Tembak Mati Dua Rampok, Anggota Pasukan Katak Dapat Penghargan Polisi
Pemberian penghargaan kepada Mayor Tunggul Waluyo oleh Polerstabes Surabaya, Kamis (6/7). (MP/Budi Lentera)
Usai menembak mati dua dari tiga pelaku yang merampok rumahnya, Paopsjar Sekopaska Pusdiksus Kodikopsla Surabaya Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo akhirnya mendapat penghargaan dari Kapolrestabes Surabaya Kombes (Pol) Mohammad Iqbal, Kamis (6/7).
Penghargaan tersebut diberikan atas keberanian dan keahliannya dalam menggagalkan aksi kejahatan yang dilakukan para perampok yang merupakan DPO polisi.
"Walaupun tindakannya mematikan, ini harus diapresiasi. Artinya, seluruh masyarakat harus mempunyai kepedulian untuk meningkatkan daya cegahnya mengamankan lingkungannya," kata Kombes (Pol) M Iqbal usai memberikan piagam penghargaan dan tali asih di ruangannya.
Menurut Iqbal, apa yang dilakukan Mayor Tunggul seperti halnya dengan strategi polisi yang disosialisasikan pada masyarakat untuk menjadi polisi bagi diri sendiri.
Memang, lanjut M Iqbal, tidak semua masyarakat punya atau memilki keahlian dalam bersenjata. Tetapi, Iqbal meyakini jika banyak masyarakat yang mempunyai keahlian bela diri.
"Kalau punya ilmu bela diri kan banyak. Nah, jaga diri baik-baik untuk mempertahankan diri, termasuk turut membantu keamanan lingkungannya," lanjutnya.
Sementara seusai menerima penghargaan, Mayor Tunggul mengaku bersyukur atas penghargaan khusus yang diberikan kepadanya.
"Sebenarnya tindakan yang saya lakukan hanya untuk membela diri mengamankan keluarga. Pelaku itu mengeluarkan pistol yang tidak bisa dilawan dengan tangan kosong," ujarnya.
Mayor Tunggul juga mengaku berterima kasih kepada TNI AL yang telah memberikan inventaris senjata yang bisa dimanfaatkan sesuai ketentuan yang berlaku untuk mengamankan wilayah, termasuk bisa membantu pihak kepolisian.
Sebelumnya, Mayor Tunggul menembak Abdul Azis dan Nadi Binto yang berupaya merampok rumahnya di Jalan Simorejo, Surabaya. Ia terpaksa menembak lantaran pelaku mengeluarkan senjata pistol jenis airsoft gun.
Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya di: Rampok Rumah Anggota Pasukan Katak, Dua Pelaku Tewas
Bagikan
Berita Terkait
TNI AL Telah Kerahkan 20 Kapal Perang Bantu Pemulihan Daerah Bencana di Sumatera
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
KRI Semarang-594 Pembawa Logistik Korban Bencana Sumatra Mulai Bersandar, Bantuan Didistribusikan Pakai Helikopter
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?
Armada Tempur Laut Bertambah, TNI AL Siap Sambut KRI Prabu Siliwangi