Terima Dahulu Jangan Terburu-buru Dinasehati dapat Cegah Bundir

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 30 Desember 2023
Terima Dahulu Jangan Terburu-buru Dinasehati dapat Cegah Bundir

Mengalami kesedihan dan perubahan suasana hati yang bertahan lama. (freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KABAR kematian aktor asal Korea Selatan Lee Sun-kyun akibat bunuh diri mengejutkan semua orang. Bunuh diri masih menjadi bayang-bayang yang membungkus inbdividu yang memiliki gangguan kesehatan mental.

Seperti yang diungkap oleh Psikolog klinis dewasa Nirmala Ika bahwa mendengarkan, memvalidasi dan menerima perasaan orang terdekat yang bercerita tentang kondisinya yang putus asa dan bahkan ingin mengakhiri hidup, dapat menjadi langkah untuk membantunya.

Baca Juga:

Seni Bantu Perbaiki Kesehatan Mental

mental
Maka sebaiknya tanggapi hal tersebut dengan serius. (freepik/jcomp)

"Ketika ada orang terdekat kita cerita mengenai kondisi mereka, kita perlu mendengarkan, memvalidasi dan menerima dulu perasaan itu. Jangan buru-buru dibawa ke hal positif atau dinasehati panjang lebar," kata Nirmala kepada ANTARA melalui pesan elektroniknya, Jumat (29/12).

Menurut Ika bahwa orang yang berpotensi melakukan bunuh diri (bundir) hanya ingin ada orang sosok yang dapat memahami, menerima dia apa adanya tanpa menghakimi.

Jadi bila ada seseorang berbicara tentang bunuh diri. Kemudian menunjukkan faktor risiko yang dapat merugikan dirinya sendiri. Maka sebaiknya tanggapi hal tersebut dengan serius. Sebisa mungkin singkirkan benda apa pun yang dapat dia gunakan untuk upaya bunuh diri.

Bundir dapat dikaitkan dengan berbagai faktor dan tantangan sosial, ekonomi, dan budaya. Bahkan secara psikologis beragam, kompleks, dan saling terkait. Termasuk peristiwa kehidupan yang penuh tekanan seperti hilangnya mata pencaharian, pekerjaan, atau tekanan akademis, putusnya hubungan dengan seseorang atau diskriminasi.

Sebaiknya masyarkat mengetahui ciri orang yang sudah putus asa dan ingin mengakhiri hidupnya. Nirmala berpendapat bahwa cukup sulit mengetahui karena biasanya orang potensi bundir tidak terlalu menunjukkannya perilaku ke arah sana.

Baca Juga:

Gangguan Cemas jadi Masalah Kesehatan Mental Remaja

mental
Kita perlu mendengarkan, memvalidasi dan menerima dulu perasaan itu. (freepik/freepik)

"Mungkin mereka pernah menunjukkan pada orang-orang yang mereka percaya. Tetapi ketika respon orang-orang itu tidak sesuai yang diharapkan mungkin dia jadi tidak menunjukkan lagi," jelas Nirmala yang lulusan Universitas Indonesia.

Merujuk Cleveland Clinic yang dilansir dari Antara, ada sejumlah tanda peringatan umum pada seseorang yang berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Seperti dia mengalami kesedihan dan perubahan suasana hati yang bertahan lama. Lalu tiba-tiba menjadi tenang setelah periode depresi atau kemurungan.

Selain itu, dia memilih untuk menyendiri dan menghindari teman atau aktivitas sosial. Bisa jadi kehilangan minat atau kesenangan terhadap aktivitas yang sebelumnya disukai. Kemudian adanya perubahan sikap atau perilaku seseorang seperti berbicara atau bergerak dengan kecepatan atau kelambatan yang tidak biasa.

Ciri lainnya orang itu melakukan perilaku yang berpotensi membahayakan, seperti mengemudi sembarangan, berbicara tentang perasaan putus asa, tidak memiliki alasan untuk hidup, menjadi beban bagi orang lain, merasa terjebak atau berada dalam penderitaan emosional yang parah. (*)

Baca Juga:

Apa itu Tangisan Bahagia? Apa Dampak Positifnya?

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan