Tanda Rumahmu Jadi 'Sarang' Serangga
Di rumahmu banyak serangga terdapat beberapa tandanya. (Foto: Pexels/Egor Kamelev)
BEBERAPA jenis serangga merugikan dan menyebalkan. Hewan ini cenderung merusak dan mengganggu. Sejumlah serangga juga menjadi sumber penyakit. Dengan begitu banyak kerugian yang ditimbulkan, kita pun berusaha keras untuk mengenyahkannya. Mulai dari rajin membersihkan rumah, membersihkan sofa dengan vacuum cleaner, hingga menyemprotkan cairan pembasmi serangga.
Semua upaya yang dilakukan kita berpikir bahwa rumah kita benar-benar bebas serangga, tetapi mungkin tidak demikian. Sebuah penelitian menemukan bahwa rata-rata lebih dari 100 jenis serangga yang berbeda hidup di rumah. Berikut cara memastikan adanya serangga di rumah:
Baca Juga:
Ada gigitan serangga yang muncul secara acak
Pada waktu tertentu, terutama saat musim hujan, mendapatkan gigitan nyamuk adalah hal yang wajar. Kamu harus khawatir jika gigitan muncul di waktu tidak terduga misalnya saat bangun tidur. Bisa jadi itu adalah tanda bahwa rumahmu dihinggapi kutu busuk. Membersihkan secara menyeluruh, menyedot semua yang ada di kamar tidur dan membuang barang-barang tak terpakai.
Bau tidak sedap
Salah satu tanda mendeteksi keberadaan serangga adalah lewat baunya. Misalnya, untuk mendeteksi kecoa, kita bisa mencium adanya bau minyak atau musky. Selain itu, kecoak biasa meninggalkan noda berupa garis-garis coklat kemerahan di sejumlah titik. Cara untuk meminimalisirnya adalah dengan menggunakan soda kue, asam borat, peppermin, atau minyak esensial serai.
Kain menjadi rusak
Jika kamu menemukan lubang di pakaian, bisa jadi ada ngengat di rumahmu. Serangga jenis ini hidup di lemari dan biasanya menjadikan serat alami seperti wol, sutera, dan lain-lain sebagai sumber makanannya. Untuk menghilangkannya, cuci semua pakaian, lalu bersihkan rumah dengan baik, terutama karpet. Sementara jika karpetmu muncul bintik-bintik bisa jadi kumbang hinggap dan memakan itu. Pembersihan uap dan penyedotan debu yang dipasangkan dengan cuka akan membantu.
Baca juga:
Tanaman di rumah bermasalah
Ketika berbicara tentang tanaman, kamu harus terlebih dahulu memahami apa yang merusaknya. Ada banyak serangga yang dapat membahayakan tumbuhan. Cara memerangi serangga ini bisa berbeda-beda tergantung jenisnya, salah satunya dengan memakai pestisida kimia.
Noda kuning di kertas
Sejumlah serangga kecil memakan gula dan pati kertas. Jadi jika kamu melihat noda kuning di buku, dokumen, wallpaper, dan sebagainya bisa jadi disebabkan oleh mereka. Selain larutan kimia, kamu juga dapat mencoba pengusir nyamuk alami seperti serutan kayu cedar, minyak cedar, dan air, serta kayu manis untuk mengenyahkannya. (avia)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Korban Bencana Sumatera Dapat Uang Kompensasi Rumah Rp 15-60 Juta, Tergantung Kerusakan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010