BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah

Kepala BMKG Teuku, Faisal Fathani. (Foto: dok. BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dibandingkan kondisi normal.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, Jumat (5/6), Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino pada tahun 2026.

Prediksi tersebut telah disampaikan BMKG sejak Maret 2026 dan diperkuat oleh rilis World Meteorological Organization (WMO) pada 2 Juni 2026.

Kami telah menyampaikan sejak bulan Maret bahwa tahun ini akan terjadi fenomena El Nino. Kemudian pada tanggal 2 Juni kemarin, WMO juga telah merilis bahwa El Nino akan terjadi pada tahun 2026,

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani.

El Nino dan Musim Kemarau Fenomena Berbeda

Faisal menjelaskan bahwa El Nino dan musim kemarau merupakan dua fenomena yang berbeda, meskipun keduanya dapat memengaruhi pola curah hujan di Indonesia.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG hingga akhir Mei 2026, indeks ENSO telah mencapai +1,0 yang menunjukkan kondisi El Nino.

Pada periode yang sama, sekitar 28 persen wilayah Indonesia juga telah memasuki musim kemarau.

Menurut BMKG, kombinasi kedua kondisi tersebut berpotensi menyebabkan curah hujan lebih rendah dibandingkan kondisi klimatologis normal di sejumlah wilayah.

Baca juga:

Waspada El Nino Godzilla, Ini 7 Cara Bertahan di Musim Kemarau Panjang

Khusus di Jawa Barat, BMKG memprediksi sebagian besar wilayah mulai memasuki musim kemarau pada Mei hingga Juni 2026.

Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus, sementara beberapa wilayah berpotensi mengalami kemarau hingga September 2026.

Curah hujan selama periode tersebut diperkirakan berada pada kategori rendah hingga menengah dengan sifat hujan di bawah normal atau lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis.

Namun demikian, Faisal menegaskan karakteristik musim kemarau di Jawa Barat tidak berlangsung seragam karena setiap daerah memiliki zona musim yang berbeda.

Baca juga:

Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla

Menurut Faisal, sejumlah wilayah seperti kawasan pesisir utara Jawa Barat telah lebih dulu memasuki musim kemarau.

Sementara itu, wilayah lain seperti Bogor masih memiliki karakteristik cuaca yang berbeda sehingga peluang hujan tetap ada.

“Karena itu pemantauan perlu dilakukan secara spesifik berdasarkan zona musim,” jelasnya.

Pendekatan berbasis zona musim dinilai penting agar pemerintah daerah dapat mengambil langkah mitigasi yang lebih tepat sesuai kondisi masing-masing wilayah.

Baca juga:

Musim Kemarau, Gubernur Jateng Minta Tambahan Kuota Penangkapan Kera

Durasi Kemarau Diperkirakan Capai Tujuh Bulan

BMKG memperkirakan durasi musim kemarau tahun ini berlangsung antara tiga hingga tujuh bulan, tergantung karakteristik wilayah.

Untuk mendukung upaya mitigasi, BMKG akan terus memperbarui informasi iklim, kondisi hari tanpa hujan, hingga potensi kekeringan yang terjadi di berbagai daerah.

Informasi tersebut akan disampaikan secara berkala kepada pemerintah daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan dan langkah antisipasi.

BMKG menilai kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering.

Langkah mitigasi diperlukan untuk meminimalkan risiko kekeringan, menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat, mempertahankan ketahanan pangan, serta mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. (Knu)

#Fenomena El Nino #Kemarau #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hujan Diperkirakan Guyur Jakarta, Rabu (30/9)
Wilayah DKI Jakarta pada pagi hari seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah hingga cerah berawan.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Hujan Diperkirakan Guyur Jakarta, Rabu (30/9)
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
BMKG memperkirakan sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan, bahkan beberapa wilayah diprakirakan mengalami hujan lebat disertai petir pada Senin, 28 September.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
Indonesia
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Mau bepergian minggu ini? Cek dulu prakiraan cuaca Indonesia dan potensi hujan sepekan periode 25-28 September 2026. Hati-hati ada ancaman angin kencang!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Bagikan