Apa itu Tangisan Bahagia? Apa Dampak Positifnya?

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 19 Desember 2023
Apa itu Tangisan Bahagia? Apa Dampak Positifnya?

Ungkapan bahagia tak melulu tentang senyum dan tertawa. (Pexels/EKATERINA BOLOVTSOVA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERKADANG saat kita merasa penuh dengan kebahagiaan dan emosi, kita akan meneteskan air mata. Jika biasanya kita mengasumsikan air mata itu hasil dari emosi kesedihan semata, namun hal itu tidaklah benar. Maka muncul istilah air mata bahagia atau tangisan bahagia.

Ketahuilah bahwa menangis ternyata baik untukmu. Ada dampak positif bagi kesehatan kamu dibalik air matamu itu. Selain itu, menangis dapat membantu kamu mengelola emosimu.

Baca Juga:

Gembira dengan Meningkatkan Self-Esteem

bahagia
Bahagia tak melulu tentang senyum. (Pexels/Pixabay)

Apa itu air mata bahagia?

Sebenarnya belum diketahui secara pasti mengapa kita bisa menangis karena merasa bahagia. Jelas tangisan bahagia berbeda dengan tangisan marah dan kesedihan. Tapi, melansir laman WebMD, terdapat tiga jenis air mata, yang dikategorikan berdasarkan penyebabnya, yaitu

Pertama, air mata dasar. Air mata ini sebenarnya ada di matamu sepanjang hari. Mereka bertindak sebagai pelumas dan desinfektan untuk mata kamu. Selain air dan garam yang mungkin kamu temukan pada air mata, ada juga lendir dan minyak. Minyak melindungi air mata agar tidak menguap.

Kedua, air mata psikis atau emosional. Kita menangis secara psikis atau emosional sebagai respons terhadap peristiwa emosional. Air mata ini mengandung hormon stres.

Ketiga, air mata yang mengiritasi. Air mata yang mengiritasi keluar dari matamu ketika ada sesuatu yang mengganggu atau masuk ke dalam matamu. Contoh umum adalah air mata yang didapat saat kamu sedang memotong bawang.

Baca Juga:

Me-Time saat Natal Supaya Tetap Bahagia

bahagia
Tertawa bahagia biasanya sampai mengeluarkan air mata. (Pexels/Elle Hughes)

Jenis air mata bahagia

Sebuah penelitian baru-baru ini memberi tahu kita bahwa ada empat jenis air mata positif yaitu hiburan, kasih sayang, keindahan, dan prestasi.

Hiburan, saat kamu menangis geli ketika menertawakan sesuatu atau menemukan sesuatu yang sangat lucu sehingga kamu tidak bisa menahan tangis.

Kasih sayang. Air mata kasih sayang mungkin terjadi saat kamu berada di pesta pernikahan atau saat kamu merasakan rasa syukur dan perasaan hangat yang tak terduga. Air mata kasih sayang untuk seseorang yang kamu sayangi adalah hal yang lumrah.

Kecantikan. Terjadi saat kamu menangis karena diliputi oleh pemandangan yang menakjubkan. Hal ini bisa terjadi ketika diliputi oleh musik yang indah atau pemandangan alam yang memukau.

Pencapaian. Air mata ini bisa terjadi ketika kamu mencapai sesuatu yang penting atau mengatasi suatu rintangan atau tantangan.

Sebuah studi meninjau bahwa lebih dari 13 ribu orang dan memiliki perbedaan budaya menghasilkan kecenderungan bahagia yang berbeda-beda. Orang-orang yang tinggal di masyarakat Barat atau masyarakat yang berfokus pada individu lebih cenderung menangis bahagia karena keindahan atau hiburan. Peserta yang hidup dalam budaya komunal lebih banyak menunjukkan air mata kasih sayang.

Dampak pada kesehatan

Perempuan lebih mungkin menangis karena bahagia dibandingkan laki-laki. Tangisan kebahagiaan selalu mempunyai tujuan. Tangisan bahagia dapat membantu kamu menjaga keseimbangan emosional.

Orang yang menangis karena bahagia sebenarnya bisa pulih lebih baik dari keterpurukan atas perasaan sedih yang menyebabkannya menangis. Kamu dapat memiliki dua emosi berbeda sebagai respons terhadap satu penyebab. Ini disebut dimorphous expression, ekspresi yang dapat membantu kamu mengatur emosi agar tidak membebani dirimu. (dgs)

Baca Juga:

Bahagianya Menjaga Rambut Berkilau dengan 5 Cara ini

#Desember Sebangsa Bahagia #Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan