Tangkal Radikalisme, Polri Jalankan Program 1.000 Masjid
Ilustrasi. (MP/Dery Ridwansah)
MerahPutih.com - Untuk menangkal gerakan radikalisme di Provinsi Gorontalo, pihak kepolisian daerah menjalankan Program 1.000 Masjid.
Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Rachmad Fudail mengatakan, program tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan ajaran agama yang benar.
"Karena masih saja ada ajaran yang tidak memberikan hal yang baik, seperti memengaruhi warga untuk berbuat radikal, antipati kepada pemerintah serta Pancasila," kata Brigjen Fudail seperti dikutip dari Antara, Kamis (29/12).
Ia menegaskan, Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan berbagai penyuluhan serta sosialisasi, agar masyarakat tidak salah paham.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono mengatakan, program tersebut digelar setiap minggu dengan melibatkan 20-30 personel Sabhara Polda.
"Setiap minggu personel turun ke masjid-masjid, di setiap kecamatan untuk melaksanakan iktikaf secara bergantian, kegiatan itu dimulai sejak siang hingga malam hari," kata Wahyu.
Bentuk kegiatan dari program itu adalah salat berjemaah, mengaji, serta tausiyah yang juga berisikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terkait penyebaran radikalisme dan imbauan lainnya.
"Target dari program ini adalah dengan mendatangi seluruh masjid yang ada di Provinsi Gorontalo, selain dari personel Polri, kita juga bersama prajurit TNI melaksanakan kegiatan ini secara bergantian di masjid yang ada di Polres maupun di Kompi dan batalyon," pungkasnya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Laporan terhadap 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Menumpuk, Polisi belum Lakukan Pemanggilan karena masih Prioritaska Periksa Ahli dan Saksi
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak Diluncurkan di Seluruh Indonesia, Momentum tepat Buktikan Polisi Sosok Empatik terhadap Semua Gender
Menko Yusril Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Bulan, Bantah Ada Penolakan dari DPR
Polri Pastikan Korban TPPO tak Dipidana dan Wajib Dilindungi
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
MK Bolehkan Polisi Bertugas di Jabatan Sipil asal Sesuai Undang-Undang, Pengamat Minta tak Ada lagi Keraguan
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan