Dua Pelaku Begal Tewas Dihajar Massa di Jalur Pantura

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 16 Februari 2017
Dua Pelaku Begal Tewas Dihajar Massa di Jalur Pantura

Pelaku begal yang tewas dihakimi massa. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang hendak merampas sepeda motor yang tengah melintas di Jalur Pantura, Desa Karanganyar, Blok Cilet, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, tewas dihajar warga. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (15/2).

Kapolres Indramayu AKBP Eko Sulistyo Basuki melalui Kasubbag Humas Polres Indramayu AKP Heriyadi mengungkapkan, kronologi kejadian tersebut berawal ketika korban Arief Rahman bin Yuni Haryanto (23) dan Yuni Haryanto bin Kasmin (49), warga Gang Bedengbaru RT 02/12, Kelurahan Pekalipan, Kota Cirebon sedang dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke Cirebon. Sampai di tempat kejadian, tiba tiba korban dipepet oleh tiga sepeda motor yang berboncengan.

Korban Haryanto yang curiga langsung tancap gas sambil menyuruh Arief untuk tancap gas, namun AR tidak bisa tancap gas, karena pelaku memepetnya.

Korban Arief yang dipepet, dipukul bagian helmnya oleh pelaku menggunakan sebilah golok dan pelaku yang lainya memegang tangan korban sambil mencabut kunci sepeda motor, namun Arief melawannya sehingga terjadi tarik menarik sepeda motor.

Korban terus dipepet pelaku dan dipukuli sehingga korban terjatuh. Para pelaku langsung mengeroyoknya, namun Arief melakukan perlawanan sambil berteriak minta tolong.

Haryanto yang merupakan ayah dari korban Arief langsung berhenti dan hendak menolong anaknya yang dikeroyok pelaku. Namun, pelaku menodong Haryanto dengan senjata api.

"Ditodong dengan senjata api, korban Haryanto lari dan meminta tolong kepada warga setempat," kata Heryadi

Warga yang datang membuat para pelaku lari berhamburan, namun tertangkap warga dan dihakimi.

"Warga yang marah dengan ulah para pelaku langsung menghakimi pelaku," ujarnya.

Dua pelaku tewas di TKP. Satu pelaku yang tewas diketahui berinisial RAK, sementara satu pelaku yang tewas lainnya tidak diketahui identitasnya.

"Untuk pelaku yang kabur, kita sedang lakukan pengejaran," kata Haryadi.

Artikel ini berdasarkan liputan Mauritz, kontributor atau reporter merahputih.com yang bertugas di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Untuk mengikuti artikel lainnya, baca juga: Asiknya Makan Oreo Dicampur Nitrogen di Garasi Cafe Cirebon

#Begal Motor #Jalur Pantura #Cirebon
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Habiburokhman menyoroti korban begal yang kini bukan hanya masyarakat biasa. Aparat kepolisian hingga warga negara asing pun disebut ikut menjadi sasaran para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Fun
Rekomendasi Kuliner di Jalur Pantura saat Mudik: Empal Gentong Cirebon hingga Lumpia Semarang
Mudik lewat jalur Pantura? Cicipi kuliner legendaris seperti Empal Gentong Cirebon, Sate Blengong Tegal, hingga Lumpia Semarang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Rekomendasi Kuliner di Jalur Pantura saat Mudik: Empal Gentong Cirebon hingga Lumpia Semarang
Indonesia
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri barang milik korban yang hilang, serta mendalami kemungkinan motif tindak kejahatan dalam peristiwa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Indonesia
Hindari Kemacetan di Tol saat Mudik Lebaran, Jalan Arteri Pantura dan Pansela Bisa Jadi Alternatif
Ada yang perlu dilakukan agar Jalan Arteri Pantura dan Pansela mendukung kelancaran arus mudik.
Frengky Aruan - Rabu, 18 Februari 2026
Hindari Kemacetan di Tol saat Mudik Lebaran, Jalan Arteri Pantura dan Pansela Bisa Jadi Alternatif
Indonesia
Rel di Pekalongan Terendam Banjir, Komisi V DPR Ingatkan Rentannya Infrastruktur Kereta Api
Banjir menggenangi rel kereta di Pekalongan. Komisi V DPR pun mengingatkan soal rentannya infrastruktur kereta api di Indonesia.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Rel di Pekalongan Terendam Banjir, Komisi V DPR Ingatkan Rentannya Infrastruktur Kereta Api
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Dinas Kesehatan DKI juga menerima rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memvisualisasikan pemberian layanan medis kepada pasien
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 November 2025
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Indonesia
Jalur Pantura yang Hubungkan Semarang dan Demak Masih Terendam Banjir Kamis Pagi, Ketinggian Air hingga 70 Cm
Hal ini menyusul hujan deras yang terjadi sejak selama dua hari mulai Selasa hingga Rabu malam.
Frengky Aruan - Kamis, 23 Oktober 2025
Jalur Pantura yang Hubungkan Semarang dan Demak Masih Terendam Banjir Kamis Pagi, Ketinggian Air hingga 70 Cm
Bagikan