Parenting

Tantrum pada Anak saat Perjalanan Mudik, Hadapi dengan Cara Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 08 April 2024
Tantrum pada Anak saat Perjalanan Mudik, Hadapi dengan Cara Ini

Ilustrasi anak-anak di dalam mobil. (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANAK-anak tak selalu bisa duduk diam dan tenang. Rasa bosan dalam perjalanan panjang, misalnya, bisa memicu rasa kesal sehingga anak-anak berulah atau bahkan menjadi tantrum. Tantrum merupakan luapan amarah atau frustrasi si kecil. Luapan ini bisa berupa tangisan kencang, menjerit, melempar barang, memukul, hingga berguling-berguling di lantai. Kondisi ini disebabkan keterbatasan anak untuk mengekspresikan perasaannya.

Secara umum, anak menjadi tantrum ketika ia sedang merasa lapar, lelah, bosan, dan stres. Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun dan di mana saja, termasuk saat perjalanan mudik. Nah, jika si kecil tantrum saat perjalanan mudik, berikut beberapa tips yang bisa bunda lakukan untuk menenangkanya.

Baca juga:

Cegah Tantrum Sejak Dini, Performa Anak pun Meningkat

1. Sikapi dengan tenang dan sabar

Hindari memarahi atau memukul anak saat ia tantrum. Menyikapi tantrum anak dengan emosi justru akan membuat kamu semakin marah dan si kecil malah menjadi lebih rewel.

Lebih baik, hadapilah dengan tenang dan sabar. Dengan begitu, tantrum si kecil mungkin akan lebih mudah diredakan.

2. Pisahkan anak menjauh dari orang lain

Bila memungkinkan, bawa si kecil yang sedang tantrum menjauh dari penumpang lain. Apabila mudik dengan pesawat atau kereta, gendonglah anak yang sedang tantrum ke bagian belakang kabin pesawat atau gerbong kereta. Jika mudik menggunakan mobil, kamu bisa berhenti sejenak dulu rest area.

Saat berada di tempat yang tenang, biarkan anak meluapkan emosinya sembari berikan sentuhan, ciuman, atau pelukan hangat untuk membuatnya lebih tenang.

3. Cari tahu penyebab dan validasi perasaannya

Saat tantrum mulai mereda, coba cari tahu penyebab si kecil menangis dengan cara bertanya secara langsung. Setelah itu, kamu bisa menjelaskan bahwa perilakunya tidak benar dan ia harus bersikap tenang.

Selain itu, memvalidasi perasaan juga bisa membuat anak yang tantrum menjadi lebih tenang.

4. Alihkan perhatian anak

Selain karena lapar dan lelah, tantrum pada anakbisa juga disebabkan rasa bosan. Jika begini, bunda bisa mengalihkan perhatiannya dengan melakukan berbagai kegiatan menyenangkan selama perjalanan. Kamu bisa mengajaknya bermain dengan mainannya, menonton kartun, membacakan buku, atau mewarnai bersama.

Mengatasi anak tantrum saat perjalanan mudik bisa terasa rumit. Akan tetapi, dengan ketenangan dan kesabaran dalam menyikapinya, anak tantrum mungkin akan lebih cepat mereda dan perjalanan mudik bisa terasa menyenangkan.

Selain itu, penting untuk menyiapkan perjalanan mudik saat pergi bersama si kecil. Sebelum melakukan perjalanan mudik, beri tahu terlebih dahulu tentang apa yang akan ia lalui nanti. Pastikan juga anak cukup tidur dan dalam kondisi yang sehat sebelum pergi mudik.(*)

Baca juga:

Cara Mendamaikan Anak Tantrum

#Mudik #Parenting #Temper Tantrum
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Indonesia
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP di 115 Terminal Tipe A menjelang libur Iduladha 2026. Penumpang diminta cek kelaikan armada lewat aplikasi Mitra Darat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Berita
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Program Mudik Bareng Diton 2026 sukses memberangkatkan pemudik gratis dari Cikarang ke Surabaya dan Yogyakarta. Kuota meningkat karena antusiasme tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Indonesia
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang, ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
22 kapal di antaranya menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) di Dermaga III, Dermaga MB 4, LCM dan Dermaga Bulusan, serta didukung empat kapal perbantuan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang,  ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
Indonesia
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Pembentukan TGPF juga menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Indonesia
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Sejumlah bus penumpang dari berbagai daerah baik dari Pulau Jawa maupun Sumatera terus berdatangan, pada Minggu (30/3)
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Bagikan