Terlibat Pungli, Tiga Oknum PNS Cirebon Terjaring OTT

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 16 Februari 2017
Terlibat Pungli, Tiga Oknum PNS Cirebon Terjaring OTT

ilustrasi (foto Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tim Saber Pungli Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kembali menangkap tiga orang pegawai negeri sipil (PNS) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon, satu pegawai honorer dan seorang kepala dusun, pada Selasa (14/2).

Kelima orang tersebut terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli yang dibantu Satreskrim Polres Cirebon.

"Para pelaku kita tangkap sekitar jam 12.00 WIB sampai 15.30 WIB di kantor Disdukcapil Kabupaten Cirebon," ungkap Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra di Cirebon, Rabu (15/2).

Menurut Risto, para pelaku diamankan karena diduga telah melakukan pungli kepada warga yang akan mengurus akta kelahiran dan akta kematian.

"Modusnya para pelaku menerima uang pungli diduga untuk mempercepat proses pembuatan akta lahir dan kematian" papar Risto.

Dari tangan para pelaku pungli,Tim Saber Pungli berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp900 ribu dan berkas pembuatan akta kelahiran dan akta kematian.

"Dari pelaku S (PNS) barang bukti yang diamankan satu buah HP Samsung, uang tunai Rp400.000, tiga buah buku nikah dan tujuh berkas permohonan akta lahir," sebut Risto.

Kemudian dari pelaku NAR (PNS) barang bukti yang diamankan uang tunai berjumlah Rp300 ribu, enam berkas pembuatan akta kelahiran.

Sementara dari tangan AS (PNS) diamankan uang tunai Rp200 ribu dan tiga berkas permohonan akta kelahiran.

Sedangkan untuk EV pegawai honorer di Disdukcapil, Tim Saber Pungli mengamankan satu KTP sementara, satu berkas akta lahir dan satu HP Samsung warna putih.

"Dari TD, oknum Kepala Dusun Desa Tangkil, Kecamatan Susukan barang bukti yang disita berupa berkas akta lahir," kata Risto.

Artikel ini berdasarkan liputan Mauritz, kontributor atau reporter merahputih.com yang bertugas di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Untuk mengikuti artikel lainnya, baca juga: Dua Pelaku Begal Tewas Dihajar Massa di Jalur Pantura

#Pungli #Tim Saber Pungli #Cirebon #PNS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Viral Dugaan Pungli Lapas-Lapas di Jakarta, Kanwil Ditjenpas Bentuk Tim Investigasi
Isu dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Jakarta mendadak viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Viral Dugaan Pungli Lapas-Lapas di Jakarta, Kanwil Ditjenpas Bentuk Tim Investigasi
Indonesia
DPR Desak Pengangkatan PNS Harus Utamakan Buat Guru, Termasuk Pengelola Perpustakaan
Terdapat rencana pengalihan lebih dari 230.000 PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu. Selain itu sekitar 900.000 PPPK penuh waktu akan mengikuti proses seleksi pada awal tahun 2027
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
DPR Desak Pengangkatan PNS Harus Utamakan Buat Guru, Termasuk Pengelola Perpustakaan
Indonesia
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp31 Triliun Ubah Status PPPK ke Pegawai Pemerintah Pusat
Pemerintah memastikan kebijakan penambahan alokasi belanja pegawai tetap berada dalam koridor kehati-hatian fiskal yang ketat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp31 Triliun Ubah Status PPPK ke Pegawai Pemerintah Pusat
Indonesia
Kesempatan Guru PPPK Jadi PNS Terbuka Lebar, DPR dan Pemerintah Sepakati Skema UU ASN
Proses pengangkatan guru PPPK menjadi PNS mencakup cakupan luas, meliputi guru sekolah umum, guru madrasah negeri, hingga pendidik Taman Kanak-Kanak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Kesempatan Guru PPPK Jadi PNS Terbuka Lebar, DPR dan Pemerintah Sepakati Skema UU ASN
Indonesia
KPK Dalami Dugaan 'Uang Pelicin' di Loket Imigrasi Bali, Nilainya Capai Jutaan Rupiah
KPK menduga praktik pungli dilakukan secara langsung di loket pelayanan imigrasi.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
KPK Dalami Dugaan 'Uang Pelicin' di Loket Imigrasi Bali, Nilainya Capai Jutaan Rupiah
Indonesia
Berantas Pungli Polisi di Jalan, DPR Usul Hidupkan Lagi Anggaran Dana Patroli
Polri menghidupkan kembali dana patroli dan Bhabinkamtibmas untuk mencegah pungli polisi di jalan.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Berantas Pungli Polisi di Jalan, DPR Usul Hidupkan Lagi Anggaran Dana Patroli
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mau menghapus utang pensiunan PNS. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 23 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Dihadapan Anggota DPR, Presiden Perintahkan Bawahannya Inisiatif Bersihkan Birokrasi
Menurut Presiden, tidak ada satu pun pejabat atau aparatur sipil negara (ASN) yang posisinya tidak dapat digantikan apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum atau kinerja yang buruk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Dihadapan Anggota DPR, Presiden Perintahkan Bawahannya Inisiatif Bersihkan Birokrasi
Indonesia
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Kemendikdasmen dan lembaga terkait juga sedang membahas mekanisme seleksi bagi ratusan ribu guru non-ASN tersebut yang sudah masuk sistem Dapodik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Bagikan