Terbit Instruksi Ikhtiar Kemarau Panjang, Intip Isinya Ada 9 Poin!

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 14 April 2026
Terbit Instruksi Ikhtiar Kemarau Panjang, Intip Isinya Ada 9 Poin!

Ilustrasi musim kemarau panjang. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menerbitkan Instruksi Bupati (Inbup) Nomor 180/Bupati/47/IV/2026 yang berisi sembilan ikhtiar menghadapi musim kemarau.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berikhtiar menghadapi musim kemarau saat ini,” kata Thariq, dalam keterangannya kepada media, dikutip Selasa (14/4).

Thariq menekankan ikhtiar ini merupakan langkah kolektif masyarakat pesisir Gorontalo Utara untuk mengurangi dampak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung cukup panjang.

BMKG telah memprediksi musim kemarau 2026 lebih panjang dari rata-rata, dengan puncak kekeringan terjadi pada Juli–Agustus. Gorontalo termasuk wilayah dengan curah hujan rendah, sehingga potensi kekeringan dan keterbatasan air bersih menjadi perhatian utama.

Baca juga:

Strategi Pramono Anung Antisipasi Banjir, Manfaatkan Kemarau Panjang Buat Normalisasi Sungai Secara Total

Arahan Bupati Sebarkan di Medsos-Medsos

Bupati juga meminta ASN memanfaatkan media sosial dan platform instansi untuk menyebarluaskan instruksi ini agar diketahui seluruh masyarakat di 123 desa.

"Saya merasa dengan ikhtiar apalagi dilakukan bersama-sama, tantangan menghadapi musim kemarau dapat dilewati bersama-sama pula,” tuturnya, dilansir Antara.

Instruksi ikhtiar Kemarau itu kini disebarkan secara masif oleh aparatur sipil negara (ASN) hingga ke tingkat desa, bahkan melibatkan anggota DPRD kabupaten.

Baca juga:

El Nino Bakal Terjadi Pada Semester Kedua 2026, Perparah Musik Kemarau

9 Poin Instruksi Ikhtiar Kemarau Panjang

  1. Menjaga kebersihan lingkungan
  2. Menjaga sumber air bersih
  3. Tidak menebang pohon kecuali darurat
  4. Tidak membakar sampah atau rumput
  5. Berhati-hati menggunakan kompor gas, minyak, kayu bakar, dan alat listrik.
  6. Gotong royong membantu orang kesusahan dan korban bencana
  7. Gotong royong membersihkan saluran air (dari sampah dan timbunan).
  8. Seluruh masyarakat diinstruksikan agar aktif dalam mitigasi bencana
  9. Menanam cabe, tomat dan sayur di pekarangan dengan sistem hidroponik atau metode lain.

(*)

#Kemarau #Musim Kemarau #Gorontalo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
El Nino Ekstrem Kepung NTB, Satwa Endemik Terancam Punah Dilindas Kemarau
El Nino ekstrem hingga Desember 2026 mengancam kepunahan satwa endemik NTB akibat kekeringan parah
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
El Nino Ekstrem Kepung NTB, Satwa Endemik Terancam Punah Dilindas Kemarau
Indonesia
BPBD DKI Ingatkan Potensi Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
Wilayah yang masuk kategori Awas meliputi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, serta Kabupaten Kepulauan Seribu.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
BPBD DKI Ingatkan Potensi Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
Indonesia
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Sebanyak 2.000 santri Ponpes Budi Utomo menggelar Salat Istisqa di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Soloraya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kemarau Panjang Makin Terasa, 2.000 Santri Gelar Salat Istisqa dan Panjatkan Doa
Indonesia
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
BMKG mengingatkan ancaman El Nino sangat kuat saat musim kemarau 2026. Musim hujan diprediksi mulai bertahap pada pertengahan Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
Bagikan