Gembira dengan Meningkatkan Self-Esteem

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 18 Desember 2023
Gembira dengan Meningkatkan Self-Esteem

Setiap orang punya self-esteem yang harus dihargai. (Unsplash/Amir Seilsepour)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUAT kamu yang lagi galau, bingung mau ngapain, dan merasa sedang berada di titik terendah, coba deh lakukan self-esteem agar merasa lebih baik. Dengan self-esteem yang baik, seseorang bisa lebih mencintai, menghargai, dan menerima diri sendiri apa adanya, terlepas dari segala kekurangan yang dimilikinya.

Seperti dilansir Alodokter, self-esteem adalah cara seseorang dalam memandang, menghargai, dan mencintai diri sendiri. Istilah yang juga disebut dengan harga diri ini juga bisa menjadi bagian dari kesuksesan seseorang, terutama jika ia dapat mengelolanya dengan baik.

Kalau punya self-esteem yang rendah, kamu akan sulit menerima diri sendiri. Rendahnya self-esteem bahkan diketahui dapat meningkatkan risiko mengalami gangguan kecemasan dan depresi. Gangguan tersebut biasanya tidak terlihat secara kasatmata dan dinamakan duck syndrome.

Baca Juga:

Pentingnya Self-Esteem untuk Kesehatan Mental

Self-Esteem Bikin Kamu Makin Sayang Diri Sendiri
Self-esteem yang rendah bisa berasal dari mindset. (Unsplash/Annie Spratt)

Sebaliknya, self-esteem yang terlalu tinggi juga tidak baik. Karena bisa jadi tanda adanya gangguan kepribadian narsistik atau megalomania. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi nilai self-esteem seseorang. Sebagian faktor tersebut bahkan sudah ada sejak masak kanak-kanak, salah satunya pendapat orang lain.

Setiap hal, buruk atau baik, pasti akan selalu ada pendapat yang muncul dari orang lain. Kalau kamu fokus terhadap kelemahan dan hanya menghina kekuranganmu. Ini dapat membuat kamu merasa tidak diterima di lingkungan. Tak hanya itu, komentar yang dilontarkan melalui media sosial pun secara tidak langsung memengaruhi self-esteem seseorang.

Selain kata orang lain, pikiran dari diri sendiri juga bisa memberikan dampak besar. Oleh karena itu, sebaiknya ubah pikiran atau kata-kata negatif yang sering kamu ucapkan menjadi lebih positif.

Misalnya ketika mengalami kegagalan, cobalah untuk tidak menyalahkan diri sendiri. Kamu bisa mengatakan ke diri sendiri mungkin lain kesempatan saya bisa berhasil.

Baca Juga:

Kenali Manfaat Self-esteem Bagi Perkembangan Anak

Self-Esteem Bikin Kamu Makin Sayang Diri Sendiri
Jangan selalu menyalahkan diri sendiri. (Unsplash/Gian Cescon)

Jika kamu merasa memiliki self-esteem yang rendah, coba untuk menerima fakta tidak ada manusia yang sempurna. Kenali dan fokus pada bakat yang dimiliki, sehingga kamu pun merasa punya nilai positif.
Jalin komunikasi dan bangun hubungan dengan orang-orang yang bisa menerima kamu apa adanya dan membawa pengaruh positif.

Perlu diketahui, self-esteem setiap orang cenderung berubah-ubah dari waktu ke waktu. Berbagai aspek dalam kehidupan sehari-hari. Seperti hubungan interpersonal dengan orang lain dan pengalaman hidup, akan menentukan bagaimana cara kamu memandang diri sendiri.

Ketika menghargai diri sendiri dan memiliki self-esteem yang baik, kamu akan merasa nyaman dan berharga. (and)

Baca Juga:

Pentingnya Self-Talk di Masa Pandemi

#Kesehatan #Kesehatan Mental #Desember Sebangsa Bahagia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan