BMKG Prediksi Cuaca saat Idul Adha 2026, Sejumlah Wilayah Mulai Masuk Musim Kemarau

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
BMKG Prediksi Cuaca saat Idul Adha 2026, Sejumlah Wilayah Mulai Masuk Musim Kemarau

El Nino Godzilla mengancam Indonesia. (foto: unsplash/redccharlie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahpPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca pada Hari Raya Idul Adha berpotensi panas.

Hari Raya Idul Adha 1447 H sendiri jatuh pada Rabu (27/5) mendatang. Cuaca panas diprediksi terjadi di wilayah yang mulai memasuki musim kemarau.

"Berdasarkan prediksi BMKG, sebagian wilayah Indonesia, termasuk sebagian wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur diprakirakan mulai memasuki musim kemarau secara bertahap pada periode Mei II-III 2026," kata Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, kepada wartawan, Jumat (15/5).

Ia menjelaskan pada Dasarian III Mei 2026, yang bertepatan dengan periode Lebaran Haji, curah hujan di Indonesia diperkirakan terbagi menjadi kategori Tinggi 0,27 persen, Menengah 83,76 menengah, dan Rendah 15,97 persen.

Baca juga:

Cuaca Panas, Jemaah Haji Diminta Tidak Tunggu Rasa Haus Untuk Mulai Minum

Sedangkan untuk kategori tinggi (150-300 mm per dasarian), diperkirakan berada di sebagian wilayah Maluku. Lalu, kategori menengah (50-150 mm per dasarian) berada di sebagian besar Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, NTB, Sulawesi, Maluku Utara, dan Papua.

"Dengan gambaran tersebut, cuaca pada 27-28 Mei 2026 secara umum berpotensi terasa cukup panas atau terik pada pagi hingga siang hari, terutama di wilayah yang mulai memasuki musim kemarau," sambungnya.

Ida mengatakan, hujan lokal tetap berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari. Khususnya di wilayah dengan kelembapan tinggi atau kategori curah hujan menengah hingga tinggi.

"Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini perlu menjadi perhatian dalam perencanaan berbagai aktivitas, terutama pada periode Lebaran Haji," ungkapnya. (knu)

Baca juga:

31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca

#Cuaca Panas #Lebaran Haji #Idul Adha #BMKG #Musim Kemarau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Pramono Anung menyebut hujan yang mengguyur Jakarta pada Rabu (19/8) merupakan hasil operasi modifikasi cuaca BPBD DKI. Memanfaatkan awan Cumulus Congestus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Indonesia
Syarat dan Cara Daftar STMKG 2026 'Jalur Tol' Jadi ASN BMKG, Kuota Dibuka 130 Orang
STMKG resmi buka pendaftaran taruna baru 2026. Lulusan langsung jadi ASN BMKG tanpa tes CPNS. Kuota 130 taruna, syarat foto wajib latar merah.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Syarat dan Cara Daftar STMKG 2026 'Jalur Tol' Jadi ASN BMKG, Kuota Dibuka 130 Orang
Indonesia
BMKG Peringatkan Hujan Ringan Hingga Sedang Guyur Wilayah Jakarta Rabu, 19 Agustus 2026
Pergerakan angin serta kelembapan udara menyebabkan langit Jakarta beralih menyelimuti kawasan daratan utama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Agustus 2026
BMKG Peringatkan Hujan Ringan Hingga Sedang Guyur Wilayah Jakarta Rabu, 19 Agustus 2026
Indonesia
Ademkan Jakarta, BPBD Bakal Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
BPBD DKI juga terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kering yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir September.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Ademkan Jakarta, BPBD Bakal Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
BMKG mencatat 1.979 gempa susulan pasca gempa 7,7 SR di NTT hingga 17 Agustus 2026. Aktivitas masih fluktuatif, diperkirakan stabil dalam 2–3 pekan
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
Lifestyle
Tips Jaga Daya Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA pada Musim Kemarau
Cuaca panas dan meningkatnya polusi udara selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Tips Jaga Daya Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA pada Musim Kemarau
Olahraga
Bintang Bayern Jamal Musiala Kolaps di Final Telekom Cup Akibat Cuaca Panas, Bukan Cedera
Jamal Musiala kolaps usai mencetak gol di final Telekom Cup 2026. Bayern Munich menang 3-1 atas RB Leipzig.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
 Bintang Bayern Jamal Musiala Kolaps di Final Telekom Cup Akibat Cuaca Panas, Bukan Cedera
Indonesia
Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getaran Terasa hingga Palu
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut tak berpotensi tsunami.
Soffi Amira - Minggu, 16 Agustus 2026
Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getaran Terasa hingga Palu
Indonesia
Sejumlah Bangunan Rumah hingga Hotel di Labuan Bajo dan Maumere Rusak Imbas Gempa NTT
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari gedung yang retak.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Sejumlah Bangunan Rumah hingga Hotel di Labuan Bajo dan Maumere Rusak Imbas Gempa NTT
Indonesia
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
BMKG mencabut peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang dimutakhirkan menjadi M 7,0 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
Bagikan