Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla

Petugas BPBD berupaya melakukan pemadaman kebakaran di kawasan Desa Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. (ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — MUSIM kemarau diperkirakan akan dimulai pada Mei 2026. Menjelang musim kemarau ini, tiga daerah di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan daerah terbaru yang menetapkan status siaga yakni Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Sebelumnya, status serupa telah diberlakukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir.

"Sudah tiga daerah yang menetapkan status siaga karhutla, terbaru Muba. Sebelumnya, OKI dan Ogan Ilir sehingga provinsi juga bisa menetapkan status siaga," kata Sudirman, dikutip ANTARA.

Ia menjelaskan status siaga karhutla di OKI berlaku pada 14 April hingga 31 Desember 2026, Ogan Ilir pada 6 April hingga 30 November 2026, serta Muba pada 23 April hingga 30 November 2026. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan telah menetapkan status siaga pada 22 April hingga 30 November 2026.

Penetapan status siaga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap meningkat saat musim kemarau. Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mulai meningkatkan kesiapsiagaan, antara lain melalui patroli rutin di wilayah rawan karhutla. "Penetapan ini mempertimbangkan kondisi cuaca yang mulai kering serta munculnya sejumlah titik panas. Personel dan peralatan juga telah disiapkan untuk penanggulangan dini," ujarnya.

Baca juga:

BMKG Peringatkan Ancaman El Nino 2026, Risiko Kekeringan dan Karhutla Meningkat



Selain patroli darat, pemantauan melalui udara juga akan dilakukan untuk mendeteksi titik api sejak dini. BPBD Sumsel berencana mengusulkan dukungan 10 unit helikopter guna patroli udara dan operasi pengeboman air (water bombing).

Pihaknya juga mendorong daerah lain yang memiliki potensi rawan karhutla untuk segera menetapkan status siaga guna memperkuat upaya pencegahan.
Sudirman mengimbau masyarakat agar berperan aktif dalam mencegah kebakaran dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran.

"Langkah cepat ini diharapkan mampu meminimalkan dampak karhutla yang tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat," kata dia.(*)

Baca juga:

Luas Area Karhutla Tertangani di Aceh Barat 41,4 Hektare, Tersisa 16,3

#Sumatra Selatan #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Musim Kemarau
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Kondisi alam kali ini memerlukan kewaspadaan ekstra menyusul hadirnya potensi El Nino
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Indonesia
BNPB Mulai Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Jambi
. Jumlah titik panas atau hotspot di Indonesia saat ini telah mencapai 1.601 titik, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
BNPB Mulai Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Jambi
Indonesia
Musim Kemarau, Gubernur Jateng Minta Tambahan Kuota Penangkapan Kera
Terkait gangguan kera liar di kawasan pertanian, Pemprov akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk menambah kuota penangkapan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Musim Kemarau, Gubernur Jateng Minta Tambahan Kuota Penangkapan Kera
Indonesia
BMKG Prediksi Cuaca saat Idul Adha 2026, Sejumlah Wilayah Mulai Masuk Musim Kemarau
BMKG memprediksi bahwa cuaca saat Idul Adha 2026 berpotensi terik. Sejumlah wilayah pun mulai memasuki musim kemarau.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
BMKG Prediksi Cuaca saat Idul Adha 2026, Sejumlah Wilayah Mulai Masuk Musim Kemarau
Indonesia
Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla
Status serupa telah diberlakukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla
Indonesia
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Puncaknya di Agustus
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 lebih panjang dan kering dari normal. Puncak diperkirakan Agustus, dengan risiko kekeringan dan karhutla meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Puncaknya di Agustus
Indonesia
Terbit Instruksi Ikhtiar Kemarau Panjang, Intip Isinya Ada 9 Poin!
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berikhtiar menghadapi musim kemarau saat ini,” kata Bupati Gorontalo Utara
Wisnu Cipto - Selasa, 14 April 2026
Terbit Instruksi Ikhtiar Kemarau Panjang, Intip Isinya Ada 9 Poin!
Indonesia
Kesiapan Irigasi di Masa El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air irigasi dalam kondisi siap menghadapi fenomena El Nino Godzilla, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kesiapan Irigasi di Masa El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca
Indonesia
Kemarau Bakal Datang Lebih Awal, Pemprov Jakarta Belum Persiapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Pramono menilai, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mempercepat pembentukan awan hujan atau hujan buatan di Jakarta belum memiliki urgensi untuk dilakukan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Maret 2026
Kemarau Bakal Datang Lebih Awal, Pemprov Jakarta Belum Persiapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Komisi IV DPR Desak Pemerintah Antisipasi Kemarau Ekstrem, Ancaman Gagal Panen Mengintai
Komisi IV DPR meminta pemerintah untuk mengantisipasi kemarau ekstrem. Ancaman gagal panen pun mulai meningkat.
Soffi Amira - Selasa, 17 Maret 2026
Komisi IV DPR Desak Pemerintah Antisipasi Kemarau Ekstrem, Ancaman Gagal Panen Mengintai
Bagikan