BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla

Ilustrasi: Petugas mengangkut garam (NaCl) menuju pesawat BNPB Cessna PK-ALA di landasan parkir Posko Satgas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bandara Sultan Thaha, Jambi, Selasa (9/6/2026). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hma (ANTARA FOTO/WAHDI SEPTIAWAN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah strategis untuk memitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto mengatakan pelaksanaan OMC diprioritaskan pada wilayah yang membutuhkan pasokan curah hujan lebih tinggi untuk menjaga kelembapan lahan-lahan esensial khususnya mineral dan gambut dan mengisi cadangan air waduk.

Operasi modifikasi cuaca saat ini sedang dilakukan untuk mitigasi karhutla di beberapa tempat, seperti di Pekanbaru yang baru mulai hari ini dan di Palangkaraya yang juga sedang berjalan,

katanya.

Selain di Riau dan Kalimantan Tengah, rangkaian operasi serupa sebelumnya telah diselesaikan di Provinsi Aceh serta Sumatera Selatan sebagai bagian dari skema penanganan darurat di lapangan.

Adapun sepanjang pelaksanaan modifikasi tahun ini, BMKG mencatat telah merealisasikan sebanyak 17 proyek operasi untuk karhutla yang mencakup 169 hari operasi dan 290 sorti penerbangan di kawasan rawan.

Di samping penanganan karhutla, BMKG juga memfokuskan operasi modifikasi cuaca untuk pengisian danau dan waduk di wilayah tangkapan air, seperti Danau Toba di Sumatera Utara, hingga Danau Poso di Sulawesi Tengah, guna menjaga ketersediaan air bersih masyarakat.

BMKG bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut juga telah mendistribusikan armada pesawat Casa 212 Skadron Udara 4 untuk menyemai awan, termasuk di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat, baru-baru ini.

Pengerahan personel, pesawat, dan bahan semai di Bandung tersebut, dilakukan secara cepat usai diterbitkannya dukungan operasional dari Panglima TNI guna menjaga keandalan pasokan air di waduk-waduk strategis wilayah Jawa Barat,

katanya.

Modifikasi cuaca yang diintervensi melalui penyemaian senyawa kimiawi berupa garam atau Natrium klorida (NaCl) ke awan potensial ini tidak ditujukan untuk menciptakan awan baru, melainkan mengoptimalkan potensi awan hujan yang ada agar mampu menghasilkan jutaan meter kubik air untuk memadamkan atau mencegah karhutla. (*)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kebakaran #BMKG #Kekeringan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
BMKG memperkirakan sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan, bahkan beberapa wilayah diprakirakan mengalami hujan lebat disertai petir pada Senin, 28 September.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
Indonesia
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Mau bepergian minggu ini? Cek dulu prakiraan cuaca Indonesia dan potensi hujan sepekan periode 25-28 September 2026. Hati-hati ada ancaman angin kencang!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat pemadaman lahan yang masih terbakar, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan operasi udara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Indonesia
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Para aktivis lingkungan menentang keras penggunaan teknologi tersebut karena berisiko merusak lapisan ozon pelindung bumi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Bagikan