Tangis Haru Iringi Pelepasan Jenazah Angeline

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 16 Juni 2015
Tangis Haru Iringi Pelepasan Jenazah Angeline

Seorang pria menangis di dekat peti jenazah Angeline sebelum diberangkatkan dari RSUP Sanglah, Denpasar, Bali untuk dikebumikan di Desa Wadungpal, Banyuwangi, Selasa (16/6). (Antara/Wira Suryantala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Kriminal-Jenazah bocah malang Angeline diberangkatkan ke pemakaman Selasa (16/6) sore. Pelepasan jasad bocah delapan tahun itu ke peristirahatan terakhirnya diiringi tangis haru warga.

Jenazah Angeline baru keluar dari RSUP Sanglah, Denpasar pada pukul 15.45 Wita. Tubuh kaku korban kekerasan dan pembunuhan itu dimasukkan ke dalam peti jenazah warna cokelat. Ambulans dan iring-iringan kendaraan pun berjalan menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Orangtua kandung Angeline, Achmad Rosyidi dan Hamidah turut dalam iring-iringan tersebut. Mereka membawa pulang Angeline menuju peristirahatan terakhirnya di Banyuwangi, Jawa Timur. Suasana haru mengiringi pelepasan jenazah siswi kelas II SD Negeri Sanur itu. Warga sekitar rumah sakit yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Banyuwangi (Ikawangi) turut larut dalam kesedihan.

Sebelumnya diberitakan, jenazah Angeline akan dibawa ke kampung halaman ibu kandungnya, Hamidah di Desa Wadungpal, Banyuwangi. Jenazah Angeline akan dimakamkan di sebelah makam kakeknya.

Angeline ditemukan dikubur di dekat kandang ayam di rumahnya, Jalan Sedap Malam No 26, Sanur, Bali pada Rabu (10/6) setelah sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya pada Sabtu (16/5). Polisi telah menetapkan ibu angkat Angeline, Margriet Ch Megawe sebagai tersangka penelantaran anak dan Agustinus Tae, pembantu keluarga Margriet, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan. (AB)

Baca Juga:

Pemulangan Jenazah Angeline ke Banyuwangi Ditunda

Jenazah Angeline Dilepas ke Peristirahatan Terakhir

Angeline akan Dimakamkan di Sebelah Kakeknya di Banyuwangi

#Jenazah Angeline #Angeline #Pembunuhan Sadis #Kekerasan Anak #Hamidah Dan Rosyidi #Margriet C Megawe #Bocah Angeline
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Pelaku BP juga diduga membakar dan membuang jasad korban di pinggir jalan setelah melakukan aksi keji membunuh ibunya sendiri.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Indonesia
Kapolri Luncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak Serta Pidana Perdagangan Orang di 11 Polda dan 22 Polres
Dalam pelaksanaannya, Polri akan bekerja sama dengan kementerian terkait, para pemerhati, serta stakeholder terkait, baik di dalam maupun di luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Kapolri Luncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak Serta Pidana Perdagangan Orang di 11 Polda dan 22 Polres
Indonesia
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Ada komunitas digital yang berkembang secara masif di media sosial dan berpotensi mendorong kekerasan ekstrem, khususnya pada anak-anak.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat di Kota Solo, Persetubuhan Anak Paling Banyak Dilaporkan
Dari 162 kasus yang ditangani sepanjang tahun ini, kekerasan seksual menempati peringkat pertama sejak Januari hingga November.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat di Kota Solo, Persetubuhan Anak Paling Banyak Dilaporkan
Indonesia
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
Rio mendorong adanya pelatihan teknis intensif bagi kepala sekolah, guru, anggota TPPK/PPK
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Desember 2025
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
Indonesia
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak
Nicolas menekankan bahwa kondisi psikologis Arum harus diperhatikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak
Indonesia
Sakit Hati Diludahi Motif Pembunuhan Sadis Desa Bunder, Pisau Pelaku Ditemukan di Pasar Kemis
Tersangka secara sadis menggorok leher korban dengan pisau dapur saat korban tertidur, lalu membekap wajah dengan bantal hingga tewas kehabisan nafas.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 November 2025
Sakit Hati Diludahi Motif Pembunuhan Sadis Desa Bunder, Pisau Pelaku Ditemukan di Pasar Kemis
Indonesia
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Pemprov DKI Jakarta menyediakan hotline 24 jam, call center 112, Pos SAPA, dan layanan PUSPA untuk memperkuat perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 November 2025
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Indonesia
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
Lemahnya langkah antisipatif membuat kasus kekerasan terhadap anak terus berulang.
Dwi Astarini - Rabu, 26 November 2025
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
Indonesia
Makam Alvaro di Bintaro Berukuran 120 Sentimeter, Keluarga Tinggal Tunggu Hasil Tes DNA
Tragedi ini semakin rumit setelah Alex Iskandar ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri dengan cara gantung diri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 November 2025
Makam Alvaro di Bintaro Berukuran 120 Sentimeter, Keluarga Tinggal Tunggu Hasil Tes DNA
Bagikan