Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air

BPBD Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan air bersih wilayah kekeringan di Jateng, Selasa (27/7). (Dok. BPBD Jateng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah mencatat telah menyalurkan 6,8 juta liter air bersih ke 25 kabupaten/kota yang terdampak kekeringan sampai akhir Juli. Hingga 24 Juli 2026, bantuan tersebut telah menjangkau 61.139 kepala keluarga atau 184.643 jiwa. Bantuan itu sebagai langkah memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi mengatakan wilayah terdampak kemarau kini meliputi 83 kecamatan dan 148 desa, sedangkan 11 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

“Total yang sudah diperbantukan atau terdistribusi sampai 24 Juli 2026 mencapai 6,8 juta liter air bersih,” kata Bergas saat melaporkan perkembangan penanganan kekeringan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Senin (27/).

Ia mengatakan, dari total distribusi tersebut, lanjutnya, sebanyak 4.853.800 liter berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah kabupaten/kota.

Baca juga:

16 Daerah Jateng Siaga Kekeringan, Pemprov Guyur 3,2 Juta Liter Air Bersih



Sementara itu, 1.951.500 liter lainnya merupakan bantuan dari CSR, PMI, TNI-Polri, serta berbagai instansi lainnya. Kabupaten Klaten, Pemalang, dan Banjarnegara menjadi daerah dengan volume distribusi air bersih terbesar. Meski penyaluran terus berlangsung, Bergas memastikan stok air bersih masih sangat memadai.

Dari total 44,9 juta liter yang disiapkan melalui APBD kabupaten/kota, sekitar 40 juta liter masih tersedia sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan tetap dapat dipenuhi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

“Hal yang perlu diperhatikan yakni ritme distribusinya. Dari sisi ketersediaan air maupun anggaran masih mencukupi,” ujarnya.

Selain kekeringan, BPBD juga mengingatkan peningkatan ancaman kebakaran selama musim kemarau. Dalam periode 5 Juni hingga 19 Juli 2026, tercatat 275 kejadian kebakaran, terdiri atas 56 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta 219 kebakaran gedung dan rumah.

Kerugian akibat karhutla diperkirakan mencapai Rp 607 juta, sedangkan kebakaran gedung dan rumah menimbulkan kerugian sekitar Rp 27 miliar. Lahan tebu menjadi area yang paling banyak terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Ia menegaskan antisipasi dampak kemarau telah dipersiapkan sejak awal. Seluruh kepala daerah diminta melakukan mitigasi, memetakan wilayah rawan, serta memastikan distribusi air bersih berjalan cepat dan tepat sasaran. “Intinya kebutuhan air bersih masih cukup, tinggal distribusi,” kata dia.

Luthfi menambahkan usul bantuan pompa air kepada Menteri Pertanian telah disetujui dan kini tinggal ditindaklanjuti oleh Dinas Pertanian dan Peternakan agar bantuan segera disalurkan ke daerah yang membutuhkan.

“Kemarin saya sudah ajukan ke Menteri Pertanian untuk bantuan pompa air. Sudah disetujui, tinggal ditindaklanjuti agar segera dikirim,” jelasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

BMKG: Hampir Separuh Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Terjadi Agustus-September 2026

#Kemarau #Jawa Tengah #Kekeringan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Bea Cukai Surakarta mengamankan 12.866.052 batang rokok ilegal dan 164.400 ml MMEA. Potensi kerugian negara mencapai Rp12,53 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Indonesia
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Produksi jagung Jateng mencapai 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen, atau sekitar 17,02 persen dari produksi nasional.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Berita
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Abu Bakar Ba’asyir diduga kelelahan setelah melakukan perjalanan untuk menghadiri pemakaman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Langkah penanganan darurat ini diambil sebagai bentuk respons cepat dalam menghadapi gelombang musim kemarau yang melanda dalam beberapa tahun terakhir.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan yakni dengan terus mengurangi ketimpangan antara jumlah kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Bagikan