Tangerang Selatan Dikepung Banjir, Ketinggian Air Capai 110 Cm di Bintaro

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 Juli 2025
Tangerang Selatan Dikepung Banjir, Ketinggian Air Capai 110 Cm di Bintaro

Banjir di Pondok Aren Tangerang Selatan Banten, Selasa (8/7)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hujan yang menguyur dengan intensitas tinggi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan, terendam banjir, Selasa (8/7).

BPBD Tangerang Selatan (Tangsel) menyebutkan, banjir terjadi di sejumlah titik imbas hujan deras dan luapan Kali Serua.

Ratusan rumah di Perumahan Taman Mangu Indah, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, terendam banjir dengan ketinggian 60 sentimeter pada Senin (7/7) malam.

Banjir ini disebabkan jebolnya tanggul perumahan yang tidak mampu menahan luapan air dari Kali Cantika.

Baca juga:

Warga Bantaran Kali Ciliwung Masih Terendam Banjir Setinggi 60 Cm di Pejaten Timur Jakarta

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi jalan yang menghubungkan Tangerang Selatan dengan Jakarta.

Kepanikan warga terjadi ketika tanggul pembatas perumahan Taman Mangu Indah jebol. Air yang berasal dari luapan Kali Cantika kemudian mengalir deras ke permukiman membawa material kayu dari tanggul pembatas yang jebol.

Akibat jebolnya tanggul pembatas tersebut, Perumahan Taman Mangu Indah terendam banjir. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat milik warga juga ikut terendam karena tidak sempat dipindahkan ke tempat yang aman.

Air yang terus mengalir ke permukiman membuat ratusan rumah terendam banjir dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter.

Berikut daftar wilayah di Tangsel yang terendam banjir:

1.Lokasi Jalan Raya Totitoti Eyang Agung Serua Indah Kecamatan Ciputat
TMA ± 30 Cm
Terdampak : Akses jalan
Penyebab : Intensitas Hujan dan meluapnya aliran Kali Serua

2. Perum Bintaro Indah RW 22 Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat
TMA : 35 - 110 Cm
Terdampak : ± 200 KK
Penyebab : Intensitas hujan disertai meluapnya aliran Kali Serua

3. Perum Bukit Nusa indah Kelurahan Serua Indah Kecamatan Ciputat
TMA : 10-40 Cm
Terdampak : 180 KK
Penyebab : Intensitas hujan disertai meluapnya aliran kali dan saluran drainase got

4. Perum Pamulang Asri 2 RW 9 Kelurahan Serua indah
TMA : 15 Cm - 60 Cm
Terdampak : 80 KK

5. Jalan Alfurqon RT 004 RW 7 Kel. Jombang kecamatan Ciputat
TMA : 40 Cm

6. Komplek Bea Cukai Cirendeu Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur
TMA : 45 Cm

7. Jalan Bulak Maharta RW 9 Kel Pd Kacang Timur Kec Pd Aren
TMA : 15 Cm - 40 Cm

8. Kampung Empang Sari RT 004/07 Kel Ciputat
TMA : 50-90 Cm
Terdampak : 60 KK
Penyebab : Luapan air Kali Kedaung Ciputat dan penyempitan drainase

9. Jalan Ganda Sasmita RT 02/09 Kel. Serua Ciputat
TMA: 50 Cm

10. Kampung Masjid RT 05 RW 03 Jombang Kec Ciputat
TMA : 35 - 130 CM

11. Kampung Cilalung RT 05 RW 05 Kel Serua Kec Ciputat
TMA : 40 Cm
Terdampak : 10 KK

12. Gardenia Estate Blok B 5 Kel. Ciputat Kec Ciputat
TMA : 50 Cm

13. Perum Green Hils Kel Serua Kec Ciputat
TMA : 60 Cm

14. Gang Wahid RT 11 RW 10 Kel. Kedaung Kec Pamulang
TMA : 30 Cm
Terdampak : 20 KK

15. Lingkungan Jalan Mako Penerbad Pondok Cabe
TMA : 25 Cm
Terdampak : Akses jalan masuk


Selain banjir, BPBD Tangsel juga mencatat kejadian tembok atau turap roboh di Perum Puri Pamulang yang menyebabkan 16 KK terdampak.

#Banjir #Tangerang Selatan Banten #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Indonesia
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria mengatakan erupsi Gunung Sinabung mulai terekam pada pukul 10.17 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Dunia
Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Sebagian besar bagian ujung gletser runtuh dan memicu peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
   Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Indonesia
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto baru kunjungi NTT pada hari ke-11 pascagempa Flores agar penanganan darurat tidak terganggu seremonial pejabat pusat.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Bagikan