Suhu Dingin Bakal Melanda Berbagai Wilayah di Puncak Kemarau, Tahun 1994 Capai 17,4 Celcius.

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Suhu Dingin Bakal Melanda Berbagai Wilayah di Puncak Kemarau, Tahun 1994 Capai 17,4 Celcius.

Dieng. Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai suhu udara dingin yang terjadi pada malam hingga pagi hari di berbagai wilayah, terutama menjelang puncak musim kemarau yang diprakirakan terjadi pada Agustus 2026.

Saat ini, ejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng) telah memasuki musim kemarau dengan karakteristik suhu yang cenderung lebih dingin pada malam dan pagi serta panas menyengat pada siang hari.

Secara umum sejumlah wilayah Jawa Tengah, khususnya Cilacap dan sekitarnya, sudah masuk musim kemarau. Beberapa cirinya sudah tampak, suhu udara pada malam dan pagi hari lebih dingin dibanding biasanya, sedangkan pada siang hari sinar matahari terasa lebih menyengat karena tutupan awan lebih sedikit,

kata Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo.

Suhu udara minimum yang terpantau di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap pada 19 Juni 2026 berada di kisaran 24 derajat Celcius dan masih dalam kondisi normal secara klimatologis.

Baca juga:

Kemarau 2026: Pemerintah Genjot Teknologi Hemat Air dan Pola Tanam Efisien Jaga Target Swasembada

Namun di wilayah dataran tinggi, seperti Cilacap bagian barat, Banyumas, dan sekitarnya, suhu udara dapat terasa lebih dingin dibanding wilayah pesisir selatan. Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan suhu seiring bertambahnya ketinggian tempat.

Kondisi ini merupakan fenomena alami yang umum terjadi pada musim kemarau,

katanya.

Berdasarkan data klimatologi periode 1991-2020, suhu minimum absolut pada bulan Juni di Cilacap pernah mencapai 18,8 derajat Celcius yang terjadi pada tahun 1994.

Bahkan secara klimatologis suhu paling rendah pernah tercatat pada Agustus 1994 yang mencapai 17,4 derajat Celcius.

Artinya kondisi suhu minimum saat ini masih normal. Ke depan suhu udara masih berpotensi lebih dingin, terutama saat puncak musim kemarau,

katanya.

Selain suhu udara yang lebih rendah, pihaknya mencatat adanya potensi kemunculan kabut pada musim kemarau, khususnya pada malam hingga pagi hari. Menurut dia, fenomena tersebut merupakan kabut radiasi yang terjadi akibat pendinginan permukaan bumi secara cepat pada malam hari.

Pada kondisi langit cerah tanpa awan, panas matahari yang tersimpan di permukaan tanah pada siang hari dilepaskan kembali ke atmosfer pada malam hari.

Proses tersebut menyebabkan penurunan suhu secara cepat sehingga uap air di dekat permukaan berubah menjadi butiran air kecil yang melayang di udara dan membentuk kabut.

Fenomena ini umum terjadi pada malam hingga pagi hari dan akan menghilang setelah matahari terbit serta mulai menghangatkan suhu udara,

katanya.

Ia mengatakan kondisi udara yang lebih dingin dapat dirasakan lebih nyaman oleh sebagian masyarakat, namun dapat pula menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga yang sensitif terhadap suhu rendah atau memiliki alergi dingin.

#Kemarau #Suhu Udara #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Hujan Diperkirakan Guyur Jakarta, Rabu (30/9)
Wilayah DKI Jakarta pada pagi hari seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah hingga cerah berawan.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Hujan Diperkirakan Guyur Jakarta, Rabu (30/9)
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
BMKG memperkirakan sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan, bahkan beberapa wilayah diprakirakan mengalami hujan lebat disertai petir pada Senin, 28 September.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
Indonesia
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Mau bepergian minggu ini? Cek dulu prakiraan cuaca Indonesia dan potensi hujan sepekan periode 25-28 September 2026. Hati-hati ada ancaman angin kencang!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Bagikan