Kesehatan

Ternyata Pria Lebih Cepat Sembuh Dari Flu Dibandingkan Wanita, Ini Alasannya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 25 Juli 2018
 Ternyata Pria Lebih Cepat Sembuh Dari Flu Dibandingkan Wanita, Ini Alasannya

Pria lebih cepat sembuh dari flu daripada wanita (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FLU atau influenza merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang manusia. Tidak terkecuali pada pria atau wanita. Namun kenyatannya sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa pria lebih cepat sembuh dari virus tersebut, demikian menurut laman Independent.

Hal tersebut dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan para peneliti John Hopkins Bloomber School of Public Health. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan melalui jurnal berjudul Biology of Sex Differences. Tujuan penelitian untuk membuktikan pengaruh flu kepada pria dan wanita.

Tim peneliti melakukan percobaan dengan memberikan ekstrak sel tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki dan virus H1N1 kepada tikus jantan hidup. Seperti diketahui, virus tersebut juga dikenal sebagai virus flu burung yang sempat menghebohkan seluruh dunia beberapa waktu lalu karena menelan banyak korban.

Pria memproduksi amphiregulin yang tinggi (Foto: Pexels/Pixabay)

Hasil penelitian membuktikan tikus tersebut memproduksi amphiregulin yang tinggi. Amphiregulin merupakan faktor yang memiliki peran besar dalam perbaikan dan pengembangan jaringan tubuh. Sehingga mampu melawan virus tersebut.

Baca juga: Kurang Tidur Bikin Sering Kena Flu

Peneliti kemudian berasumsi bahwa produksi amphiregulin dalam jumlah banyak dapat memberikan kesembuhan dari flu pada pria lebih cepat. Penemuan ini semakin dikuatkan dengan memberikan virus yang sama terhadap tikus jantan, tanpa adanya pemberian sel manusia laki-laki. Tikus tersebut pulih lebih lambat dan sama dengan tikus betina dengan sel manusia wanita.

“Temuan baru di sini adalah bahwa perempuan juga memiliki perbaikan jaringan yang lebih lambat selama pemulihan, karena produksi amphiregulin yang relatif rendah,” kata kepala peneliti, Sabra Klein, PhD, yang juga bekerja sebagai profesor di Bloomberg School.

Pria memiliki hormon seks testosteron yang tinggi dibandingkan wanita (Foto: Pexels/bruce mars)

Profesor Klein menarik kesimpilan bahwa perawatan flu di masa depan perlu adanya menambahkan produksi amphiregulin. Sehingga kaum hawa yang cenderung lebih lama pulih dari flu dapat merasakan efek yang lebih baik.

Tim peneliti memang telah menemukan kemungkinan hubungan antara produksi faktor pertumbuhan dan waktu pemulihan influenza. Namun, mereka belum menentukan mengapa pria lebih mungkin untuk menghasilkan tingkat amphiregulin yang lebih besar daripada wanita.

Kemungkinan terbesarnya adalah pria memiliki kadar hormon seks testosteron yang lebih tinggi dibandingkan wanita. Selama penelitian, para peneliti juga menemukan bahwa testosteron juga berperan dalam melindungi tikus jantan dari gejala flu yang parah. (ikh)

Baca juga: Sedang Flu? Coba Nonton Film Horor Biar Sehat

#Flu Burung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Australia kini meningkatkan koordinasi antarwilayah untuk mencegah penyebaran lebih luas virus flu burung lewat jalur migrasi burung
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Indonesia
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
Arab Saudi melarang impor unggas dan telur dari Indonesia mulai 1 Maret 2026. Indonesia masuk dalam daftar bersama 39 negara lainnya.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
Dunia
Super Flu Jadi Sorotan Dunia Medis, Kenali Subclade K dan Risiko Penularannya
Super flu kembali jadi sorotan dunia medis akibat Subclade K influenza A/H3N2. Simak fakta ilmiah, risiko, dan cara melindungi diri.
ImanK - Selasa, 30 Desember 2025
Super Flu Jadi Sorotan Dunia Medis, Kenali Subclade K dan Risiko Penularannya
Dunia
Jerman Dilanda Wabah Flu Burung H5N1, 500 Ribu Unggas Dimusnahkan
Para ahli FLI memperingatkan skala penyebaran bisa menyamai musim dingin 2020–2021, ketika lebih dari dua juta unggas mati akibat flu burung di Jerman
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Oktober 2025
Jerman Dilanda Wabah Flu Burung H5N1, 500 Ribu Unggas Dimusnahkan
Dunia
Harga Telur di AS Akhirnya Turun, tapi Diprediksi akan Naik lagi Jelang Paskah
Sayangnya, konsumen masih harus membayar harga tinggi di toko kelontong.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
 Harga Telur di AS Akhirnya Turun, tapi Diprediksi akan Naik lagi Jelang Paskah
Video
Flu Burung Mewabah hingga belum Mereda, Telur pun jadi Langka di AS
“Kelangkaan telur menguras kantong masyarakat, tetapi secara dampak tidak cukup signifikan terhadap perekonomian,”
Rezita Kesuma - Sabtu, 15 Februari 2025
Flu Burung Mewabah hingga belum Mereda, Telur pun jadi Langka di AS
Dunia
Flu Burung Mewabah, Telur Langka di AS, belum Ada Tanda Mereda
Masalah kelangkaan telur telah melanda beberapa jaringan toko kelontong di tengah wabah flu burung terbesar dalam 10 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Februari 2025
Flu Burung Mewabah, Telur Langka di AS, belum Ada Tanda Mereda
Dunia
Kasus Flu Burung Terindentifikasi, 100 Ribu Bebek di AS Dimusnahkan
Risiko terhadap kesehatan masyarakat masih rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Januari 2025
Kasus Flu Burung Terindentifikasi, 100 Ribu Bebek di AS Dimusnahkan
Video
Kasus Pertama Flu Burung H5N1 di AS, Babi yang Terinfeksi Langsung Disuntik Mati
Saat ini, USDA telah karantina peternakan tersebut, serta awasi dengan ketat hewan-hewan lain di sana.
Rezita Kesuma - Jumat, 01 November 2024
Kasus Pertama Flu Burung H5N1 di AS, Babi yang Terinfeksi Langsung Disuntik Mati
Dunia
Kasus Pertama Babi di AS Terinfeksi Flu Burung H5N1 Langsung Disuntik Mati
Dari lima babi yang telah diuji di sebuah peternakan di Oregon, satu dinyatakan positif tertular flu burung H5N1.
Wisnu Cipto - Jumat, 01 November 2024
Kasus Pertama Babi di AS Terinfeksi Flu Burung H5N1 Langsung Disuntik Mati
Bagikan