, tetapi tidak memiliki jumlah kursi yang cukup untuk memenuhi komposisi alat kelengkapan dewan (AKD).

Saat ini, DPR memiliki 20 AKD yang terdiri atas 13 komisi dan tujuh badan. Dengan komposisi tersebut, setiap fraksi idealnya memiliki minimal 40 anggota agar dapat menempatkan perwakilan di setiap AKD tanpa rangkap jabatan.

“Jika ada partai yang lolos parlemen tetapi tidak memenuhi dua kali jumlah AKD, maka bisa dilakukan pengelompokan fraksi,” ujarnya.

Baca juga:

Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas

Ia menilai skema tersebut akan membuat kinerja DPR lebih efektif, sekaligus menghindari penumpukan tugas pada anggota tertentu.

Menurut Sarmuji, idealnya ambang batas fraksi disesuaikan dengan kebutuhan representasi di AKD agar anggota DPR tidak harus merangkap banyak posisi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan agar perubahan ambang batas parlemen tidak memberatkan partai politik.

Ia menyebut pembahasan revisi UU Pemilu saat ini masih berada pada tahap kajian dan simulasi internal di masing-masing fraksi. DPR, kata dia, tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan.

“Kita tidak ingin buru-buru, nanti malah digugat lagi ke Mahkamah Konstitusi,” kata Dasco. (Pon)

#Muhammad Sarmuji #Partai Golkar #Ambang Batas Parlemen
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Politikus PDIP Usulkan Ambang Batas Berjenjang Dari Tingkat Daerah
Usulan Yusril yang menyebut ambang batas minimal 13 kursi sesuai jumlah komisi di DPR RI, Said menilai angka tersebut belum ideal untuk representasi fraksi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Politikus PDIP Usulkan Ambang Batas Berjenjang Dari Tingkat Daerah
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
DPR Sebut Usulan Ambang Batas Parpol Berdasarkan Komisi sudah Lama Digodok
Pembahasan itu berkaitan dengan kebutuhan alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
DPR Sebut Usulan Ambang Batas Parpol Berdasarkan Komisi sudah Lama Digodok
Indonesia
Menko Yusril Usul Ambang Batas Parpol Sama dengan Jumlah Komisi di DPR
Menko Hukum Yusril Ihza Mahendra usulkan ambang batas parpol di DPR minimal 13 kursi sesuai jumlah komisi. Partai kecil bisa berkoalisi agar suara rakyat tetap terwakili.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Menko Yusril Usul Ambang Batas Parpol Sama dengan Jumlah Komisi di DPR
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Partai Golkar mendorong ambang batas parlemen naik jadi 5 persen. Angka itu dinilai masih memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi partai politik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Indonesia
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Keluarga korban segera membawa Nus Kei ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Indonesia
Golkar Minta RUU Pemilu Segera Dibahas, Tahapan Awal Sudah Dekat
Golkar meminta pemerintah dan DPR untuk membahas RUU Pemilu. Hal itu dikarenakan Pemilu 2029 segera mendekati tahapan awal.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Golkar Minta RUU Pemilu Segera Dibahas, Tahapan Awal Sudah Dekat
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar: Tunggu Keputusan Prabowo
Partai Golkar angkat bicara soal isu reshuflle kabinet. Menurut Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan, bahwa hal itu merupakan wewenang Presiden.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar: Tunggu Keputusan Prabowo
Bagikan