Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak

Ibunda Alvaro Kiano Nugroho, Arum (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepolisian berhasil memulangkan Arum, ibu dari korban dugaan penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6), dari Malaysia. Pemulangan ini dilakukan untuk melaksanakan tes DNA dan hasilnya akan dicocokkan dengan sejumlah kerangka yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan diduga kuat milik korban.

"Untuk memastikan kerangka yang kita dapat di TKP itu benar anaknya AKN (Alvaro Kiano Nugroho) atau bukan, kita harus memulangkan dia (Arum) dari luar negeri untuk dilakukan tes DNA," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Jumat (28/11).

Arum diketahui tengah bekerja di Malaysia saat anaknya dilaporkan hilang sejak Maret 2025. Demi kelancaran penyelidikan, pihak kepolisian melalui Kapolsek Pesanggrahan bahkan membiayai kepulangan Arum.

Baca juga:

Rangkaian Aksi Kejam Ayah Tiri Habisi Nyawa Alvaro dalam 3 Menit

Fokus Penyembuhan Trauma dan Titik Terang Kasus

Meskipun Arum sudah berada di Jakarta, pihak kepolisian tidak ingin terburu-buru mengambil keterangan resmi darinya. Arum saat ini tengah menjalani proses pemulihan trauma (trauma healing).

Nicolas menekankan bahwa kondisi psikologis Arum harus diperhatikan, mengingat ia kehilangan anaknya akibat dibunuh dan suaminya (Alex) meninggal dunia di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan setelah ditetapkan sebagai pelaku.

"Kan dua orang yang dekat dengan dia kehilangan, jadi yang bersangkutan belum bersedia untuk diambil keterangan resmi dari pihak kepolisian," ucap Nicolas.

Kasus hilangnya Alvaro, yang dilaporkan sejak 6 Maret 2025, akhirnya menemui titik terang setelah penyelidikan intensif selama delapan bulan.

Baca juga:

Olah TKP Pembunuhan Alvaro di Tenjo, Polisi Temukan Rahang Bawah Gigi Anak

Penelusuran dilakukan ke berbagai wilayah, termasuk Batam, Bandung, Sukabumi, Cianjur, hingga Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang yang merupakan tempat ayah kandung korban mendekam.

Titik balik kasus ini dimulai dari cerita keponakan pelaku Alex kepada teman sekelasnya, N. N adalah anak dari asisten rumah tangga (ART) berinisial I, yang bekerja di rumah seorang saksi pelapor bernama Muhammad Reza (46). Informasi dari Reza inilah yang kemudian dilaporkan ke Polsek Pesanggrahan.

Kolaborasi antara Polsek Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan, dan Polda Metro Jaya, serta keterangan saksi dan pra-rekonstruksi, berhasil mengungkap Alex sebagai pelaku utama pembunuhan dan penculikan tersebut.

#Alvaro Kiano Nugroho #Pembunuhan #Kasus Pembunuhan #Pembunuhan Sadis #Pembunuhan Berencana #Tes DNA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Polisi pastikan tes DNA mayat di Pulau Enggano cocok dengan Sukarman, ABK kapal KM Arupadatu I pembawa rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Indonesia
Update Pencarian Jurnalis Hilang, Temuan Jasad Pulau Enggano Dipastikan Bukan Warga Lokal
Basarnas Bengkulu sisir pesisir Enggano cari 5 jurnalis hilang di Selat Sunda. Sampel DNA temuan jasad dikirim ke Pusdokkes Mabes Polri. Cek update-nya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Update Pencarian Jurnalis Hilang, Temuan Jasad Pulau Enggano Dipastikan Bukan Warga Lokal
Indonesia
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Polda Metro Jaya memastikan akan memeriksa pegawai Kejagung Febrio Adiono terkait kasus kematian Sutrimo, ART eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Pesan WA Picu Pembunuhan Sadis Wanita di Jakbar, Pelaku Cemburu Gelap Mata
Polisi ungkap motif pembunuhan wanita di kontrakan Jakbar. Pelaku berinisial E cemburu setelah korban mendapati pesan WhatsApp dari wanita lain. Korban dipukul palu hingga tewas, pelaku ditangkap di Cilandak.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Pesan WA Picu Pembunuhan Sadis Wanita di Jakbar, Pelaku Cemburu Gelap Mata
Indonesia
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Foto terkini pascapenangkapan yang didapat Merahputih.com memperlihatkan perubahan mencolok pada penampilan fisik Taufik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Indonesia
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan pidana tambahan kepada dua pelaku membayar restitusi masing-masing Rp 500 dan Rp 750 juta kepada keluarga korban pembunuhan Kacab BRI.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Indonesia
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Serka Nasir, 7 tahun untuk Kopda Feri, dan 1 tahun untuk Serka Frengky dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Indonesia
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Menurut Sahroni, proses deportasi perlu segera dilakukan agar pelaku dapat diproses hukum di negara asalnya.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Bagikan