Gangguan Cemas jadi Masalah Kesehatan Mental Remaja

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 11 Oktober 2023
Gangguan Cemas jadi Masalah Kesehatan Mental Remaja

Saring yang mereka katakan dan ambil positifinya. (freepik/jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAHKAH kamu merasa tegang, keringat dingin, tangan berkeringat, dan jantung berdebar keras saat mengerjakan skripsi. Keluhan itu berulang lagi ketika tugasmu dapat banyak revisi dan coretan merah.

Akhirnya timbul rasa cemas dan tidak bisa tidur. Rasa cemas ini sebenarnya wajar terjadi pada mahasiswa tingkat akhir. Namun, akan berbeda saat keluhan tersebut sering muncul tanpa sebab dan datang berulang-ulang. Saat hal itu terjadi, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan penyedia layanan konseling.

Beroleh kecemasan berulang-ulang tanpa sebab, bisa jadi ini salah satu penanda kamu sedang mengalami gangguan kesehatan mental.

Baca Juga:

Nonton Konser Musik Baik untuk Kesehatan Mental

mental
Gangguan cemas merupakan gangguan mental paling banyak dialami oleh remaja (Pexels/Anna Shvets)


“Gangguan cemas merupakan gangguan mental paling banyak dialami oleh remaja,” tulis laporan penelitian Indonesia National Adolescent Mental Health Survei (i-NAMHS-Report).

Laporan tersebut memaparkan bahwa hanya 2,6 persen remaja dengan masalah kesehatan yang pernah mengakses layanan lembaga kesehatan mental. Padahal banyak lembaga yang menyediakan dukungan atau konseling untuk masalah emosi dan perilaku.

Tentu dalam mengerjakan skripsi atau tugas akhir perlu adanya ketengan agar kamu dapat produktif pada saat mengerjakan skripsi. Jika mental kamu tidak baik-baik saja, bagaimana kamu dapat menyelesaikan tugas kamu dengan tepat waktu.

Menurut Psycological Today, kesehatan mental sangat berkaitan dengan produtivitas. Gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan atau kelelahan dapat menurunkan motivasi dan produksi serta meningkatkan stres yang serius.

“Yang dikhawatirkan jika berlangsung konsisten dalam periode waktu yang lama. Mental seseorang yang terganggu akan mengubah karakternya secara perlahan menjadi negatif,” jelas dr. Sahat Hamonangan H, M.Biomed,Sp.Kj, dikutip dari RSD Mangusada.

Baca Juga:

Seni Bantu Perbaiki Kesehatan Mental

mental
Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengontrol emosi. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Jika kamu ingin menjaga kesehatan mental, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan mental. Menurut Sahat, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengontrol emosi. Belajarlah untuk tidak tersingung dengan yang dikatakan orang lain. Kemudian saring yang mereka katakan dan ambil positifinya.

Selain kontrol emosi, kamu dapat curhat kepada orang lain. Dengan bercerita kepada orang yang kamu percaya seperti sahabat atau teman dekat, dapat mengurangi beban yang kamu pikul. Kamu juga dapat mencoba hal baru yang memberikan manfaat positif.

Jika kamu bingung hal baru yang harus dilakukan, kamu bisa pergi keluar untuk sekedar jalan-jalan di ruang terbuka kurang lebih 10 menit. Meski hanya 10 menit, ini akan meredakan stres dan meningkatkan energi dalam tubuh. Jangan lupa istarat yang cukup, tentu untuk menjaga kesehatan mental perlu istiharat yang cukup setelah beraktivitas diluar.

Jika kamu merasa ada yang tidak beres dengan mental kamu, sebaiknya kamu segera konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan mental sebelum gangguan mental menjadi lebih parah. (aqb)

Baca Juga:

Hari Kesehatan Mental Dunia 2023, Kesehatan Mental Adalah Hak Asasi

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - 3 menit lalu
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan